Arsenal Tersandung, Manchester City Tahu Apa yang Harus Dilakukan

Aga Deta | 12 April 2026 16:00
Arsenal Tersandung, Manchester City Tahu Apa yang Harus Dilakukan
Pelatih Manchester City, Pep Guardiola merayakan kemenangan timnya di final Carabao Cup, 23 Maret 2026 lalu melawan Arsenal. (c) AP Photo/Richard Pelham

Bola.net - Pep Guardiola menegaskan Manchester City memahami apa yang harus dilakukan dalam persaingan gelar Liga Inggris melawan Arsenal. Ia menilai pengalaman timnya di fase akhir musim bisa menjadi pembeda.

Arsenal sebelumnya kehilangan peluang untuk menjauh di puncak klasemen setelah kalah 2-1 dari Bournemouth di Emirates Stadium. Hasil itu membuat mereka gagal unggul 12 poin dari para pesaingnya.

Advertisement

City di sisi lain dituntut tampil sempurna dalam delapan laga tersisa untuk bisa mengejar Arsenal di puncak klasemen. Laga berikutnya melawan Chelsea pada Minggu menjadi ujian penting bagi tim asuhan Guardiola.

Manchester City juga memiliki modal berharga dari musim sebelumnya ketika mereka meraih sembilan kemenangan beruntun di akhir musim 2023-2024. Pertemuan dengan Arsenal di Etihad Stadium pada 19 April diprediksi menjadi penentu persaingan gelar.

1 dari 3 halaman

Pengalaman Manchester City Jadi Pembeda

Pengalaman Manchester City Jadi Pembeda

Skuad Manchester City merayakan gol Erling Haaland ke gawang Liverpool, Sabtu (4/4/2026) (c) AP Photo/Jon Super

Manchester City disebut memiliki keunggulan dari pengalaman mereka dalam menghadapi tekanan di fase akhir musim. Guardiola menilai kondisi itu bisa menjadi faktor penting dalam persaingan dengan Arsenal.

Salah satu modal besar City adalah catatan impresif pada musim sebelumnya saat mereka mampu menyapu bersih kemenangan di periode krusial. Hal itu membuat mereka terbiasa berada dalam situasi perebutan gelar hingga pekan terakhir.

"Kamu harus memenangkan setiap pertandingan dan kami pernah melakukannya di masa lalu," ujar Pep Guardiola.

"Jadi kami bisa melakukannya dan mungkin kami tahu persis apa yang harus dilakukan untuk memenangkannya. Sekarang kami bukan peringkat ketujuh atau kedelapan di Liga Inggris seperti musim lalu. Kami berada di posisi kedua dan masih berjuang," lanjut Pep Guardiola.

2 dari 3 halaman

Momentum dan Tuntutan Konsistensi di Akhir Musim

Momentum dan Tuntutan Konsistensi di Akhir Musim

Momen selebrasi Nico OReilly bersama rekan setimnya dalam laga final Piala Liga Inggris antara Arsenal vs Manchester City di Wembley Stadium, 22 Maret 2026 (c) AP Photo/Richard Pelham

Guardiola menilai Manchester City harus menemukan momentum lebih cepat jika ingin bersaing hingga akhir musim. Ia menekankan bahwa konsistensi setiap tiga hari menjadi kunci dalam perburuan gelar.

Menurutnya, tim masih berada dalam proses untuk mencapai level terbaik sepanjang musim ini. Meski begitu, City tetap berada dalam jalur persaingan di berbagai kompetisi.

"Koneksi itu seharusnya terjadi lebih awal, bukan? Agar punya lebih banyak peluang," kata Pep Guardiola.

"Memang seperti itu adanya. Semakin kami mampu melakukannya, kami akan mampu melakukannya. Tetapi untuk memenangkan gelar, Anda harus melakukannya setiap tiga hari sekali. Dan tim masih belum konsisten sepanjang musim.

"Tapi kami masih ada di sana. Kami memiliki semifinal Piala FA untuk mencapai final Piala FA dan Liga Inggris sampai semuanya berakhir. Ini belum selesai," ucap Pep Guardiola.

Sumber: ESPN

3 dari 3 halaman

Klasemen Premier League

LATEST UPDATE