Aston Villa vs Man City 1-0: Masterplan Unai Emery Memang untuk Matikan Erling Haaland
Editor Bolanet | 27 Oktober 2025 09:01
Bola.net - Unai Emery membeberkan masterplan taktisnya usai Aston Villa sukses meredam Erling Haaland. Villa berhasil mencatatkan clean sheet saat menang 1-0 atas Manchester City.
Kemenangan di Villa Park pada hari Minggu itu adalah sebuah mahakarya taktis dari Emery. Timnya tampil terorganisir, kompak, dan sukses membuat frustrasi pasukan Pep Guardiola.
Gol indah dari Matty Cash menjadi satu-satunya pembeda. Man City tidak mampu memberikan respons berarti meski tampil lebih baik di babak kedua.
Banyak pemain Villa tampil menonjol dalam laga tersebut. Ternyata, penampilan apik mereka adalah bagian dari rencana besar Emery.
Butuh Segalanya Hentikan Haaland

Berbicara setelah pertandingan, Unai Emery mengungkap pemikiran taktisnya. Ia mengaku memberi fokus khusus untuk menghentikan Erling Haaland.
Emery menyebut timnya butuh kombinasi berbagai aspek. Mulai dari taktik, duel individu, hingga bantuan dari kiper.
"Kami mencoba secara taktis dan dalam performa individu untuk berduel dengannya," kata Emery.
"Secara cerdas, dengan kekuatan yang kami tunjukkan. Dan kami mendapat bantuan dari performa pertahanan dan juga penjaga gawang. Kami membutuhkan segalanya untuk menghentikannya," bebernya.
Pengakuan Pep Guardiola

Di sisi lain, Pep Guardiola mengakui timnya punya masalah produktivitas gol. Ia merasa para pemainnya harus segera meningkatkan level permainan.
Guardiola juga mengakui bahwa pertahanan Villa tampil sangat baik. Hal itu membuat City kesulitan meski sudah berusaha keras.
"Kami belum mencetak banyak gol musim ini dan kami harus meningkat," ujar Guardiola.
"Hari ini sulit karena mereka bertahan dengan sangat baik. Kami ada di sana, kami sudah dekat," lanjutnya.
Kalah Duel, Kalah Segalanya
Guardiola secara spesifik menyoroti kekalahan timnya dalam duel. Menurutnya, taktik pressing tinggi yang diterapkan Villa sangat merepotkan.
Manajer Man City itu mengakui timnya kesulitan memenangkan duel. Hal itu membuat permainan City tidak berkembang.
"Mereka melacak Anda di posisi tinggi dan setelah mereka terhubung di belakang, mereka memiliki kemampuan untuk menjaga bola itu," jelas Guardiola.
"Itu tidak mudah dan ketika Anda tidak bisa memenangkan duel-duel itu, segalanya menjadi lebih sulit," pungkasnya.
Villa Park Jadi Mimpi Buruk Haaland
Ini adalah kunjungan frustrasi lainnya bagi Haaland dan Man City ke Villa Park. Villa kini punya rekor mentereng saat menjamu City.
Tercatat, City gagal meraih kemenangan dalam empat musim beruntun di Villa Park. Ini juga menjadi tiga kekalahan tandang beruntun City melawan Villa.
Haaland sendiri gagal mencetak gol dalam tiga kunjungan terakhirnya ke stadion tersebut. Villa tampaknya tahu betul cara mematikan suplai bola kepadanya.
Meski begitu, satu hari yang buruk tentu bisa dimaafkan. Striker Norwegia itu musim ini sudah mengemas 15 gol dalam 12 laga.
Jangan Sampai Ketinggalan ini Bolaneters!
- Bukan Cuma Finishing! Guardiola Blak-blakan Akui Man City 'Kalah Agresif' dari Aston Villa
- Liverpool Memasuki Fase Krisis
- Bukan Eze, Mikel Arteta Justru Sanjung Tinggi Dua Pemain Ini Usai Arsenal Kalahkan Palace
- Man of the Match Aston Villa vs Manchester City: Matty Cash
- Hasil Aston Villa vs Manchester City: Matty Cash Jadi Pahlawan, The Citizens Gagal Bangkit di Villa Park
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Akhir Pekan Ini, Manchester United Bakal Didemo Fansnya Sendiri
Liga Inggris 29 Januari 2026, 23:31
-
Roy Keane Berubah Pikiran, Kini Dukung Manchester United Permanenkan Michael Carrick
Liga Inggris 29 Januari 2026, 20:43
-
Manchester United Putuskan Tak Kejar Cole Palmer, Fokus Cari Gelandang Bertahan
Liga Inggris 29 Januari 2026, 20:35
-
Live Streaming Aston Villa vs RB Salzburg - Link Nonton Liga Europa/UEL di Vidio
Liga Eropa UEFA 29 Januari 2026, 20:05
LATEST UPDATE
-
Daftar Tim Lolos Langsung ke Babak 16 Besar Liga Europa, AS Roma Ikut Menyusul
Liga Eropa UEFA 30 Januari 2026, 07:17
-
Rekap Hasil Liga Europa: Aston Villa Menang Dramatis, Roma Nyaris Kalah
Liga Eropa UEFA 30 Januari 2026, 06:11
-
Premier League Diam-Diam Coret Legenda Man United, Ryan Giggs dari Hall of Fame
Liga Inggris 30 Januari 2026, 06:01
-
Beda Nasib Calvin Verdonk dan Dean James di Liga Europa
Liga Eropa UEFA 30 Januari 2026, 05:39
-
Superkomputer Prediksi Arsenal Juara Liga Champions, Mimpi Quadruple Kian Nyata
Liga Champions 30 Januari 2026, 05:21
-
Hasil Panathinaikos vs Roma: Bermain 10 Orang, Giallorossi Selamat di Menit Akhir
Liga Eropa UEFA 30 Januari 2026, 05:02
-
Hasil Aston Villa vs RB Salzburg: Drama Lima Gol, Comeback Gila di Villa Park!
Liga Eropa UEFA 30 Januari 2026, 04:56
-
Cristiano Ronaldo Bangun Istana Mewah di Portugal, Nilainya Tembus Rp500 Miliar
Bolatainment 30 Januari 2026, 04:50
-
Tak Terkalahkan, Gresik Phonska Plus Pupuk Indonesia Juarai Putaran Pertama Proliga 2026
Voli 29 Januari 2026, 23:48
-
Akhir Pekan Ini, Manchester United Bakal Didemo Fansnya Sendiri
Liga Inggris 29 Januari 2026, 23:31
-
Jesse Lingard Segera Comeback, Serie A Jadi Tujuan Paling Realistis
Liga Italia 29 Januari 2026, 22:56
-
Espargaro Bersaudara Kompak Kuasai Hari Pertama Tes Shakedown MotoGP Sepang 2026
Otomotif 29 Januari 2026, 21:37
LATEST EDITORIAL
-
7 Bintang Muda yang Mencuri Perhatian di Liga Champions 2025/26
Editorial 28 Januari 2026, 13:57
-
Arsenal di Ambang Sejarah Liga Champions, Mampukah Menyapu Bersih Fase Liga?
Editorial 28 Januari 2026, 13:46
-
5 Pemain yang Pernah Berseragam Borussia Dortmund dan Inter Milan
Editorial 27 Januari 2026, 16:30
-
6 Calon Pengganti Casemiro di Manchester United
Editorial 27 Januari 2026, 10:41
-
5 Bintang Manchester United yang Bisa Bersinar di Bawah Michael Carrick
Editorial 23 Januari 2026, 06:04

