Andai Tak Ribut di Luar Lapangan, Paul Pogba Harusnya Bisa Jadi Pemain Terbaik di Dunia
Richard Andreas | 11 September 2020 00:30
Bola.net - Paul Pogba diyakini bisa jadi salah satu pemain terbaik di dunia, tidak hanya terbaik di Manchester United. Satu-satunya masalah Pogba ada pada komitmen yang terkadang tampak goyah.
Kasus Pogba ini sebenarnya terhitung basi, tapi sampai sekarang belum benar-benar selesai. Dia terus dikabarkan akan meninggalkan MU, bahkan ketika tidak bermain sebagian besar musim 2019/20 lalu.
Pogba sendiri tidak banyak bicara, tapi entah mengapa spekulasi soal masa depannya terus bergerak liar. Suara-suara inilah yang merusak kestabilan klub, mengganggu MU sebagai tim.
Penampilan Pogba pun selalu dianggap kurang, selalu dikritik. Padahal dia seharusnya bisa jadi salah satu gelandang terbaik di klub, tapi justru selalu jadi sasaran kemarahan fans.
Kini, mantan pemain MU, Gary Neville, mengklaim bahwa Pogba seharusnya bisa jadi pemain terbaik andai dia bisa menyelesaikan perkara suara-suara sumbang yang terus mengganggu itu.
Baca selengkapnya di bawah ini ya, Bolaneters!
Pogba Bisa
Sejak dahulu, Neville tak pernah meragukan kemampuan Pogba. Dia sejak awal yakin Pogba bisa jadi salah satu pemain terbaik, tapi masalah di luar lapangan mengganggu sampai ke dalam lapangan.
Menurut Neville, gosip dan spekulasi perihal masa depan Pogba itulah masalah terbesarnya. Andai suara-suara itu bisa dihentikan, Pogba seharusnya bisa lebih fokus bermain.
"Bagi saya, Paul Pogba punya kemampuan untuk jadi pemain terbaik di klub ini dan jadi salah satu pemain terbaik di Premier League serta di dunia," ungkap Neville dikutip dari Goal internasional.
"Satu-satunya masalah saya dengan Pogba adalah suara-suara yang mendesaknya meninggalkan klub dan agen yang terus mendorongnya ke klub lain."
Komitmen Pogba
Karena suara-suara yang terus mengganggu, Pogba jadi terlihat kurang menunjukkan komitmen pada MU. Akibatnya panjang, performa menurun, kestabilan tim terganggu, ruang ganti pun tak harmonis.
"Kurangnya komitmen itulah yang bagi saya bisa jadi pengganggu. Itu pun pernah terjadi saat saya masih bermain dahulu, jadi bukan kasus unik," imbuh Neville.
"Tapi hal semacam ini harus diselesaikan, sebab ketika pemain paling terkenal dalam tim Anda terlihat ingin pergi, itu membuat situasi jadi tak stabil," pungkasnya.
Sumber: Goal
Baca ini juga ya!
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Saingi MU, Liverpool Juga Incar Bintang Juventus Ini di Musim Panas 2026
Liga Inggris 7 Maret 2026, 23:51
-
Ryan Gravenberch Resmi Teken Kontrak Baru di Liverpool
Liga Inggris 7 Maret 2026, 22:59
-
Krisis Memanas, Tottenham Bisa Jadi Favorit Kena Degradasi!
Liga Inggris 7 Maret 2026, 14:34
LATEST UPDATE
-
5 Alasan AC Milan Layak Diunggulkan di Derby della Madonnina
Liga Italia 8 Maret 2026, 09:27
-
Man of the Match Juventus vs Pisa: Kenan Yildiz
Liga Italia 8 Maret 2026, 09:13
-
6 Bentrokan Tanpa Kekalahan, Modal AC Milan di Derby della Madonnina
Liga Italia 8 Maret 2026, 09:00
-
Unggul FC Datang ke Kanjuruhan, Kirim Dukungan untuk Arema FC
Bola Indonesia 8 Maret 2026, 08:54
-
Jadwal Live Streaming Formula 1 Australia 2026 di Vidio, 6-8 Maret 2026
Otomotif 8 Maret 2026, 07:59
-
Inter Milan Coba Telikung MU untuk Transfer Eduardo Camavinga
Liga Italia 8 Maret 2026, 06:40
-
Mau Sandro Tonali, MU Siap-siap Kere Mendadak!
Liga Inggris 8 Maret 2026, 06:20
-
Barcelona Bekuk Athletic Bilbao dalam Kondisi Kelelahan Berat!
Liga Spanyol 8 Maret 2026, 05:49
-
Menang dan Clean Sheet Lawan Athletic Bilbao, Bos Barcelona Full Senyum!
Liga Spanyol 8 Maret 2026, 05:38
-
Hasil Juventus vs Pisa: Pesta Gol Bianconeri di Allianz Stadium
Liga Italia 8 Maret 2026, 05:23











