Bagaimana Formasi Manchester United Setelah Maguire Resmi dan Eriksen Didekati?
Afdholud Dzikry | 7 Agustus 2019 10:26
Bola.net - Kedatangan Harry Maguire dari Leicester City membuat pelatih Manchester United, Ole Gunnar Solskjaer beralih fokus. Kini, sang pelatih ingin memperbaiki lini serang The Red Devils.
Lini tengah dan lini depan disebut kini menjadi prioritas Solskjaer di sisa bursa transfer yang tinggal hitungan jari. Beberapa nama mulai bermunculan untuk menjadi alternatif andai Romelu Lukaku pergi, namun diyakini sang pelatih juga masih menginginkan gelandang baru dalam skuadnya.
Gelandang Sporting Lisbon, Bruno Fernandes masih terus dikaitkan kepindahannya ke Old Trafford. Namun baru-baru ini justru playmaker Tottenham, Christian Eriksen yang justru saat ini dianggap pemain yang sangat mungkin mendekat.
Tottenham tak ingin mengambil risiko kehilangan salah satu pemain terbaik mereka dengan gratis musim depan. Karena itu, membuka pintu negosiasi dengan Manchester United bisa menjadi solusi dan sebuah celah yang bisa dimaksimalkan Setan Merah.
Namun ada beberapa pertanyaan mengenai dimana Christian Eriksen akan ambil bagian di starting XI pilihan Solskjaer di Manchester United. Pasalnya, Paul Pogba tampaknya sangat mungkin bertahan di Old Trafford musim ini.
Eriksen dan Pogba Sebagai Gelandang Tengah
Sementara banyak anggapan bahwa memiliki Eriksen dan Pogba dalam satu tim di satu sisi merupakan sesuatu yang positif, di sisi lain itu juga berpotensi menciptakan masalah bagi Ole Gunnar Solskjaer. Pasalnya, sang pelatih sangat ingin memperbaiki masalah buruknya pertahanan mereka musim lalu.
Sama seperti Eriksen, Pogba mampu bermain sebagai pemain yang lebih menyerang dalam formasi tiga gelandang. Lebih dari itu, Pogba justru lebih efektif ketika dimainkan sebagai pelayan bagi para pemain depan.
Akan ada kalanya ketika Solskjaer memainkan dua gelandang bertahan pada diri Nemanja Matic dan Scott McTominay demi menambah kualitas pertahanan mereka. Namun bila Solskjaer ingin tampil lebih atraktif dan menyerang, bermain dengan satu gelandang bertahan juga bisa jadi pilihan.
Jika Eriksen dan Pogba berada dalam starting XI, keduanya mungkin akan bermain di kedua sisi lini tengah. Dengan begitu, satu posisi yang bertugas menjaga kedalaman akan ditempati oleh McTominay yang memiliki mobilitas lebih baik dibandingkan Nemanja Matic.
Untuk lini belakang, Harry Maguire akan jadi pilihan utama dengan Victor Lindelof di jantung pertahanan. Sementara Aaron Wan-Bissaka dan Luke Shaw akan bermain di kedua sisi pertahanan.
Eriksen Sebagai Playmaker
Dengan kegagalan mendatangkan Paulo Dybala yang sebelumnya disebut sebagai pemain paling ideal untuk memainkan peran nomor 10, Manchester United beralih ke nama yang juga fasih memainkan peran itu, Christian Eriksen.
Bila Dybala masih memiliki keraguan karena tak berpengalaman di sepak bola Inggris, tidak demikian dengan Eriksen. Gelandang asal Denmark tersebut sudah terbukti di Premier League dan dalam beberapa kesempatan juga kerap bermain sebagai pemain nomor 10 di Tottenham yang main di belakang Harry Kane.
Dengan pengalaman bermain di posisi tersebut, Solskjaer memiliki pilihan untuk bermain lebih seimbang. Alih-alih menduetkan Pogba dan Eriksen sebagai dua gelandang serang, Solskjaer bisa menarik Pogba untuk peran yang lebih dalam dan mendorong Eriksen lebih jauh ke depan.
Bersama Pogba, Solskjaer bisa memilih antara McTominay atau Matic. Namun bila ingin memainkan pemain yang memiliki area pergerakan luas, McTominay bisa jadi pilihan ketimbang Matic.
Untuk lini depan, tiga pemain yang bisa jadi pilihan Solskjaer adalah Anthony Martial, Jesse Lingard dan Marcus Rashford. Dua nama pertama akan bermain dengan peran yang lebih melebar.
Eriksen Sebagai Sayap Kanan
Salah satu keuntungan memiliki Eriksen dalam skuad adalah kemampuannya bermain di semua posisi lini serang. Di Tottenham, Eriksen juga kerap dimainkan lebih melebar di kanan untuk mendukung Son Heung-min di kiri dan Harry Kane di tengah.
