Arsenal Bisa Ambil Hikmah dari Kekalahan: Selebrasi 'Kepagian' Man City Bisa Menjadi Senjata Makan Tuan

Ari Prayoga | 20 April 2026 17:19
Arsenal Bisa Ambil Hikmah dari Kekalahan: Selebrasi 'Kepagian' Man City Bisa Menjadi Senjata Makan Tuan
Erling Haaland dalam laga Manchester City vs Arsenal, Minggu (19/4/2026). (c) AP Photo/Dave Thompson

Bola.net - Pertarungan sengit antara Arsenal dan Manchester City akhirnya rampung, namun hasilnya belum sepenuhnya menutup peluang dalam perburuan gelar Premier League musim ini.

Gol tunggal Erling Haaland menjadi pembeda dalam laga tersebut, sekaligus memberi kemenangan penting bagi tim asuhan Pep Guardiola. Meski demikian, Arsenal sebenarnya memiliki sejumlah peluang untuk membalikkan keadaan. Di sisi lain, mereka juga sedikit beruntung setelah Gabriel Magalhaes terhindar dari kartu merah.

Advertisement

Sorotan utama justru datang dari cara City merayakan kemenangan tersebut. Para pemain dan suporter terlihat melakukan selebrasi besar, seolah-olah telah mengunci gelar juara. Hal ini memicu komentar dari legenda Inggris, Wayne Rooney.

1 dari 4 halaman

Penilaian Rooney

Penilaian Rooney

Pemain Arsenal, Declan Rice, dan rekan setimnya Gabriel Magalhaes di akhir pertandingan Premier League melawan Manchester City, Minggu (19/4/2026) malam WIB. (c) AP Photo/Dave Thompson

Menurut Rooney, selebrasi yang dilakukan City terkesan berlebihan dan terlalu cepat, mengingat kompetisi masih menyisakan beberapa pertandingan krusial.

“Menurut saya itu sedikit berlebihan. Memang kemenangan besar, tapi masih ada beberapa laga tersisa,” ujar Rooney.

Ia menilai, situasi ini justru bisa menjadi keuntungan psikologis bagi Arsenal. Dengan laga kontra City sudah terlewati, The Gunners kini dapat fokus penuh pada lima pertandingan tersisa.

Rooney bahkan menyebut Arsenal berpotensi “lega” karena tidak lagi harus menghadapi tekanan langsung dari City di lapangan. Jika mampu menyapu bersih sisa laga, peluang juara masih terbuka lebar.

“Arsenal harus bangkit. Mereka masih punya peluang besar jika memenangkan semua pertandingan tersisa. Selebrasi City yang terlalu dini ini bisa saja berbalik menjadi tekanan bagi mereka sendiri,” tambah Rooney.

2 dari 4 halaman

Penilaian Shearer

Penilaian Shearer

Pemain Manchester City, Erling Haaland, merayakan gol kedua timnya dalam pertandingan Premier League melawan Arsenal, Minggu (19/4/2026) malam WIB. (c) AP Photo/Dave Thompson

Pandangan berbeda datang dari Alan Shearer. Mantan striker timnas Inggris itu menilai kemenangan atas Arsenal menjadi titik krusial yang menguatkan posisi City dalam perebutan gelar.

Menurut Shearer, kombinasi performa yang konsisten, pengalaman, serta momentum membuat City kini berada di jalur yang tepat untuk kembali menjadi juara.

“Saya merasa jika City memenangkan laga ini, maka dengan performa dan pengalaman yang mereka miliki, mereka akan melanjutkan tren positif dan meraih gelar,” kata Shearer.

Ia juga menyoroti aura kepercayaan diri yang terpancar dari Guardiola, Haaland, hingga para pendukung di stadion sebagai indikasi kuat bahwa City berada dalam kondisi terbaiknya.

3 dari 4 halaman

Persaingan Arsenal dan Man City

Persaingan Arsenal dan Man City

Declan Rice usai laga Manchester City vs Arsenal, Minggu (19/4/2026). (c) AP Photo/Dave Thompson

Meski demikian, persaingan belum sepenuhnya berakhir. Arsenal masih memiliki peluang, meski tipis, untuk membalikkan situasi. Syaratnya jelas: tidak boleh terpeleset lagi di sisa pertandingan.

Sejarah Premier League sendiri telah berkali-kali menghadirkan kejutan di pekan-pekan akhir. Karena itu, Arsenal kini hanya bisa fokus meraih kemenangan demi kemenangan, sambil berharap City terpeleset di momen krusial.

Dengan lima laga tersisa, perebutan gelar masih terbuka. Namun satu hal pasti, tekanan kini berada di kedua kubu, City dengan ekspektasi juara, dan Arsenal dengan misi mengejar hingga akhir.

LATEST UPDATE