Ada Dua Unsur Penting yang Hilang di MU
Dimas Ardi Prasetya | 17 Desember 2018 00:10
Bola.net - - Legenda Manchester United Roy Keane menyebut skuat Setan Merah saat ini tak punya karakter dan tak punya pemain bertipe pemimpin.
MU sudah ditangani oleh Jose Mourinho selama dua musim lebih. Namun di musim ketiga, performa United bukannya membaik malah memburuk.
MU tak bisa tampil dengan konsisten. Situasi diperparah oleh hubungan Mourinho yang memburuk dengan pemainnya.
Setan Merah saat ini hanya bisa mengumpulkan 26 poin dari 16 pertandingan di liga. Sekarang mereka ada di posisi enam klasemen sementara EPL.
Karakter dan Pemimpin
Saat masih bermain di MU, Keane mengoleksi banyak gelar juara. Skuat United di masanya juga dipenuhi banyak pemain hebat, namun juga sangat berkarakter dan punya banyak sosok pemimpin.
Menurut Keane, saat ini MU tak punya hal-hal tersebut. Hal ini yang membuat United akhirnya tak bisa tampil konsisten.
"Di waktu saya di United, ketika Anda berbicara tentang trofi juara, Anda perlu, jelas, pemain yang sangat bagus. Tapi saya juga merasa kami memiliki karakter yang sangat bagus, orang yang benar-benar bagus. Anda ingin bermain bersama para pemain itu," ujarnya pada Sky Sports.
"Saya masih tidak bisa memahami tim United ini. Kuncinya, juga, untuk menjadi pemain top, adalah tampil bagus setiap pekan. Saya melihat United setiap beberapa pekan dan berpikir, 'ya mereka tidak terlihat buruk.' Kemudian mereka terlihat tidak tertarik bermain, yang mana tidak bagus untuk klub-klub besar," cetusnya.
"Saya pikir mereka pasti tersesat dan saya melihat kurangnya karakter, kurangnya pemimpin dalam tim dan Anda main berantakan, terutama dalam pertandingan besar," ujar Mourinho.
Tak Percaya
Keane kemudian menyebut bahwa saat ini ada masalah kepercayaan di tim United. Ia menyebut Mourinho tak bisa mempercayai sejumlah pemainnya untuk berlaga di lapangan dan meraih hasil bagus.
"Ketika Anda seorang manajer atau bekerja di pinggir lapangan Anda ingin dapat mempercayai sebagian besar pemain Anda. Saya tidak berpikir Mourinho terlalu percaya pada banyak pemain United," cetusnya.
"Ia menyampaikan maksudnya melawan Arsenal pekan lalu, ketika mereka bermain imbang dan standar permainan mereka benar-benar buruk, katanya dalam wawancara setelah pertandingan, kekhawatiran terbesarnya adalah setiap kali bola masuk ke kotak penalti, ia merasa timnya seperti akan kebobolan."
"Jika Anda adalah manajer yang duduk di pinggir lapangan dan menonton pertandingan dan Anda merasa Anda akan kebobolan setiap kali bola masuk ke kotak penalti Anda, Anda berada dalam masalah," tandasnya.
Berita Video
Gareth Bale telah cedera 17 kali sejak membela Real Madrid pada tahun 2013.
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Apa Rahasia Hancurkan Chelsea 3-0, Brighton?
Liga Inggris 22 April 2026, 10:22
-
Soal Aurelien Tchouameni, Manchester United Masih 'Wait and See'
Liga Inggris 22 April 2026, 10:21
-
Chelsea Dipermalukan Brighton, Gary Cahill Meledak: Nggak Ada Positifnya!
Liga Inggris 22 April 2026, 10:20
-
Chelsea yang Sangat Buruk, Tak Punya Nyali, dan Berjalan Mundur
Liga Inggris 22 April 2026, 10:16
LATEST UPDATE
-
PSIM vs Persija Jakarta: Misi Macan Kemayoran Jaga Tren Menang di Gianyar
Bola Indonesia 22 April 2026, 12:18
-
Profil Timnas Spanyol di Piala Dunia 2026: Sudah Saatnya Juara Lagi
Piala Dunia 22 April 2026, 12:11
-
Trofi Apa Saja yang Bisa Dimenangkan Inter Milan Musim Ini?
Liga Italia 22 April 2026, 12:00
-
Kalau Gak Main di MU, Bruno Fernandes Sudah Jadi Pemenang Ballon d'Or!
Liga Inggris 22 April 2026, 11:32
-
Inter Milan Sudah di Final Coppa Italia, tapi Siapa Lawannya?
Liga Italia 22 April 2026, 11:10
-
Brighton vs Chelsea, Yang Jadi Masalah Adalah Etos Kerja Pemain The Blues
Liga Inggris 22 April 2026, 10:37
-
Apa Rahasia Hancurkan Chelsea 3-0, Brighton?
Liga Inggris 22 April 2026, 10:22
LATEST EDITORIAL
-
Darurat Lini Depan Liverpool: 4 Opsi Pengganti Hugo Ekitike Usai Cedera Parah
Editorial 21 April 2026, 11:46
-
9 Kandidat Pengganti Alvaro Arbeloa di Real Madrid
Editorial 16 April 2026, 23:37
-
6 Top Skor Sepanjang Masa Liga Champions
Editorial 15 April 2026, 20:59