Bila di posisi sayap kiri Solskjaer sudah memiliki pilihan pada diri Anthony Martial, tidak demikian dengan sayap kanan. Di posisi kanan ada nama Jesse Lingard, Juan Mata hingga Daniel James yang bisa bermain di sana, namun bila ingin menambah kreativitas nama Eriksen bisa dikedepankan.
Dengan memiliki pemain yang lebih kreatif dan mampu membangun peluang untuk rekannya dari sisi lebar lapangan, maka pemain-pemain seperti Pogba, McTominay, Andreas Pereira hingga Fred bisa fokus memberikan keseimbangan dan sesekali melepas ancaman dari lini tengah.
Selain itu, keuntungan memiliki Eriksen di sayap kanan juga akan memberikan sang pemain ruang yang lebih lebar dan pandangan luas untuk mengirimkan umpan diagonal ke Rashford.
Untuk lini tengah, nama-nama Harry Maguire, Victor Lindelof, Luke Shaw, dan Aaron Wan-Bissaka sepertinya masih merupakan pilihan utama untuk membangun tembok pertahanan di depan David de Gea.
SUDAH BACA INI BELUM?
Wasit Anthony Taylor Pimpin Duel Manchester United Vs Chelsea
Terungkap! Staf Pelatih Manchester United Tidak Yakin Maguire Lebih Baik dari Lindelof
Ini Satu Kelemahan Harry Maguire yang Bisa Merugikan Manchester United
Berubah Pikiran, Dybala Rela Potong Gaji Demi Gabung MU
Manchester United Tawar Christian Eriksen Seharga 50 Juta Pounds
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Jadwal Lengkap Premier League 2026/2027
Liga Inggris 31 Oktober 2026, 07:01
-
Dominic Calvert-Lewin Diincar MU, Leeds: Maaf, Gak Dulu!
Liga Inggris 30 Oktober 2026, 22:57
-
Youri Tielemans Lega Michael Carrick Selamat dari Pemecatan di MU
Liga Inggris 30 Oktober 2026, 22:07
-
Tidak Takut, Michael Carrick Justru Tidak Sabar MU Hadapi Chelsea
Liga Inggris 30 Oktober 2026, 21:46
-
Legenda Liverpool Dukung MU Pekerjakan Unai Emery: Dia Pelatih yang Luar Biasa!
Liga Inggris 30 Oktober 2026, 17:54
LATEST UPDATE
-
Hasil BRI Super League: Madura United Raih Poin Penuh dari Markas PSM Makassar
Bola Indonesia 31 Oktober 2026, 17:44
-
Legenda Thailand Dukung Timnas Indonesia ke Piala Dunia 2030
Tim Nasional 31 Oktober 2026, 16:36
-
Live Streaming Barcelona vs Alaves: Jadwal dan Link Nonton
Liga Spanyol 31 Oktober 2026, 15:21
-
Live Streaming AC Milan vs Inter Milan: Jadwal dan Link Nonton
Liga Italia 31 Oktober 2026, 15:16
-
Live Streaming Udinese vs Roma: Jadwal dan Link Nonton
Liga Italia 31 Oktober 2026, 15:11
-
Live Streaming Man City vs Brighton: Jadwal dan Link Nonton
Liga Inggris 31 Oktober 2026, 15:06
-
Live Streaming Chelsea vs Man Utd: Jadwal dan Link Nonton
Liga Inggris 31 Oktober 2026, 15:01
-
Klasemen MotoGP 2026 Usai Sprint Race Malaysia: Marc Marquez Makin Kokoh di Puncak
Otomotif 31 Oktober 2026, 14:43
-
Hasil Sprint Race MotoGP Malaysia 2026: Pedro Acosta Menang, Marc Marquez Posisi ke-2
Otomotif 31 Oktober 2026, 14:34
-
Prediksi Juventus vs Napoli 2 November 2026
Liga Italia 31 Oktober 2026, 14:16
-
Prediksi Liverpool vs Arsenal 1 November 2026
Liga Inggris 31 Oktober 2026, 13:08
LATEST EDITORIAL
-
4 Pemain Inggris yang Meraih Ballon d'Or sebelum Harry Kane
Editorial 27 Oktober 2026, 13:52
-
Kursi Panas Pelatih Premier League: 4 Manajer yang Berisiko Dipecat Lebih Dulu
Editorial 26 Oktober 2026, 23:49
-
7 Pelatih Gratis yang Bisa Gantikan Michael Carrick di Manchester United
Editorial 26 Oktober 2026, 16:03
-
5 Pemain Argentina yang Bisa Mewarisi Nomor 10 Lionel Messi
Editorial 8 Oktober 2026, 11:18




