Arsenal: Gagal Bangkit di Tangan Pelatih Tanpa Pengalaman, Lalu Tunjuk Pelatih Tanpa Pengalaman Lain
Richard Andreas | 20 Desember 2019 21:38
Bola.net - Arsenal akhirnya resmi mengumumkan Mikel Arteta sebagai pelatih permanen baru mereka. Sang mantan pemain diikat kontrak 3,5 tahun dan bakal mulai bekerja sesegera mungkin.
Rumor Arteta-Arsenal mulai menguat beberapa hari terakhir dan memuncak hari ini, Jumat (20/12/2019). Arteta dianggap sebagai sosok yang paling tepat untuk menyelesaikan masalah Arsenal dan mengembalikan kejayaan mereka.
Pemilihan Arteta terbilang mengejutkan. Dia mengalahkan beberapa kandidat lain yang terbilang hebat. Sebut saja Massimiliano Allegri, Carlo Ancelotti, dan Patrick Vieira. Di antara nama-nama itu, Arteta terbilang paling kurang pengalaman.
Lalu apa alasan Arsenal mengambil risiko sebesar itu? Baca selengkapnya di bawah ini ya, Bolaneters!
Nilai Plus Arteta
Mungkin banyak fans Arsenal yang bertanya-tanya. Mengapa bukan Ancelotti atau Allegri? Mengapa memilih Arteta yang belum pernah melatih tim inti mana pun.
Sejauh ini, satu-satunya pengalaman Arteta adalah bekerja sebagai asisten Pep Guardiola di Manchester City. Setidaknya dia belajar langsung di bawah pelatih top yang langganan meraih trofi.
Selain itu, mereka pun percaya status Arteta sebagai mantan pemain bisa menjadi nilai plus tersendiri. Arteta pasti mengenal jati diri klub dan bisa mengembalikannya seperti sedia kala.
Sudah, hanya itu, nilai plus Arteta hanya dua: belajar di bawah Guardiola dan status mantan klub. Dia tidak pernah jadi langganan juara Liga Champions seperti Ancelotti atau genius taktik seperti Allegri.
Risiko Besar
Keputusan memilih Arteta jelas sangat berisiko. Arsenal sekarang sedang benar-benar buruk, mereka tenggelam terlalu dalam di lubang masalah yang dibiarkan menumpuk selama bertahun-tahun.
Anggap saja Arteta memang punya kemampuan melatih yang luar biasa, hasil dari belajar dari Guardiola. Anggap saja Arteta adalah calon pelatih terbaik berikutnya. Namun, apakah itu sudah cukup?
Sehebat-hebatnya pelatih, dia membutuhkan skuad yang mumpuni, yang bisa diajak berlari. Guardiola belanja besar ketika pertama tiba di Man City, Jurgen Klopp bekerja bertahun-tahun dalam kesabaran untuk membentuk Liverpool seperti sekarang.
Arteta sepertinya tidak akan bernasib sama. Mungkin dia genius, tapi apakah Arteta bisa memperbaiki laju tim dengan komposisi pemain yang sekarang?
Apa yang membedakan Arteta dengan Freddie Ljungberg? Jika Ljungberg saja gagal menemukan pemicu untuk membangkitkan tim, sepertinya Arteta pun bakal kerepotan. Arsenal merasa kualitas Ljungberg tidak cukup, tapi memilih Arteta yang juga tanpa pengalaman.
Terima Kasih Ljungberg
Pertanyaan-pertanyaan besar di atas akan menemukan jawabannya sendiri seiring waktu berjalan. Untuk saat ini, pimpinan Arsenal begitu percaya dengan kualitas Arteta - yang sebenarnya masih harus dibuktikan di lapangan.
"Kami puas bisa memulangkan Mikel kembali ke Arsenal. Dia memahami ekspektasi kami dan ekspektasi tinggi fans di seluruh dunia. Kami percaya dia bisa memimpin klub kembali ke level yang diinginkan," ujar bos Arsenal, Josh Kroenke.
"Saya juga ingin berterima kasih pada Freddie Ljungberg yang telah membimbing kami dalam tiga pekan terakhir. Dia berani maju dalam waktu singkat dan membantu kami melewati periode sulit dengan profesionalisme tinggi," tutupnya.
Apakah Arteta bakal sukses di Arsenal? Jelaskan prediksimu di kolom komentar ya, Bolaneters!
Sumber: Arsenal
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Liga Champions 21 Januari 2026, 08:58

-
Jadwal Liga Champions Pekan Ini Live di SCTV, 20-22 Januari 2026
Liga Champions 21 Januari 2026, 08:57
-
Inter vs Arsenal 1-3: Proses Pendewasaan Nerazzurri
Liga Champions 21 Januari 2026, 08:36
-
Kalah Duel Fisik dan Teknik, Chivu Sebut Level Arsenal Jauh di Atas Inter Milan
Liga Champions 21 Januari 2026, 08:30
-
Memuji Duo Gabriel Jesus - Viktor Gyokeres, Mengklaim Arsenal Sudah Naik Level
Liga Champions 21 Januari 2026, 08:19
LATEST UPDATE
-
Kalahkan Inter dan Kunci 16 Besar UCL: Arsenal Kirim Pesan Kuat!
Liga Champions 21 Januari 2026, 16:09
-
Siaran Langsung Liga Champions: Juventus vs Benfica, Kick Off Jam 03.00 WIB
Liga Champions 21 Januari 2026, 15:56
-
Resmi! Vidio Tayangkan UFC di Indonesia
Olahraga Lain-Lain 21 Januari 2026, 14:31
-
Juventus vs Benfica: Spalletti Siap Adu Mekanik dengan Mourinho
Liga Champions 21 Januari 2026, 14:31
-
Juventus vs Benfica: Misi Wajib Menang Bianconeri!
Liga Champions 21 Januari 2026, 14:05
-
Menuju Piala Dunia 2026: Tiga Aturan Baru Disiapkan, VAR dan Timewasting Jadi Fokus
Piala Dunia 21 Januari 2026, 14:02
-
Transformasi Khephren Thuram: Dari Pemuda Naif Jadi 'Monster' Lini Tengah Juventus
Liga Champions 21 Januari 2026, 13:58
-
Atalanta vs Bilbao: Ederson Minta La Dea Berikan 110 Persen!
Liga Champions 21 Januari 2026, 13:42
-
Kontroversi Dalot vs Doku di Derby Manchester, Howard Webb Tegaskan VAR Sudah Tepat
Liga Inggris 21 Januari 2026, 13:30
-
Lupakan Mateta, Juventus Kini Selangkah Lagi Dapatkan Youssef En-Nesyri?
Liga Italia 21 Januari 2026, 13:29
LATEST EDITORIAL
-
9 Pemain yang Pernah Bermain untuk Inter Milan dan Arsenal
Editorial 20 Januari 2026, 14:06
-
6 Bek Tengah yang Bisa Datangkan Liverpool Setelah Kehilangan Marc Guehi
Editorial 20 Januari 2026, 13:05
-
5 Pemain Liverpool yang Bisa Ikuti Jurgen Klopp ke Real Madrid
Editorial 19 Januari 2026, 12:24
-
4 Bek Tengah yang Bisa Jadi Target Chelsea di Bursa Januari: Ada Eks Real Madrid
Editorial 19 Januari 2026, 12:06





