Amorim Akui Media Portugal Lebih Kejam, Hidupnya di Inggris Bersama MU Lebih Nyaman
Dimas Ardi Prasetya | 4 Oktober 2025 07:06
Bola.net - Awal musim 2025/2026 bukan periode yang mudah untuk Manchester United. Setelah menelan tiga kekalahan dari enam laga awal Liga Inggris, Setan Merah tercecer di papan tengah klasemen. Kekalahan terakhir dari Brentford semakin memperbesar tekanan yang kini mengarah pada sosok pelatih, Ruben Amorim.
Posisi Amorim mulai jadi sorotan, mengingat target tinggi yang selalu ditetapkan untuk MU. Kritik mengalir deras, baik dari media maupun dari para penggemar yang kecewa dengan performa tim. Situasi itu membuat suasana di Old Trafford semakin memanas.
Namun, Amorim memilih untuk tetap tenang menghadapi tekanan tersebut. Baginya, yang terpenting adalah bekerja dengan fokus penuh pada tim, bukan sibuk menanggapi opini di luar. Ia menyadari bahwa sorotan publik memang sudah menjadi konsekuensi dari pekerjaannya.
Menjelang duel melawan Sunderland akhir pekan ini, Amorim kembali menegaskan bahwa dirinya hanya akan menaruh perhatian pada pekerjaan lapangan. Laga ini bisa menjadi momentum untuk meredam kritik dan mengembalikan kepercayaan suporter.
Fokus pada Pertandingan, Bukan Komentar

Amorim secara tegas mengatakan dirinya tidak pernah punya waktu untuk membaca semua kritik yang ditulis di media. Baginya, menyimak komentar orang-orang di sosial media pun tidak ada manfaatnya. Satu-satunya hal yang ia nilai penting adalah bagaimana timnya bermain.
Menurut Amorim, dirinya lebih memilih menonton ulang pertandingan untuk mencari detail yang bisa diperbaiki. Dengan begitu, ia merasa lebih objektif dalam menilai situasi yang sebenarnya terjadi di lapangan. Ia menganggap, mendengarkan semua suara dari luar justru bisa mengganggu pekerjaannya.
"Tidak ada seorang pun di dunia ini yang bisa membaca segalanya dan mendengarkan segalanya. Saya mencoba menonton semua pertandingan karena saya tahu saya menonton pertandingan lebih sering daripada semua orang itu secara keseluruhan karena mereka harus menonton setiap pertandingan," serunya pada Sky Sports.
"Saya menjalani pekerjaan saya seperti itu. Mustahil untuk bertahan dalam pekerjaan ini dengan mendengarkan semua hal," sambung Armorim.
Perbedaan Besar dengan Portugal

Selain membahas kritik, Amorim juga sedikit menyinggung perbedaan kultur media antara Inggris dan Portugal. Menurutnya, perlakuan media di Portugal jauh lebih keras dan bahkan sering melewati batas dengan bentuk pelecehan. Hal itu membuatnya lebih menghargai kehidupan di Inggris.
Amorim menyebut, meski ia mendapat tekanan di Manchester United, tetapi media di Inggris tetap memperlakukan dirinya dengan cara yang lebih manusiawi. Bagi keluarganya, suasana ini jauh lebih sehat dibandingkan ketika mereka masih tinggal di Portugal.
Ia bahkan mengaku lega dengan perbedaan besar tersebut. "Keluarga saya, kami senang tinggal di Inggris, kalian tidak tahu apa itu pelecehan dibandingkan di negara saya. Kalian sangat sopan ketika kami kalah," beber Amorim.
Klasemen Liga Inggris
(Sky Sports)
Baca Juga:
- Amorim Tegaskan Formasi Tiga Bek Bukan Biang Kerok Hasil Buruk Manchester United
- Diterpa Kritik Tajam, Amorim Pilih Bertahan dan Pasrahkan Nasibnya ke Dewan MU
- Cerita Unik Eks Pemain Akademi MU Gunakan ChatGPT untuk Nego Kontrak
- Blak-Blakan! Ini Pengakuan Antony Soal Perlakuan Tidak Menyenangkan di MU
- Meski Bersinar di Crystal Palace, Oliver Glasner Dinilai Tak Cocok untuk MU
- Michael Carrick Dapat Pekerjaan Baru di Tengah Spekulasi Kembali ke Manchester United
- Manchester United Diminta Mainkan Mbeumo di Depan Demi Kembalikan Performa Bruno
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Man of the Match Real Madrid vs Benfica: Aurelien Tchouameni
Liga Champions 26 Februari 2026, 05:37
-
Hasil PSG vs Monaco: Gagal Menang, Les Parisiens Tetap Lolos ke 16 Besar
Liga Champions 26 Februari 2026, 05:23
-
Hasil Al Najma vs Al Nassr: Cristiano Ronaldo 1 Gol & 1 Assist, Al Alami ke Pucuk Klasemen
Asia 26 Februari 2026, 04:34
LATEST UPDATE
-
Daftar Peraih Man of The Match Liga Champions 2025/2026
Liga Champions 26 Februari 2026, 08:18
-
Rapor Pemain Real Madrid vs Benfica: Vinicius Jadi Penentu
Liga Champions 26 Februari 2026, 08:03
-
Man of the Match Juventus vs Galatasaray: Victor Osimhen
Liga Champions 26 Februari 2026, 07:48
-
Man of the Match PSG vs Monaco: Desire Doue
Liga Champions 26 Februari 2026, 06:49
-
Daftar Lengkap Tim Lolos ke 16 Besar Liga Champions 2025/26
Liga Champions 26 Februari 2026, 06:22
-
Man of the Match Real Madrid vs Benfica: Aurelien Tchouameni
Liga Champions 26 Februari 2026, 05:37
-
Hasil PSG vs Monaco: Gagal Menang, Les Parisiens Tetap Lolos ke 16 Besar
Liga Champions 26 Februari 2026, 05:23
LATEST EDITORIAL
-
10 Kiper Terhebat dalam Sejarah Premier League Menurut Jamie Carragher
Editorial 25 Februari 2026, 16:24
-
5 Klub MLS yang Paling Mungkin Mendatangkan Casemiro
Editorial 25 Februari 2026, 14:47
-
6 Pemain Arsenal yang Kontraknya Habis pada 2027, Siapa Bertahan dan Siapa Dijual?
Editorial 24 Februari 2026, 14:21
-
4 Rekrutan Gratis Manchester United, Adakah yang Benar-Benar Sukses?
Editorial 24 Februari 2026, 13:58


