Arsenal Dikuasai Secara Penuh Kroenke, Fans The Gunners Tak Terima
Dimas Ardi Prasetya | 7 Agustus 2018 18:40
Bola.net - - Kelompok suporter The Gunners yang tergabung dalam grup Arsenal Supporters' Trust (AST) menolak aksi takeover saham klub yang dilakukan oleh Stan Kroenke.
Sebelumnya, Kroenke berstatus sebagai pemilik saham terbesar di . Ia tercatat menguasai 67.09 persen saham klub asal London itu.
Sementara itu Alisher Usmanov adalah pemilik saham terbesar kedua Arsenal. Jumlahnya mencapai 30 persen.
1 dari 3 halaman
Detil Pembelian

Saham Usmanov inilah yang dibeli oleh Kroenke. Kabarnya pembelian itu akan memakan biaya sekitar 600 juta pounds. Untuk membiayainya, Kroenke rencananya akan memakai uangnya sendiri dan uang pinjaman dari bank.
Ia akan membayar Alisher sekitar 45 juta pounds dari kantongnya sendiri. Kemudian, ia akan meminjam 557 juta pounds dari Deutsche Bank.
Penawaran pembelian saham itu sendiri diumumkan di London Stock Exchange pada hari Selasa (07/08). Proses takeover ini sendiri akan membuat Arsenal bernilai 1.8 miliar pounds.
2 dari 3 halaman
Ditentang Fans

Setelah detil dari proses takeover itu muncul ke publik, AST langsung menentangnya. Alasan di balik penentangan itu mereka ungkapkan dalam sebuah surat, yang dirilis oleh Sky Sports.
Stan Kroenke mengambil alih klub secara pribadi akan membuat suporter tak bisa memiliki saham di Arsenal dan peran mereka menjunjung tinggi nilai-nilai kustodian.
Bagian paling mengerikan dari pengumuman ini adalah berita bahwa Kroenke berencana untuk secara paksa membeli saham yang dimiliki oleh fans Arsenal. Banyak dari fans ini adalah anggota AST dan memegang bagian saham mereka bukan untuk nilai tetapi sebagai penjaga yang peduli tentang masa depan klub.
Tindakan Kroenke akan mengebiri suara dan keterlibatan mereka. AST sepenuhnya menentang pengambilalihan ini. Arsenal tetap terlalu penting untuk dimiliki oleh satu orang.
3 dari 3 halaman
Tak Populer

Di mata fans Arsenal, Kroenke memang bukan sosok owner yang populer. Pengusaha asal Amerika Serikat ini kerap kali dikritik karena dianggap pelit, khususnya dalam hal membelanjakan uang untuk membeli pemain bintang.
Ia juga pernah dituding menyelewengkan dana tiket klub. Ia diduga menggelapkan dana senilai 3 juta pounds dari kas klub untuk kepentingan perusahaannya sendiri yakni Kroenke Sports & Entertainment (KSE).
Ia juga pernah diprotes karena membeli ranch di Texas, Amerika. Luasnya tak tanggung-tanggung; 510.000 acre atau lebih dari dua ribu kilometer persegi dan harganya lebih dari setengah miliar pounds.
[initial]
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Here We Go! Manchester United Sepakat untuk Lepas Andre Onana
Liga Inggris 25 Juni 2026, 23:06
-
Mantap! Bintang Newcastle Ini Siap 100% Gabung Manchester United
Liga Inggris 25 Juni 2026, 22:38
LATEST UPDATE
-
Ousmane Dembele Tak Puas Meski Cetak Hattrick saat Prancis Hajar Norwegia
Piala Dunia 27 Juni 2026, 17:04
-
Lionel Messi Mulai dari Bangku Cadangan saat Argentina Lawan Yordania
Piala Dunia 27 Juni 2026, 16:02
-
Jadwal Formula 1 Lenovo Austrian Grand Prix 2026 Streaming Hanya di Vidio
Otomotif 27 Juni 2026, 15:41
-
Carlo Ancelotti Kejar Rekor Baru di Piala Dunia 2026 Bersama Brasil
Piala Dunia 27 Juni 2026, 15:32
-
Man of the Match Mesir vs Iran: Ramin Rezaeian
Piala Dunia 27 Juni 2026, 12:52
-
Man of the Match Selandia Baru vs Belgia: Leandro Trossard
Piala Dunia 27 Juni 2026, 12:37
LATEST EDITORIAL
-
Makin Panas! 5 Opsi Klub Baru Julian Alvarez, Barcelona Jadi Tujuan Impian
Editorial 24 Juni 2026, 15:34
-
6 Kemenangan Terbesar dalam Sejarah Piala Dunia
Editorial 15 Juni 2026, 16:55
-
10 Target Transfer Arsenal yang Patut Dipantau di Piala Dunia 2026
Editorial 12 Juni 2026, 14:41













