Arsenal Terpuruk, Dirtek Edu: Maaf, Kami Tidak Punya Fondasi
Asad Arifin | 5 September 2021 07:43
Bola.net - Direktur teknik Arsenal, Edu, menyebut timnya terpuruk karena tidak punya fondasi skuad yang bagus. Hal inilah yang coba diperbaiki Edu di bursa transfer awal musim 2021/2022.
Arsenal terjerembab dalam situasi sulit dalam beberapa musim terakhir. Walau sempat menjadi juara Piala FA, The Gunners kesulitan bersaing di papan atas Premier League dan lolos ke Liga Champions.
Situasi makin pelik melihat performa pada awal musim 2021/2022. Arsenal kalah pada tiga laga awal Premier League. Tim racikan Mikel Arteta itu bahkan belum mencetak gol dan kini berada di dasar klasemen.
Alasan Arsenal Terpuruk
Menurut Edu, situasi sulit yang dialami Arsenal cukup rumit dijelaskan. Edu menyebut Arsenal kesulitan menemukan starting XI terbaik karena banyak pemain yang absen. Di sisi lain, kedalaman skuad tidak cukup bagus.
"Kami menderita tahun lalu karena kami kehilangan banyak pemain dan kami tidak benar-benar punya cadangan yang bagus untuk bermain," buka Edu pada Sky Sports.
"Saya percaya kami membutuhkan skuat untuk memenangkan pertandingan. Kami membutuhkan skuat untuk berada di posisi bagus pada akhir musim karena ini bukan hanya tentang starting XI. Kami membutuhkan fondasi."
"Tentu saja, itu menyakitkan kami berada dalam situasi itu. Kita terluka, saya terluka. Saya tidak ingin melihat klub di sana, tetapi saya ingin melihat tim bermain bersama. Mari kita menilai tim ketika mereka bermain bersama," tekan Edu.
Tidak Punya Fondasi
Pada awal musim ini, Arsenal menjadi tim paling boros. Mereka membelanjakan 165 juta euro untuk mendapatkan enam pemain baru. Menurut Edu, hal itu dilakukan karena klub tidak punya fondasi yang kuat.
"Mengapa beberapa klub di Premier League hanya merekrut satu atau dua pemain? Itu karena mereka sudah memiliki fondasi. Mereka sudah menyiapkan tim. Maaf, tapi kenyataannya tidak," kata Edu.
Tekanan
Edu boleh saja membela diri. Namun, di mata para fans, kinerja pria asal Brasil itu tengah mendapat sorotan tajam. Edu menyadari hal tersebut dan memastikan siap bertanggung jawab atas keputusan yang dibuat.
"Saya mengerti tekanannya. Saya memahami tekanan pada saya, Mikel Arteta, dewan, dan klub karena situasi yang kami hadapi sekarang tidak dapat diterima," kata Edu.
"Tetapi sekarang adalah saat bagi semua orang untuk bersama dan saya ingin melihat orang-orang melangkah maju di saat-saat sulit dan mengambil tanggung jawab. Saya bertanggung jawab atas apa yang kami lakukan," tegas Edu.
Sumber: Sky Sports
Baca Ini Juga ya Bolaneters:
- Pertahanan Bocor, Sol Campbell Tawarkan Diri Kembali ke Arsenal
- Rekrut Takehiro Tomiyasu, Apa Sih Maunya Mikel Arteta?
- Kejam! Arsenal Diprediksi Hanya Finis di Posisi ke-10 di Premier League
- MU dan Arsenal Dinilai Lebih Butuh Saul Niguez Ketimbang Chelsea
- Calon Penerus Samir Handanovic di Inter Milan Bernama Bernd Leno?
- Arsene Wenger: Cristiano Ronaldo Pernah Kenakan Jersey Arsenal!
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Ian Wright Ngeri-ngeri Sedap Lihat Penampilan MU, Bakal Jadi Momok Bagi Arsenal!
Liga Inggris 20 Januari 2026, 16:03
-
Gercep, MU Lagi Nego Tipis-tipis dengan Pelatih asal Italia Ini
Liga Inggris 20 Januari 2026, 15:52
-
Arsenal Tikung Manchester United untuk Bek Tangguh Inter Milan Ini?
Liga Inggris 20 Januari 2026, 15:41
-
AS Roma Pastikan Batal Rekrut Joshua Zirkzee dari MU
Liga Italia 20 Januari 2026, 15:30
LATEST UPDATE
-
Prediksi Qarabag FK vs Eintracht Frankfurt 22 Januari 2026
Liga Champions 20 Januari 2026, 21:09
-
Real Madrid vs Monaco: Statistik Gol Mbappe Jadi Ancaman Nyata buat Mantan Klubnya
Liga Champions 20 Januari 2026, 21:04
-
Villarreal vs Ajax: Jaminan Gol dalam Laga yang Berpotensi Berjalan Terbuka
Liga Champions 20 Januari 2026, 20:55
-
Prediksi Galatasaray vs Atletico Madrid 22 Januari 2026
Liga Champions 20 Januari 2026, 20:49
-
Copenhagen vs Napoli: Panggung Istimewa bagi Rasmus Hojlund
Liga Champions 20 Januari 2026, 20:17
-
Update Transfer Resmi 18 Klub BRI Super League pada Januari 2026
Bola Indonesia 20 Januari 2026, 20:14
-
Madrid vs Monaco: Ujian Arbeloa, Reuni Mbappe, dan Angkernya Bernabeu
Liga Champions 20 Januari 2026, 20:00
-
Sporting vs PSG: Tamu yang Sangat Berbahaya
Liga Champions 20 Januari 2026, 19:58
-
Inter vs Arsenal: Catatan Historis Nerazzurri Berada dalam Ancaman
Liga Champions 20 Januari 2026, 19:47
-
Tottenham vs Dortmund: Catatan 23 Laga Kandang Eropa Tanpa Kalah Jadi Modal Spurs
Liga Champions 20 Januari 2026, 19:36
-
Bodo/Glimt vs Man City: Panggung sang Predator Gol di Tanah Kelahirannya
Liga Champions 20 Januari 2026, 19:00
LATEST EDITORIAL
-
9 Pemain yang Pernah Bermain untuk Inter Milan dan Arsenal
Editorial 20 Januari 2026, 14:06
-
6 Bek Tengah yang Bisa Datangkan Liverpool Setelah Kehilangan Marc Guehi
Editorial 20 Januari 2026, 13:05
-
5 Pemain Liverpool yang Bisa Ikuti Jurgen Klopp ke Real Madrid
Editorial 19 Januari 2026, 12:24
-
4 Bek Tengah yang Bisa Jadi Target Chelsea di Bursa Januari: Ada Eks Real Madrid
Editorial 19 Januari 2026, 12:06




