Bahaya Transfer Deadline Day, Chelsea Diminta Tidak Panik Beli Pemain
Richard Andreas | 29 Januari 2020 04:00
Bola.net - Bursa transfer Januari memasuki momen-momen krusial. Sampai benar-benar ditutup pada 31 Januari 2020 nanti, klub-klub Premier League, salah satunya Chelsea, masih bisa menuntaskan pembelian pemain yang biasanya mengejutkan.
Akhir bursa transfer selalu menarik. Pada kasus Chelsea, bursa transfer kali ini merupakan kesempatan pertama Frank Lampard untuk membeli pemain baru, tapi jelas dia merasa frustrasi karena minimnya pergerakan klub.
Chelsea yang sekarang jelas masih membutuhkan beberapa pemain. Dampak embargo transfer mulai terasa beberapa bulan terakhir, Chelsea beberapa kali tidak bisa membongkar pertahanan lawan, juga gagal menang meski unggul terlebih dahulu.
Pemain baru yang tepat bisa menyelesaikan masalah itu. Namun, Lampard juga diminta berhati-hati dalam membeli pemain.
Baca selengkapnya di bawah ini ya, Bolaneters!
Tidak Boleh Panik
Sebesar apa pun hasrat Lampard untuk mendatangkan pemain baru, kehati-hatian tidak pernah keliru. Mantan pemain The Blues, Pat Nevin, berharap Lampard tidak salah langkah di sisa bursa transfer ini.
Menurut Nevin, akhir bursa transfer Januari selalu sibuk dan terkadang sampai tidak terkontrol. Saat itulah biasanya pelatih membuat kesalahan dengan mendatangkan pemain yang tidak tepat.
"Hari terakhir bursa transfer sangat mirip dengan diskon gila-gilaan. Begitu Anda menghabiskan uang, Anda menyadari bahwa pembelian panik itu tidak sesuai dengan awal rencana Anda," buka Nevin di Chelseafc.com.
"Karena itulah penting untuk tetap berpikiran jernih dan tiadk terjebak dalam kegilaan pekan ini. Rancang rencana dan pertahankan sebisa mungkin."
Bahaya Pemain Januari
Lebih lanjut, Nevin merasa bahwa pembelian Januari biasanya tidak dipertimbangkan dengan baik. Klub tidak benar-benar menelaah pemain yang mereka dapatkan, Chelsea tidak boleh seperti itu.
"Bahaya lainnya dari pembelian panik adalah bahwa tidak segala hal benar-benar dipertimbangkan, misalnya sikap pemain, kebugarannya, dan kemungkinannya menyatu dengan tim yang sudah ada," sambung Nevin.
"Jika Anda mendapatkan pemain dengan gaji besar, mungkin lebih besar dari pemain yang ada dalam skuad, itu bisa jadi masalah."
Boleh Tidak Beli
Pada intinya, Nevin menegaskan bahwa pembelian Januari berisiko dan tidak selalu baik. Untungnya, dia yakin Chelsea yang sekarang tidak benar-benar terdesak membeli pemain baru.
"Jadi, ada dampak-dampak yang tidak terduga dari pembelian ceroboh Januari dan klub harus menyadari itu. Untungnya, Chelsea tidak berada di posisi yang benar-benar buruk jika dibandingkan dengan tim-tim lain dalam hal ini," tutupnya.
Sumber: Chelseafc
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
7 Kandidat Pengganti Casemiro di Manchester United, Siapa Paling Ideal?
Editorial 22 April 2026, 15:08
LATEST UPDATE
-
Prediksi BRI Super League: PSM vs Persik 23 April 2026
Bola Indonesia 22 April 2026, 19:30
-
Prediksi BRI Super League: Persita vs Bali United 23 April 2026
Bola Indonesia 22 April 2026, 19:20
-
Prediksi BRI Super League: Malut United vs Persebaya 23 April 2026
Bola Indonesia 22 April 2026, 19:08
-
Presiden Real Madrid Pasang Badan untuk Vinicius Junior di Tengah Kritik
Liga Spanyol 22 April 2026, 18:45
LATEST EDITORIAL
-
7 Kandidat Pengganti Casemiro di Manchester United, Siapa Paling Ideal?
Editorial 22 April 2026, 15:08
-
Darurat Lini Depan Liverpool: 4 Opsi Pengganti Hugo Ekitike Usai Cedera Parah
Editorial 21 April 2026, 11:46
-
9 Kandidat Pengganti Alvaro Arbeloa di Real Madrid
Editorial 16 April 2026, 23:37
















