Apakah Liverpool Menang Beruntung Lawan Leicester City?
Dimas Ardi Prasetya | 7 Oktober 2019 18:55
Bola.net - Liverpool dianggap menang beruntung saat jumpa Leicester City, namun Jurgen Klopp membantah tudingan tersebut.
Liverpool mendapatkan perlawanan sengit saat jumpa Leicester di laga pekan ke delapan Premier League di Anfield, Sabtu (05/10/2019). The Reds memang berhasil menang 2-1 pada akhirnya.
Namun kemenangan itu tidak didapat dengan mudah. Bahkan Liverpool nyaris saja mengakhiri laga dengan hasil imbang 1-1.
Sadio Mane mencetak gol pertama Liverpool. Namun setelah itu mereka kesulitan untuk menjebol gawang The Foxes.
Bahkan pada akhirnya Leicester bisa menyamakan kedudukan di babak kedua melalui James Maddison saat pertandingan tersisa 10 menit lagi. Namun Liverpool kemudian mendapat penalti setelah Sadio Mane dijatuhkan oleh Marc Albrighton di kotak terlarang pada menit ke-90+4. James Milner kemudian mencetak gol dari titik 12 pas.
Lebih Baik
Klopp kemudian menegaskan bahwa timnya memang layak menang di pertandingan tersebut. Sebab timnya tampil lebih baik di sebagian besar jalannya pertandingan.
"Jadi itu [laga yang] sulit, tetapi selama 60 menit kami adalah tim yang lebih baik. Kami memainkan sepakbola yang sangat bagus, kami memaksakan diri untuk penampilan yang baik, jujur, tetapi dengan sedikit masalah: kami hanya mencetak gol satu kali," tuturnya pada situs resmi Liverpool.
“Itu sangat bagus tetapi setiap gol yang Anda dapat cetak selama tangki penuh jelas membantu secara besar-besaran dan kami mencetak satu gol saja. Mereka muncul, bukan dengan kesempatan demi kesempatan tetapi hanya dengan lebih banyak penguasaan bola. Kami tidak bisa melakukan hal-hal yang kami bisa sebelumnya karena tingkat energi yang menurun, jelas," tegas Klopp.
“Kami melakukan perubahan tetapi kemudian mereka mencetak satu gol mereka. Saya tidak bisa mengingat banyak peluang [untuk Leicester], jujur saja, mereka punya satu di babak pertama tetapi itu offside ketika Adrian melakukan penyelamatan yang sensasional tetapi bola ini masuk dan kami harus menerimanya. Tapi kemudian saya pikir hanya ada satu tim yang ingin memenangkan pertandingan, beneran ini," tegasnya lagi.
Banyak Peluang

Lebih lanjut, Klopp menyebut bahwa kemenangan itu jelas bukan keberuntungan. Pasalnya The Reds mendapat lebih banyak peluang dibandingkan Leicester.
"Saya tidak yakin apakah peluang besar Robbo adalah ketika Kasper Schmeichel melakukan penyelamatan yang sangat bagus, tetapi saya tahu serangan baliknya, ketika Mo melakukannya dengan sangat baik - Soyuncu memainkan permainan super melawannya, tetapi di sini ia mempertahankan bola, masuk ke dalam dan orang lain (Hamza Choudhoury) menjatuhkannya dengan cara yang saya benar-benar sulit untuk saya terima, jujur saja," ucap Klopp.
“Tapi itu akan menjadi peluang yang brilian dan kemudian kami memiliki peluang di sekitar penalti di mana kami berada di dalam kotak dan benar-benar berjuang untuk situasi ini, kami memiliki tendangan sudut sensasional - umpan pendek, Trent ke Robbo, umpan silang Robbo, dan Virg sepenuhnya bebas, ia biasanya menggunakan situasi seperti itu," terangnya.
"Jadi, jika Anda mencetak gol pada menit ke-95 dengan penalti, semua orang akan mengatakan itu beruntung tetapi selama pertandingan penuh kami memiliki lebih banyak peluang, kami adalah tim yang lebih baik, jadi saya benar-benar senang tentang itu," pungkas Klopp.
Di sepanjang laga, penguasaan bola kedua tim nyaris berimbang. Liverpool mencatatkan 50.7 persen berbanding 49,3 persen. The Reds juga mencatatkan 18 tendangan dan delapan di antara tepat sasaran sementara Leicester City hanya bisa melepas dua tembakan dan satu saja yang tepat sasaran.
(liverpoolfc.com)
Baca Juga:
Jurgen Klopp Akui James Milner Sebagai Pemain Unik
Cedera Salah Tidak Parah dan Berpeluang Main Lawan MU
Man City Mengekor Liverpool, Guardiola Tetap Santai
Kehilangan Firmino Bakal Lebih Merepotkan Liverpool daripada Absennya Salah atau Mane, Ini Alasannya
Liverpool Melaju Kencang Ketika Man City Kalah, Guardiola Ogah Pusing
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
LATEST UPDATE
-
Masih Ada yang Kurang dari Performa Lamine Yamal di Piala Dunia 2026
Piala Dunia 23 Juli 2026, 07:27
-
Kabar Buruk untuk Arsenal, William Saliba Menepi dalam Waktu Lama
Liga Inggris 23 Juli 2026, 06:07
-
Tinggalkan Chelsea, Alejandro Garnacho Sepakat Gabung Aston Villa
Liga Inggris 23 Juli 2026, 05:49
-
Piala Dunia 2026: Spanyol dan Prancis Dominasi Tim Terbaik Turnamen
Piala Dunia 23 Juli 2026, 02:00
-
Santiago Gimenez Masuk Radar Lazio, AC Milan Cuma Mau Jual Permanen
Liga Italia 22 Juli 2026, 21:57
LATEST EDITORIAL
-
6 Alternatif Enzo Fernandez untuk Real Madrid
Editorial 3 Juli 2026, 14:19
-
Makin Panas! 5 Opsi Klub Baru Julian Alvarez, Barcelona Jadi Tujuan Impian
Editorial 24 Juni 2026, 15:34
-
6 Kemenangan Terbesar dalam Sejarah Piala Dunia
Editorial 15 Juni 2026, 16:55














