Banyak Pemain yang Lebih Baik, Mengapa Scott McTominay Jadi Andalan MU?
Richard Andreas | 15 Agustus 2019 12:00
Bola.net - Scott McTominay bisa jadi salah satu pemain paling penting Manchester United untuk mengarungi Premier League 2019/20 ini. Masih muda, McTominay sudah memegang peran krusial pada permainan MU.
Terbukti, McTominay dipercaya menjadi salah satu pemain inti MU ketika mengalahkan Chelsea 4-0 pada pekan pembuka Premier League 2018/19, Minggu (11/8/2019) malam WIB lalu. Dia berduet dengan Paul Pogba dalam formasi dua gelandang tengah.
Permainan McTominay mungkin tidak terlalu menonjol, karena itulah terkadang kontribusinya dianggap tidak terlalu penting. Namun, dedikasi McTominay patut diacungi jempol.
Baca ulasan selengkapnya di bawah ini ya, Bolaneters!
Mengapa McTominay?
Mantan pemain MU, Phil Neville bisa memahami pendapat yang meragukan kualitas McTominay. Namun, dia percaya pemilihan McTominay bukan karena keberuntungan, gelandang muda itu memang pekerja keras.
"Dia [McTominay] adalah pemain muda yang impresif. Mungkin benar ada pemain-pemain dengan kemampuan lebih baik, pemain-pemain dengan reputasi yang lebih baik dari McTominay," buka Neville kepada Sky Sports.
"Namun, jika anda bicara soal karakter dan daya tahan, McTominay sudah melewati banyak hal untuk mencapai posisi ini. Dia melakukannya lewat kerja keras, dedikasi, dan latihan ekstra."
Pilihan Mourinho
McTominay sebenarnya bukan pertama kali menembus tim inti. Dia sudah dikenalkan pada era Jose Mourinho, dan kini Solskjaer meneruskan keputusan Mourinho. Dua pelatih berbeda mengambil keputusan sama, berarti performa McTominay memang memuaskan.
"Bukan kebetulan Jose Mourinho menurunkan McTominay pada laga-laga terbesar melawan Chelsea dan PSG, dan Ole melakukan hal yang sama saat ini," sambung Neville.
"Tidak ada yang lebih baik dari pemain muda keras kepala yang mau bekerja keras. Landasan fundamental untuk setiap orang sukses adalah kerja keras, dan Scott McTominay melakukannya dengan luar biasa," pungkasnya.
Sumber: Sky Sports
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
LATEST UPDATE
-
106 Hari yang Berujung Pemecatan: Kisah Singkat Liam Rosenior di Chelsea
Liga Inggris 23 April 2026, 00:24
-
Calum McFarlane Kembali Jadi Pelatih Sementara Chelsea
Liga Inggris 23 April 2026, 00:17
-
Juventus Cari Alternatif: Alisson Sulit, De Gea Jadi Opsi
Liga Italia 22 April 2026, 23:23
-
Prediksi BRI Super League: PSM vs Persik 23 April 2026
Bola Indonesia 22 April 2026, 19:30
LATEST EDITORIAL
-
7 Kandidat Pengganti Casemiro di Manchester United, Siapa Paling Ideal?
Editorial 22 April 2026, 15:08
-
Darurat Lini Depan Liverpool: 4 Opsi Pengganti Hugo Ekitike Usai Cedera Parah
Editorial 21 April 2026, 11:46
-
9 Kandidat Pengganti Alvaro Arbeloa di Real Madrid
Editorial 16 April 2026, 23:37

















