Andreas Christensen Akui Sempat Kesepian di Chelsea
Serafin Unus Pasi | 6 September 2018 16:00
- Sebuah curhat disampaikan oleh bek muda Chelsea, Andreas Christensen. Ia mengakui bahwa start karirnya di Chelsea berjalan dengan sangat berat.
Christensen sendiri dikenal sebagai salah satu bakat muda yang dimiliki Chelsea. Di usianya yang masih muda ia memiliki kemampuan bertahan di atas rata-rata.
Christensen sendiri lebih banyak menghabiskan karirnya sebagai pemain pinjaman. Baru musim lalu ia dipanggil pulang oleh Antonio Conte dan bermain reguler di tim utama Chelsea.
Di balik kesuksesannya itu, Christensen mengakui menjalani start yang sulit di London. Saya cukup mudah untuk memutuskan datang ke Chelsea, karena pada saat itu saya masih berusia 16 tahun, buka Christensen di halaman resmi Chelsea.
Baca kisah awal karir Christensen di Chelsea selengkapnya di bawah ini.
Kesepian
Christensen mengakui keputusannya itu terlalu terburu-buru karena mentalnya masih belum cukup kuat untuk merantau di negeri orang.
Konsekuensi dari pilihan saya itu ternyata cukup sulit untuk saya jalani.
Saya harus merasa kesepian di klub ini, karena saya meninggalkan keluarga saya dan juga seluruh teman-teman saya untuk bergabung di klub ini.
Sudah Lebih Baik
Namun Christensen mengakui situasinya kini semakin baik karena ia sudah beradaptasi dengan baik dengan rekan-rekan dan situasi klubnya.
Namun ketika saya sudah mengenal tmean-teman saya, dan saya juga sudah mengetahui jalan-jalan di kota ini, segalanya menjadi lebih mudah.
Saya bisa bilang beberapa bulan pertama saya di klub ini benar-benar momen tersulit dalam karir saya. Namun setelah itu semuanya berjalan dengan normal. tandasnya.
Tersingkir Lagi
Christensen sendiri musim ini kembali kesulitan menembus tim utama Chelsea. Maurizio Sarri lebih suka menduetakn Antonio Rudiger dan David Luiz ketimbang menggunakan tenaganya. (cfc/dub)
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Gagal Bersinar di Old Trafford, Ugarte Bakal Ditukar dengan Bintang Muda Sunderland
Liga Inggris 21 Januari 2026, 04:59
-
Prediksi Chelsea vs Pafos 22 Januari 2026
Liga Champions 21 Januari 2026, 03:00
LATEST UPDATE
-
Prediksi Bologna vs Celtic 23 Januari 2026
Liga Eropa UEFA 22 Januari 2026, 00:45
-
Prediksi PAOK vs Real Betis 23 Januari 2026
Liga Eropa UEFA 22 Januari 2026, 00:45
-
Prediksi Fenerbahce vs Aston Villa 23 Januari 2026
Liga Eropa UEFA 22 Januari 2026, 00:45
-
Bayangan Starting XI Timnas Indonesia di FIFA Series 2026: Ujian Awal John Herdman
Tim Nasional 21 Januari 2026, 20:56
-
Seri Ketiga Proliga 2026: Bandung bjb Tandamata Bidik Sapu Bersih di Rumah Sendiri
Voli 21 Januari 2026, 20:45
-
Live Streaming Newcastle vs PSV - Link Nonton Liga Champions/UCL di Vidio
Liga Champions 21 Januari 2026, 20:00
-
Live Streaming Marseille vs Liverpool - Link Nonton Liga Champions/UCL di Vidio
Liga Champions 21 Januari 2026, 20:00
-
Live Streaming Juventus vs Benfica - Link Nonton Liga Champions/UCL di Vidio
Liga Champions 21 Januari 2026, 20:00
-
Live Streaming Chelsea vs Pafos - Link Nonton Liga Champions/UCL di Vidio
Liga Champions 21 Januari 2026, 20:00
LATEST EDITORIAL
-
9 Pemain yang Pernah Bermain untuk Inter Milan dan Arsenal
Editorial 20 Januari 2026, 14:06
-
6 Bek Tengah yang Bisa Datangkan Liverpool Setelah Kehilangan Marc Guehi
Editorial 20 Januari 2026, 13:05
-
5 Pemain Liverpool yang Bisa Ikuti Jurgen Klopp ke Real Madrid
Editorial 19 Januari 2026, 12:24
-
4 Bek Tengah yang Bisa Jadi Target Chelsea di Bursa Januari: Ada Eks Real Madrid
Editorial 19 Januari 2026, 12:06









