Apakah Jeremy Jacquet Akan Jadi Virgil van Dijk Baru di Liverpool?
Aga Deta | 3 Februari 2026 13:56
Bola.net - Liverpool telah menyelesaikan kesepakatan untuk mendatangkan Jeremy Jacquet senilai 60 juta pounds. Bek 20 tahun ini baru akan bergabung dengan Anfield pada musim panas mendatang.
Jacquet awalnya kurang dikenal di bursa transfer musim dingin. Namun Liverpool melihat potensi besar dalam diri pemain muda Prancis ini.
Arne Slot menilai Jacquet sebagai investasi jangka panjang untuk memperkuat lini belakang. Dengan cedera yang melanda skuad dan masalah defensif, kedatangan Jacquet sangat dinantikan.
Rennes menolak transfer lebih cepat, menegaskan pemain ini hanya boleh pindah pada musim panas. Liverpool pun bersedia menunggu demi memastikan Jacquet mendapatkan waktu bermain reguler di Ligue 1.
Profil dan Potensi Jacquet
Jacquet menandatangani kontrak lima tahun hingga 2031 dengan opsi perpanjangan satu tahun. Liverpool menilai ia memiliki pengalaman senior yang luar biasa meski masih berusia 20 tahun.
Julien Laurens, pakar sepak bola Prancis, menyebut Jacquet sebagai salah satu bek terbaik di generasinya. “Dia tinggi, cepat, kuat, dan hebat dalam duel udara maupun darat,” ujarnya.
Jacquet berpengalaman bermain di sistem tiga bek Rennes musim ini. Saat berusia 18 tahun, ia dipinjamkan ke Clermont untuk mendapatkan waktu bermain lebih banyak sebelum kembali pada Januari 2025.
Kekuatan Jacquet di udara menjadi sorotan utama, dengan persentase kemenangan duel udara 75,51%—tertinggi di Ligue 1 musim 2025-26. Meskipun demikian, ia masih perlu memperbaiki aspek teknis agar menjadi bek yang bisa bermain dengan bola seperti Van Dijk.
Tantangan dan Adaptasi ke Premier League
Jacquet melakukan beberapa kesalahan yang menghasilkan peluang lawan, total tiga kali musim ini. Posisi bek sentral memang menuntut konsentrasi tinggi, sehingga kesalahan semacam itu wajar.
Ia dikenal tenang saat menguasai bola dan fokus dalam membangun serangan dari belakang. Jacquet sendiri menegaskan, kemampuan memutus garis pertahanan lawan menjadi ciri khas permainannya.
Jacquet lahir di Bondy, tempat lahir Kylian Mbappe dan William Saliba. Ia juga pernah menjadi kapten timnas Prancis di level usia muda, menunjukkan kualitas kepemimpinannya.
Sampai musim panas, Jacquet akan mempersiapkan diri menghadapi tuntutan Premier League. Ia akan mendapatkan manfaat dari bermain reguler di Rennes sebelum menghadapi tekanan tinggi di Liverpool.
Strategi Liverpool dan Masa Depan Jacquet
Liverpool sebelumnya juga memantau Jacquet yang sempat berbicara dengan Chelsea. Namun proyek Liverpool diyakini lebih menarik bagi pemain muda ini.
Kontrak Andy Robertson dan Ibrahima Konate habis musim panas ini, sementara Virgil van Dijk dan Joe Gomez masih terikat hingga 2027. Jacquet diproyeksikan menjadi bagian penting dalam transisi lini belakang Liverpool.
Kedatangan Jacquet di musim panas akan sejalan dengan pemulihan Giovanni Leoni dari cedera ACL. Kombinasi ini dapat mengubah tampilan lini belakang Liverpool musim depan.
Laurens menekankan, transisi dari Ligue 1 ke Premier League tidak mudah. Namun dengan bakat dan potensi Jacquet, ia diyakini mampu menyesuaikan diri dan menjadi bek top dunia dalam beberapa tahun ke depan.
“Tidak akan mudah untuk naik dari Ligue 1 ke Premier League di klub seperti Liverpool,” tambah Laurens. “Tidak mudah juga bagi Leny Yoro, dan awalnya William Saliba pun mengalami hal yang sama, tetapi Jacquet sangat, sangat berbakat.”
Sumber: BBC
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Uruguay Berusaha Bangkit, Cape Verde Ingin Melanjutkan Kejutan
Piala Dunia 21 Juni 2026, 16:57
-
Diincar Real Madrid dan Tottenham, Hati Mateus Fernandes Hanya untuk MU
Liga Inggris 21 Juni 2026, 16:30
-
Sama-sama Mencari Kemenangan Perdana, Belgia Waspadai Semangat Iran
Piala Dunia 21 Juni 2026, 16:22
-
Spanyol Bertekad Bangkit, Arab Saudi Ingin Jaga Asa Lolos
Piala Dunia 21 Juni 2026, 16:00
-
Mau Bintang Timnas Belanda Ini, MU Harus Setor Segini ke West Ham
Liga Inggris 21 Juni 2026, 15:30
LATEST UPDATE
-
Piala Dunia 2026: Tampilan Man of the Match Diubah untuk 8 Pemain Muslim
Piala Dunia 21 Juni 2026, 21:48
-
Jude Bellingham Bersinar, Debat Nomor 10 Inggris Mereda
Piala Dunia 21 Juni 2026, 20:49
-
Prediksi Piala Dunia 2026: Kolombia vs RD Kongo 24 Juni 2026
Piala Dunia 21 Juni 2026, 19:23
-
Laga Ke-1000 Piala Dunia dan Kemenangan Telak Jepang
Piala Dunia 21 Juni 2026, 19:18
-
Piala Dunia 2026: Tiga Tim Tersingkir Lebih Cepat Akibat Aturan Baru FIFA
Piala Dunia 21 Juni 2026, 19:11
-
Prediksi Piala Dunia 2026: Panama vs Kroasia 24 Juni 2026
Piala Dunia 21 Juni 2026, 18:54
-
Prediksi Piala Dunia 2026: Inggris vs Ghana 24 Juni 2026
Piala Dunia 21 Juni 2026, 18:28
-
Prediksi Piala Dunia 2026: Portugal vs Uzbekistan 24 Juni 2026
Piala Dunia 21 Juni 2026, 17:56
-
Selandia Baru dan Mesir Berburu Kemenangan Perdana
Piala Dunia 21 Juni 2026, 17:24
-
Uruguay Berusaha Bangkit, Cape Verde Ingin Melanjutkan Kejutan
Piala Dunia 21 Juni 2026, 16:57
-
Diincar Real Madrid dan Tottenham, Hati Mateus Fernandes Hanya untuk MU
Liga Inggris 21 Juni 2026, 16:30
-
Sama-sama Mencari Kemenangan Perdana, Belgia Waspadai Semangat Iran
Piala Dunia 21 Juni 2026, 16:22
LATEST EDITORIAL
-
6 Kemenangan Terbesar dalam Sejarah Piala Dunia
Editorial 15 Juni 2026, 16:55
-
10 Target Transfer Arsenal yang Patut Dipantau di Piala Dunia 2026
Editorial 12 Juni 2026, 14:41
-
10 Negara dengan Koleksi Trofi Mayor Terbanyak, Argentina Ungguli Brasil
Editorial 11 Juni 2026, 14:28



