7 Pemain Kunci Chelsea di Bawah Thomas Tuchel: Kante Jelas, Havertz Makin Oke!
Richard Andreas | 16 Juli 2021 07:00
Bola.net - Chelsea bakal memasuki musim 2021/22 ini dengan kepercayaan diri tinggi. Skuad Thomas Tuchel tampak solid dan siap bersaing di papan atas.
Tuchel berhasil membawa Chelsea menjuarai Liga Champions musim 2020/21 lalu. Torehan ini terbilang fantastis, mengingat Tuchel baru tiba di paruh musim kedua.
Sebelumnya Chelsea tampak terseok-seok di bawah Frank Lampard, lalu Tuchel datang mengubah segalanya. Artinya, skuad Chelsea sudah punya potensi, hanya membutuhkan sentuhan yang tepat.
Musim lalu Tuchel berkata bahwa skuad Chelsea sudah sangat baik dan tidak membutuhkan perombakan besar. Seharusnya gagasan itu masih sama di awal musim ini.
Chelsea tidak akan merombak skuad, justru akan semakin kuat. Setidaknya ada 7 pemain andalan Tuchel dalam skuad Chelsea yang sekarang. Siapa saja?
1. N'Golo Kante

Mungkin pemain dengan posisi paling aman dan tidak tersentuh adalah N'Golo Kante. Dia bisa jadi nama pertama yang ditentukan Tuchel untuk starting XI Chelsea di setiap pertandingan.
Musim lalu, Kante adalah alasan Chelsea bisa menjuarai Liga Champions dan mengamankan empat besar Premier League. Seharusnya musim depan tidak jauh berbeda, Kante akan tetap memegang peran penting.
2. Edouard Mendy

Kiper Senegal ini datang dan membawa perubahan besar dalam tim Chelsea yang sempat meragukan Kepa Arrizabalaga. Mendy terbukti jauh lebih baik, torehan clean sheet-nya bisa jadi bukti.
Musim lalu, Mendy menorehkan 9 clean sheets dalam jalan Chelsea menjuarai Liga Champions dan total meraih 16 clean sheets di semua kompetisi. Posisi Mendy jadi kiper nomor satu seharusnya jelas.
3. Mason Mount

Awalnya kedatangan Tuchel diduga akan jadi kabar buruk untuk Mount yang jadi favorit Lampard, tapi ternyata tidak demikian. Perkembangan Mount musim lalu begitu pesat.
Saat ini Mount termasuk salah satu pemain tidak tergantikan dalam skuad Chelsea. Sama seperti Kante, jika fit dia akan bermain, dan nyaris tidak akan dicadangkan jika tidak ada alasan khusus.
4. Jorginho

Gelandang Italia ini adalah nyawa permainan Chelsea di bawah Tuchel. Nahasnya, Jorginho sempat diabaikan Lampard dan sering dicadangkan.
Tuchel memberinya kesempatan dan Jorginho menjawab itu dengan sangat baik. Dia bermain luar biasa sebagai pengatur tempo permainan Chelsea.
Performa Jorginho bersama Italia di ajang Euro 2020 juga terbukti memukau. Gelandang dengan skill dan visi bermain sepeti Jorginho sangatlah penting.
5. Antonio Rudiger

Hampir sama dengan pemain lain, Rudiger sempat diabaikan Lampard, bahkan sempat dikabarkan akan dilepas Chelsea. Namun, Tuchel datang dan membawa perubahan besar.
Kekuatan pertahanan Chelsea diperbarui di era Tuchel dan Rudiger ditunjuk jadi jantung pertahanan tersebut. Dia jadi bek dengan performa paling konsisten.
6. Cesar Azpilicueta

Mirip dengan Rudiger, Azpilicueta mendapatkan kesempatan baru di bawah Tuchel dan dia bisa bangkit dengan itu. Tuchel memilih memercayai pengalaman dan kualitas Azpi sebagak bek kanan.
Azpi sempat dicadangkan di era Lampard, tapi Tuchel melihat fleksibilitasnya. Dia bisa bermain sebagai wing-back dan bek tengah kanan dalam formasi tiga bek.
7. Kai Havertz

Sempat dianggap sebagai pembelian flop di era Lampard, Havertz jelas tertekan. Namun, Tuchel sepertinya tahu apa yang dibutuhkan Havertz di lapangan.
Performa Havertz jelas melonjak drastis di tangan Tuchel. Dia punya pergerakan apik di sepertiga akhir, berbeda dengan penyerang Chelsea lainnya. Seharusnya torehan gol dan assist Havertz di musim baru ini akan meningkat drastis.
Jangan lewatkan ini Bolaneters!
- Kejutan! Arsenal Tertarik Rekrut Tammy Abraham dari Chelsea
- Jika Jadi Operasi, Rashford Harus Menepi Minimal 12 Pekan
- Waduh! Markas Latihan Arsenal Diguncang Covid-19, Ada Apa?
- Ditinggal Salah dan Mane untuk Afcon, Liverpool Ogah Beli Penyerang Baru
- Liverpool Siapkan Rp1,2 Triliun Untuk Angkut Barella dari Inter
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
6 Bek Tengah yang Bisa Datangkan Liverpool Setelah Kehilangan Marc Guehi
Editorial 20 Januari 2026, 13:05
-
Daftar Transfer Resmi Premier League Januari 2026
Liga Inggris 20 Januari 2026, 12:09
LATEST UPDATE
-
Bodo/Glimt vs Man City: Panggung sang Predator Gol di Tanah Kelahirannya
Liga Champions 20 Januari 2026, 19:00
-
Tempat Menonton Real Madrid vs Monaco: Live SCTV, Mengenang Drama 2004 di Bernabeu
Liga Champions 20 Januari 2026, 18:08
-
Tempat Menonton Bodo/Glimt vs Man City: Live SCTV dan Streaming di Vidio
Liga Champions 20 Januari 2026, 18:00
-
Tempat Menonton Inter vs Arsenal: Jam Berapa Siaran Langsung UCL Laga Ini?
Liga Inggris 20 Januari 2026, 17:45
-
Kebangkitan Kobbie Mainoo Jadi Momen Emas bagi Ineos di Manchester United, Kok Bisa?
Liga Inggris 20 Januari 2026, 17:11
-
Prediksi Slavia Praha vs Barcelona 22 Januari 2026
Liga Champions 20 Januari 2026, 17:00
-
Marc-Andre ter Stegen Absen dari Barcelona, Segera Jalani Tes Medis di Girona
Liga Spanyol 20 Januari 2026, 16:45
-
Daftar Pemain Barcelona untuk Laga Liga Champions Kontra Slavia Praha
Liga Champions 20 Januari 2026, 16:26
LATEST EDITORIAL
-
9 Pemain yang Pernah Bermain untuk Inter Milan dan Arsenal
Editorial 20 Januari 2026, 14:06
-
6 Bek Tengah yang Bisa Datangkan Liverpool Setelah Kehilangan Marc Guehi
Editorial 20 Januari 2026, 13:05
-
5 Pemain Liverpool yang Bisa Ikuti Jurgen Klopp ke Real Madrid
Editorial 19 Januari 2026, 12:24
-
4 Bek Tengah yang Bisa Jadi Target Chelsea di Bursa Januari: Ada Eks Real Madrid
Editorial 19 Januari 2026, 12:06










