Anomali Chelsea: Dulu Pertahanan Tangguh, Kini Bobol 13 Gol Hanya dalam 6 Laga!
Asad Arifin | 22 April 2022 09:06
Bola.net - Chelsea menunjukkan anomali performa pada beberapa laga terakhir. Pada era Thomas Tuchel, The Blues dikenal sebagai tim yang punya pertahanan solid. Tapi, itu tidak tampak saat pada beberapa aksi terakhir mereka.
Tuchel datang ke London pada Januari 2021 lalu. Walau datang di tengah musim, Tuchel mampu mencatat tinta emas pada tahun pertamanya. Trofi Liga Champions dan beberapa trofi lain mampu diberikan Tuchel pada klub.
Tapi, 2022 bukan tahun yang mudah bagi Tuchel dan Chelsea. Bukan hanya pada aspek teknis, tapi juga banyak hal lain. Termasuk sanksi untuk klub karena status kepemilikan Roman Abramovich dan kaitan dengan konflik Rusia-Ukraina.
Belakangan, performa Chelsea sangat tidak stabil. Chelsea bisa tampil bagus dengan menang 6-0 atas Southampton dan 3-2 lawan Real Madrid. Tapi, bisa juga tampil buruk seperti saat bersua Arsenal. Simak ulasan lengkapnya di bawah ini ya Bolaneters.
Anonali di Pertahanan
Pada era Tuchel, Chelsea dikenal punya lini belakang yang kuat. Ini adalah modal utama The Blues menjadi juara Liga Champions musim 2020/2021 lalu, ketika kinerja para pemain depan mereka tidak begitu meyakinkan.
Tapi, beberapa laga terakhir pertahanan Chelsea rapuh. Enam laga ke belakang, ada 13 gol yang bersarang di gawang Edouard Mendy. Tentu ini bukan catatan yang bagus karena sebagian gol terjadi karena kesalahan sendiri.
"Sejak Tuchel datang, kami selalu kuat dalam bertahan. Itu menjadi dasar kami untuk bekerja dan kemudian mengetahui bahwa kualitas kami di depan menjamin gol," kata bek Chelsea, Andreas Christensen.
"Menjadi solid di belakang selalu menjadi prioritas dan baru-baru ini, justru sebaliknya. Kami membicarakannya di ruang ganti, karena kami telah kebobolan 11 gol dalam tiga laga kandang terakhir kami dan itu tidak cukup bagus," tegasnya.
Tanggung Jawab
Chelsea masih punya final Piala FA dan punya peluang meraih gelar juara. Jadi, ke depan, Chelsea harus membenahi lini belakang. Christensen menyadari bahwa dia tampil di bawah performa dan siap mengambil tanggung jawab.
"Saya pikir kami harus mengaca di cermin karena kinerja itu tidak cukup baik dan kami tahu kami bisa bermain jauh lebih baik dari itu. Kami hanya bisa menyalahkan diri sendiri atas hasil ini," kata Christensen.
"Kami tahu kami lebih baik dari ini dan bagi saya pribadi, saya tahu saya bisa tampil jauh lebih baik daripada yang saya tunjukkan. Kita harus mengangkat kepala kita dan melaju lagi," tutup pemain asal Denmark.
Klasemen Premier League
Sumber: Express
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Piala Dunia 2026 Pecahkan Rekor! Ini Cara Seluruh 308 Gol Tercipta
Piala Dunia 22 Juli 2026, 16:47
-
Alasan Manchester United Enggan Belanja Pemain Tembus 100 Juta Pounds
Liga Inggris 22 Juli 2026, 14:00
LATEST UPDATE
-
Liverpool Jalani Pramusim, 8 Pemain Ini Butuh Penampilan Impresif
Liga Inggris 24 Juli 2026, 01:00
-
Alejandro Garnacho Resmi Dipinjamkan Chelsea ke Aston Villa
Liga Inggris 23 Juli 2026, 22:03
-
Italia Tunggu Jawaban Guardiola
Piala Eropa 23 Juli 2026, 20:49
-
Lamine Yamal Tetap di Sayap, Barcelona Tolak Ubah Peran Jadi False Nine
Liga Spanyol 23 Juli 2026, 20:39
-
Karim Adeyemi Tegaskan Ambisi Besar Usai Gabung Barcelona
Liga Spanyol 23 Juli 2026, 20:34
LATEST EDITORIAL
-
6 Alternatif Enzo Fernandez untuk Real Madrid
Editorial 3 Juli 2026, 14:19
-
Makin Panas! 5 Opsi Klub Baru Julian Alvarez, Barcelona Jadi Tujuan Impian
Editorial 24 Juni 2026, 15:34













