Aubameyang adalah Bukti Bahwa Kerja Keras Takkan Khianati Hasil
Yaumil Azis | 20 Juni 2019 02:30
Bola.net - Pierre-Emerick Aubameyang saat ini dikenal sebagai bomber andalan Arsenal. Namun siapa yang menyangka bahwa pemain tersebut pernah nyaris berhenti dari dunia sepak bola karena permasalahan di kakinya?
Pemain berumur 30 tahun tersebut dikenal memiliki kecepatan serta ketajaman di depan gawang. Pada musim 2018-2019, ia berhasil menyarangkan total 31 gol dan delapan assist dari 51 penampilannya di semua kompetisi.
Kisahnya tidak selamanya berjalan mulus. Ada satu momen yang bisa membuatnya tak dikenal seperti sekarang ini. Saat berbincang kepada situs resmi The Gunners, Aubameyang mengaku pernah berpikir untuk meninggalkan sepak bola.
"Saya memiliki sedikit masalah di kaki dan tak bisa berlari secepat yang saya bisa, jadi saya sedikit berhenti mencintai sepak bola. Saya tidak memiliki klub, saya tidak bersekolah, saya hanya berada di rumah sembari mencoba berpikir positif," tutur Aubameyang.
Posisi Aubameyang terbilang cukup pelik. Andai dirinya bertahan dalam situasi tersebut, pemain Timnas Gabon itu mungkin saja tidak akan melanjutkan karirnya dan menjadi sosok seperti sekarang. Tapi, ia memilih untuk beranjak dari kursinya.
"Saya tak tahu kenapa, tapi saya pikir bahwa saya harus berlatih dengan keras karena anda tak pernah tahu dalam hidup, sesuatu bisa terjadi," lanjutnya.
Scroll ke bawah untuk membaca informasi selengkapnya.
Kerja Keras Tak Khianati Hasil
Aubameyang berhasil membuktikan bahwa kerja keras tak pernah mengkhianati hasil. Setelah berlatih selama enam bulan meski tanpa kepastian soal masa depannya, ia akhirnya bergabung dengan sebuah klub dan memulai karir profesionalnya.
"Setelah bekerja keras selama enam bulan, ayah saya memanggil dan berkata, 'apakah anda sudah siap berlatih dengan sebuah tim?' dan saya berkata, 'Ya, tentu saja!'," sambung mantan penggawa Borussia Dortmund tersebut.
"Saya harus berlatih selama enam bulan untuk kesempatan itu. Saat mulai berlatih bersama Bastia dan dari situ karir profesional saya dimulai," tambahnya.
Kagumi Arsenal dan Henry
Dari Bastia, ia bergabung dengan sejumlah klub Ligue 1 sebagai pemain pinjaman hingga akhirnya berlabuh di Saint-Etienne. Pada tahun 2013, ia bergabung dengan Borussia Dortmund dan berhasil menemukan performa terbaiknya.
Aubameyang lalu meninggalkan Dortmund demi melangkah ke fase yang lebih tinggi lagi, yakni bergabung dengan klub raksasa seperti Arsenal. Salah satu yang mempengaruhi keputusannya adalah Thierry Henry.
"Saya selalu mengagumi Arsenal karena sejarahnya yang besar dan pemain seperti Thierry Henry. Dia selalu menjadi contoh bagi striker, dan karena saya juga bisa berlari cepat dan mampu mencetak gol, saya selalu menjadikannya sebagai panutan," tandasnya.
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Nasib Unik Matthijs de Ligt, Selalu Berganti Pelatih Setiap Musim
Liga Inggris 6 Juni 2026, 22:40
-
Federico Chiesa Buka Peluang Tinggalkan Liverpool
Liga Inggris 6 Juni 2026, 19:25
-
Transfer Ederson ke Manchester United 100 Persen Selesai
Liga Inggris 6 Juni 2026, 19:02
LATEST UPDATE
-
Michael Carrick Patah Hati! Mantan Anak Asunya Ogah Gabung MU!
Liga Inggris 7 Juni 2026, 07:30
-
Hasil Brasil vs Mesir: Endrick Jadi Penentu Kemenangan Selecao
Piala Dunia 7 Juni 2026, 07:26
-
Prediksi Timnas Indonesia U-19 vs Vietnam U-19 7 Juni 2026
Tim Nasional 7 Juni 2026, 07:00
-
Lewis Hall Mahal, MU Kejar Bek Lincah Barcelona Ini
Liga Inggris 7 Juni 2026, 06:00
-
Bintang Everton Ini Tolak Kontrak Baru Demi Gabung MU
Liga Inggris 7 Juni 2026, 05:40
-
Wonderkid MU Ini Kaget Tiba-tiba Diminta Main di Piala Dunia 2026!
Piala Dunia 7 Juni 2026, 05:20
-
Anthony Martial Tinggalkan Klubnya Setelah Hanya 20 Laga
Bola Dunia Lainnya 7 Juni 2026, 04:55
LATEST EDITORIAL
-
Arsenal Cari Winger Kiri Baru, Ini 5 Kandidatnya
Editorial 4 Juni 2026, 13:59
-
4 Striker Incaran Barcelona untuk Era Baru Hansi Flick
Editorial 3 Juni 2026, 16:19
-
3 Pemain Bournemouth yang Bisa Dibawa Andoni Iraola ke Liverpool
Editorial 3 Juni 2026, 16:05
-
6 Transfer yang Bisa Membawa Manchester United Juara Liga Champions
Editorial 3 Juni 2026, 15:47










