Arteta: Kalah dari MU itu Menyakitkan, Tapi itu Memang Laga yang Aneh
Afdholud Dzikry | 28 Januari 2026 08:10
Bola.net - Mikel Arteta secara tegas menolak untuk menyalahkan para pemain Arsenal usai kekalahan dari Manchester United. Ia menilai anak asuhnya sudah tampil maksimal di lapangan.
The Gunners harus menelan pil pahit kekalahan 3-2 di Emirates Stadium, Minggu (25/1/2026) lalu. Ini merupakan kekalahan kandang pertama mereka musim ini.
Hasil tersebut membuat jarak poin di puncak klasemen Liga Inggris semakin tipis. Keunggulan Arsenal kini terpangkas menjadi hanya empat angka.
Meski tekanan mental mulai menghantui, Arteta justru memberikan respons mengejutkan. Ia menganggap kekalahan ini terjadi karena faktor efisiensi lawan semata.
Analisis Video: Laga yang Aneh
Arteta mengaku telah menonton ulang rekaman pertandingan sebanyak dua kali. Ia menyimpulkan bahwa tidak ada masalah dengan mentalitas timnya.
Gol-gol kemenangan MU dinilai murni karena skill individu yang brilian. Tembakan jarak jauh Matheus Cunha dan Patrick Dorgu menjadi pembeda.
"Tidak, karena seperti yang saya katakan, tidak ada yang perlu disalahkan," tegas Mikel Arteta.
Arteta merasa timnya tidak pantas kalah jika melihat dominasi permainan. Namun, ia mengakui MU sangat klinis di depan gawang.
"Sikap atau usaha atau kemauan, bukan itu masalahnya. Terkadang itu adalah pertandingan yang sangat aneh," lanjutnya.
"Menerima bahwa kami kalah dalam pertandingan itu memang berat. Apakah Anda pantas kalah? Hanya karena satu alasan, efisiensi yang mereka miliki," tambah pelatih asal Spanyol itu.
Pasang Badan untuk Blunder Zubimendi
Sorotan tajam mengarah pada Martin Zubimendi yang melakukan kesalahan fatal. Back pass buruknya berhasil dipotong Bryan Mbeumo dan berbuah gol.
Banyak pihak menilai Zubimendi mengalami kelelahan fisik karena menit bermain yang tinggi. Namun, Arteta membantah keras narasi tersebut.
"Saya tidak akan menyalahkan menit bermain atas kesalahan yang kami buat dengan Zubi," bela Arteta.
Arteta menggunakan analogi peluang sundulan Zubimendi di awal laga. Jika bola itu masuk, narasi kelelahan pasti tidak akan muncul.
"Bayangkan jika dia mencetak gol sundulan pertama, dan kami menang 1-0. Apakah dia lelah atau tidak? Kita tidak tahu, pada akhirnya ini bukan soal itu," ujarnya.
Risiko Taktik & Segera Move On
Sang manajer menegaskan bahwa blunder adalah risiko dari gaya main Arsenal. Membangun serangan dari bawah memang membutuhkan keberanian tinggi.
Ia meminta fans dan pemain untuk memaklumi hal tersebut. Kesalahan adalah bagian tak terpisahkan dari proses permainan mereka.
"Jika Anda ingin bermain dengan cara yang kami mainkan, kesalahan-kesalahan itu adalah bagian dari permainan kami," jelas Arteta.
Kini, Arsenal diminta untuk segera melupakan mimpi buruk di Emirates. Rasa sakit dari kekalahan harus diubah menjadi energi positif.
"Belajar darinya, gunakan rasa sakit itu, dan segera melangkah maju, karena tidak ada waktu untuk diam di masa lalu," pungkasnya.
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Arteta: Kalah dari MU itu Menyakitkan, Tapi itu Memang Laga yang Aneh
Liga Inggris 28 Januari 2026, 08:10
-
Isi Rapat 'Darurat' Arsenal Usai Dikalahkan MU Dibongkar Arteta
Liga Inggris 28 Januari 2026, 07:38
LATEST UPDATE
-
Kalah dari MU, Arsene Wenger: Arsenal Ketergantungan Pada Sepak Pojok!
Liga Inggris 28 Januari 2026, 10:20
-
Prediksi Pafos vs Slavia Praha 29 Januari 2026
Liga Champions 28 Januari 2026, 10:19
-
Wow! Cole Palmer Buka Diri Gabung Manchester United?
Liga Inggris 28 Januari 2026, 10:08
-
Prediksi Ajax vs Olympiacos 29 Januari 2026
Liga Champions 28 Januari 2026, 10:06
-
Resmi! Arema FC Perkenalkan Joel Vinicius Sebagai Penyerang Baru Singo Edan
Bola Indonesia 28 Januari 2026, 09:35
-
Jadwal Liga Champions Hari Ini: 18 Pertandingan Digelar Serentak
Liga Champions 28 Januari 2026, 09:27
-
Liga Champions Matchday Terakhir: Napoli dan Benfica Siaga 1
Liga Champions 28 Januari 2026, 09:13
-
Liga Champions: Menurut Keyakinan Rosenior, Walau Terluka Napoli Masih Berbahaya
Liga Champions 28 Januari 2026, 09:03
-
Napoli vs Chelsea: Rosenior Waspadai Jebakan Antonio Conte
Liga Champions 28 Januari 2026, 08:25
LATEST EDITORIAL
-
5 Pemain yang Pernah Berseragam Borussia Dortmund dan Inter Milan
Editorial 27 Januari 2026, 16:30
-
6 Calon Pengganti Casemiro di Manchester United
Editorial 27 Januari 2026, 10:41
-
5 Bintang Manchester United yang Bisa Bersinar di Bawah Michael Carrick
Editorial 23 Januari 2026, 06:04
-
9 Pemain yang Pernah Bermain untuk Inter Milan dan Arsenal
Editorial 20 Januari 2026, 14:06
-
6 Bek Tengah yang Bisa Datangkan Liverpool Setelah Kehilangan Marc Guehi
Editorial 20 Januari 2026, 13:05







