Bagi Man City, Menghentikan Dominasi MU Lebih Memuaskan daripada Trofi
Richard Andreas | 22 Juni 2019 18:00
Bola.net - Mantan bos Manchester City, Roberto Mancini mengaku sangat puas ketika membawa timnya mengakhiri dominasi Manchester United tujuh tahun lalu. Kala itu, Man City mempersembahkan trofi Premier League 2011/12 untuk Man City.
Trofi itu menandai langkah pertama Man City sebagai klub besar di tanah Inggris. Sejak saat itu, mereka meraih tiga trofi lagi pada musim 2012/14, 2017/18, dan teranyar 2018/19.
Mancini juga mengakhiri puasa 35 tahun Man City dan membawa mereka ke Liga Champions untuk pertama kalinya. Dia akan selalu dikenang sebagai salah satu pelatih terbaik Man City, fans mereka mengamini itu.
Saat itu, sebelum sukses jadi juara, Mancini pernah berjanji pada fans Man City untuk mengakhiri penghinaan fans MU selama bertahun-tahun. Selama tiga setengah musim bekerja di Etihad Stadium, Mancini mendapatkan pengalaman yang sangat berharga.
"Manchester City belum pernah jadi juara selama lima puluh tahun dan menderita penghinaan dari Manchester United dan fans mereka seumur hidup," buka Mancity kepada Manchester Evening News.
"Membalikkan situasi itu sungguh memuaskan, dan itu lebih dari soal juara, menjuarai Premier League, yang dalam beberapa tahun terakhir menjadi liga terbaik, telah melahirkan kepuasan yang luar biasa."
Pengalaman di Inggris itu melengkapi karier Mancini yang sekarang menangani timnas Italia. Baca ulasan selengkapnya di bawah ini ya, Bolaneters!
Dominasi Man City
Man City menjuarai Premier League 2011/12 dengan cara terbaik untuk menghina MU. Betapa tidak, Man City dan MU sama-sama mengoleksi 89 poin pada akhir musim, tetapi pasukan Manchester Biru berhak jadi juara karena unggul selisih gol.
Pada musim yang sama, Man City mencatatkan kemenangan tandang terbesar di liga. Kemenangan manis, mereka mengalahkan MU dengan skor telak 6-1 di hadapan publik Old Trafford.
Semasa berkarier sebagai pelatih, Mancini mulai bekerja di Italia, lalu ke Inggris, Turki, dan Rusia. Dia mengakui sepak bola Inggris jauh berbeda di antara yang lain.
"Orang-orang mendatangi stadion untuk bersenang-senang. Bagaimanapun, anda harus beradaptasi dengan kultur sepak bola mereka, sampai cara berlatih yang sangat berbeda," tutupnya.
Baca Juga:
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Legenda Liverpool Dukung MU Pekerjakan Unai Emery: Dia Pelatih yang Luar Biasa!
Liga Inggris 30 Oktober 2026, 17:54
-
Kabar Baik MU? Ada Klub Inggris yang Mau Beli Marcus Rashford
Liga Inggris 30 Oktober 2026, 17:41
-
Sudah Tidak Bahagia di MU, Barcelona Siap Jadi Rumah Baru untuk Lisandro Martinez
Liga Inggris 30 Oktober 2026, 17:00
-
Sesko Cedera, MU Pertimbangkan Gaet Striker Timnas Inggris Ini
Liga Inggris 30 Oktober 2026, 16:33
-
Prediksi Man City vs Brighton 31 Oktober 2026
Liga Inggris 30 Oktober 2026, 10:38
LATEST UPDATE
-
Ketika Vinicius Junior Justru Dianggap Masalah bagi Real Madrid
Liga Spanyol 31 Oktober 2026, 20:19
-
Statistik Ini Jadi Bukti Nyata Bernardo Silva Ubah Permainan Real Madrid
Liga Spanyol 31 Oktober 2026, 19:45
-
Strategi Cerdas Marc Marquez Sprint Race MotoGP Malaysia 2026: Pantang Memimpin Balapan!
Otomotif 31 Oktober 2026, 19:14
-
Hasil BRI Super League: Madura United Raih Poin Penuh dari Markas PSM Makassar
Bola Indonesia 31 Oktober 2026, 17:44
-
BRI Tulungagung dan PWI Salurkan 250 Paket Sembako untuk Warga Kampung Pemulung
News 31 Oktober 2026, 17:13
-
Legenda Thailand Dukung Timnas Indonesia ke Piala Dunia 2030
Tim Nasional 31 Oktober 2026, 16:36
-
Live Streaming Barcelona vs Alaves: Jadwal dan Link Nonton
Liga Spanyol 31 Oktober 2026, 15:21
-
Live Streaming AC Milan vs Inter Milan: Jadwal dan Link Nonton
Liga Italia 31 Oktober 2026, 15:16
-
Live Streaming Udinese vs Roma: Jadwal dan Link Nonton
Liga Italia 31 Oktober 2026, 15:11
-
Live Streaming Man City vs Brighton: Jadwal dan Link Nonton
Liga Inggris 31 Oktober 2026, 15:06
-
Live Streaming Chelsea vs Man Utd: Jadwal dan Link Nonton
Liga Inggris 31 Oktober 2026, 15:01
LATEST EDITORIAL
-
4 Pemain Inggris yang Meraih Ballon d'Or sebelum Harry Kane
Editorial 27 Oktober 2026, 13:52
-
Kursi Panas Pelatih Premier League: 4 Manajer yang Berisiko Dipecat Lebih Dulu
Editorial 26 Oktober 2026, 23:49
-
7 Pelatih Gratis yang Bisa Gantikan Michael Carrick di Manchester United
Editorial 26 Oktober 2026, 16:03
-
5 Pemain Argentina yang Bisa Mewarisi Nomor 10 Lionel Messi
Editorial 8 Oktober 2026, 11:18




