Arsenal Mulai Tersendat: Tujuh Poin Hilang, Alarm Bahaya di Puncak Premier League
Richard Andreas | 19 Februari 2026 11:42
Bola.net - Arsenal memasuki fase krusial musim Premier League dengan posisi yang masih memimpin klasemen. Namun, jarak aman yang sempat terbentuk perlahan mulai tergerus oleh hasil-hasil yang tidak maksimal.
Dua hasil imbang beruntun, termasuk saat melawat ke markas tim juru kunci, memperlihatkan pola yang mulai mengkhawatirkan. Arsenal tidak hanya gagal menang, tetapi juga kehilangan poin dari situasi yang seharusnya bisa dikunci.
Dalam lima pertandingan terakhir, tujuh poin melayang dari genggaman. Di tengah ketatnya persaingan, situasi ini memunculkan pertanyaan besar tentang ketahanan mental dan ketajaman Arsenal di momen penentuan.
Keunggulan yang Tak Lagi Aman

Arsenal kembali kehilangan poin setelah ditahan imbang Wolves 2-2 di Molineux, meski sempat unggul dua gol. Hasil ini membuat mereka tercatat sebagai tim dengan kehilangan poin terbanyak ketiga dari posisi unggul di Premier League musim ini.
Secara konteks, laga tersebut seharusnya menjadi milik Arsenal. Wolves berada di dasar klasemen dengan sembilan poin, dan keunggulan 2-0 selepas menit ke-56 semestinya cukup untuk mengamankan kemenangan.
Namun, satu gol balasan membuka celah, sebelum penyama kedudukan di masa tambahan waktu meruntuhkan kendali Arsenal. Ini bukan insiden tunggal, melainkan kelanjutan dari tren yang mulai terlihat dalam beberapa pekan terakhir.
Dalam lima laga terakhir, Arsenal hanya menang dua kali dan gagal mengamankan hasil di tiga pertandingan lain. Tujuh poin hilang dari posisi unggul menjadi sinyal bahwa keunggulan tidak lagi identik dengan kontrol penuh.
Fondasi Kuat, Serangan Terbatas

Sepanjang musim, Arsenal membangun persaingan gelar lewat disiplin bertahan dan efisiensi. Pendekatan ini sering kali cukup untuk mengamankan kemenangan tipis, terutama lewat bola mati.
Namun, ketergantungan pada pendekatan defensif membatasi konsistensi peluang di sepertiga akhir. Ketika margin gol tipis, satu momen dari lawan kerap cukup untuk mengubah hasil.
Pertandingan-pertandingan dengan skor rendah memperbesar risiko kehilangan poin. Arsenal tidak selalu punya ruang untuk kesalahan kecil, terutama saat gagal mematikan laga lebih awal.
Situasi ini terlihat jelas saat menghadapi Wolves, ketika Arsenal unggul tetapi gagal mengontrol tempo dan emosi permainan. Lawan yang tertekan justru menemukan ruang untuk bangkit.
Tekanan Mental di Tahap Penentuan
Dengan 58 poin, Arsenal masih unggul lima poin atas Manchester City, tetapi sang juara bertahan masih memiliki satu laga dan pertemuan langsung di Etihad Stadium. Keunggulan klasemen kini terasa rapuh.
Sejarah juga menambah beban psikologis. Tiga musim terakhir sebagai runner-up, dua di antaranya di bawah Pep Guardiola, menjadi bayang-bayang yang sulit dihindari.
Mikel Arteta mengakui timnya pantas menerima kritik setelah performa yang menurun. Ia menekankan bahwa jawaban hanya bisa diberikan lewat reaksi di lapangan, bukan pernyataan.
Ujian berikutnya datang cepat, dengan derbi London melawan Tottenham dan Chelsea. Di fase ini, setiap kehilangan poin berpotensi menggeser kendali perburuan gelar dari tangan Arsenal.
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Marc Guehi Puji Mentalitas Manchester City Usai Comeback Dramatis atas Bournemouth
Liga Inggris 23 Agustus 2026, 23:22
-
Man of the Match Man City vs Bournemouth: Marc Guehi
Liga Inggris 23 Agustus 2026, 22:12
-
Hasil Man City vs Bournemouth: Dua Bek Bawa City Epic Comeback di Laga Perdana EPL!
Liga Inggris 23 Agustus 2026, 21:58
-
Al-Hilal Goda Gabriel Martinelli untuk Cabut dari Arsenal
Liga Inggris 23 Agustus 2026, 21:25
-
Here We Go! Man City Keluarkan Rp 2 Triliun untuk Datangkan Ayyoub Bouaddi
Liga Inggris 23 Agustus 2026, 21:07
LATEST UPDATE
-
Makna Selebrasi Spiderman Raphinha di Balik Kemenangan 5-0 Barcelona
Liga Spanyol 24 Agustus 2026, 12:17
-
Ferran Torres Debut dan Cetak 2 Gol, PSG Selamat dari Kekalahan
Liga Eropa Lain 24 Agustus 2026, 12:01
-
Kesempatan Xavi Espart, Agresivitas Gavi, dan Debut Impresif Anthony Gordon
Liga Spanyol 24 Agustus 2026, 11:41
-
Debut Impian Anthony Gordon, 2 Assist dalam Kemenangan Besar Barcelona
Liga Spanyol 24 Agustus 2026, 11:19
-
Adrien Rabiot Sudah Memahami Tuntutan Ruben Amorim di AC Milan
Liga Italia 24 Agustus 2026, 11:08
-
Randal Kolo Muani Bikin Luciano Spalletti Frustrasi
Liga Italia 24 Agustus 2026, 10:19
-
Barcelona Menang Besar 5-0, Ulasan Performa Para Pemain di Markas Elche
Liga Spanyol 24 Agustus 2026, 10:09
-
AC Milan Tekuk Torino, Berikut Performa Pemain di Setiap Lini
Liga Italia 24 Agustus 2026, 09:53
-
Juventus Tekuk Frosinone, Bremer Gemilang, Kolo Muani Melempem
Liga Italia 24 Agustus 2026, 09:07
-
Nyaris Terkapar, Bagaimana Performa Para Pemain Liverpool di Kandang Newcastle?
Liga Inggris 24 Agustus 2026, 08:27
LATEST EDITORIAL
-
5 Alternatif Bek Kiri Manchester United jika Gagal Mendapatkan Lewis Hall
Editorial 12 Agustus 2026, 12:51
-
6 Pemain yang Bisa Dijual Real Madrid demi Datangkan Rekrutan Baru
Editorial 5 Agustus 2026, 10:59
-
5 Pemain yang Masih Bisa Direkrut Manchester United Sebelum Bursa Transfer Ditutup
Editorial 4 Agustus 2026, 13:00
-
7 Transfer yang Bisa Dituntaskan Manchester United Pekan Ini
Editorial 3 Agustus 2026, 10:59
