Barton Kecam QPR Usai Resmi Terdegradasi
Editor Bolanet | 29 April 2013 14:35
- Gelandang , Joey Barton turut mengecam klubnya di Premier League, Queens Park Rangers () setelah tim besutan Harry Redknapp itu terdegradasi ke Championship.
Hasil imbang tanpa gol kontra kemarin membuat keduanya kehilangan asa, untuk bertahan di kasta tertinggi sepakbola Inggris. Hal itu tak pelak memunculkan sejumlah kecaman keras pada klub asal London itu.
Salah satu yang pasti bereaksi adalah Barton, pemain The Hoops yang sedang menjalani masa peminjaman di Ligue 1. Melalui akun Twitter pribadi, Barton mengumbar kecaman dan menilai sosok Mark Hughes sebagai biang kegagalan QPR.
Saya tidak percaya QPR baru saja terdegradasi dan Jose Bosingwa masuk lorong ke ruang ganti dengan tertawa. Memalukan. Tunjukkan nyalimu, kawan, tulis Barton mengawali kicauannya.
Klub sudah dihancurkan. Terlalu banyak pengecut bersama para staf. Semuanya hasil transfer Hughes (eks manajer QPR). Beberapa di antaranya bagus, tapi tidak cukup. Terlalu banyak pecundang.
Lebih dari itu, pemain 30 tahun itu berharap timnya sanggup bertahan di Championship, karena laga divisi kedua tak kalah ketat dengan Premier League. (twit/atg)
Hasil imbang tanpa gol kontra kemarin membuat keduanya kehilangan asa, untuk bertahan di kasta tertinggi sepakbola Inggris. Hal itu tak pelak memunculkan sejumlah kecaman keras pada klub asal London itu.
Salah satu yang pasti bereaksi adalah Barton, pemain The Hoops yang sedang menjalani masa peminjaman di Ligue 1. Melalui akun Twitter pribadi, Barton mengumbar kecaman dan menilai sosok Mark Hughes sebagai biang kegagalan QPR.
Saya tidak percaya QPR baru saja terdegradasi dan Jose Bosingwa masuk lorong ke ruang ganti dengan tertawa. Memalukan. Tunjukkan nyalimu, kawan, tulis Barton mengawali kicauannya.
Klub sudah dihancurkan. Terlalu banyak pengecut bersama para staf. Semuanya hasil transfer Hughes (eks manajer QPR). Beberapa di antaranya bagus, tapi tidak cukup. Terlalu banyak pecundang.
Lebih dari itu, pemain 30 tahun itu berharap timnya sanggup bertahan di Championship, karena laga divisi kedua tak kalah ketat dengan Premier League. (twit/atg)
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Liverpool vs Manchester United: Duel Panas Rebut Gelandang Juventus
Liga Inggris 5 Maret 2026, 19:15
-
Jadwal Liga Inggris Pekan Ini Live di Vidio, 4-6 Maret 2026
Liga Inggris 5 Maret 2026, 17:30
LATEST UPDATE
-
Jadwal Lengkap Pertandingan All England 2026, 3-8 Maret 2026
Bulu Tangkis 6 Maret 2026, 09:16
-
Jadwal Live Streaming Formula 1 Australia 2026 di Vidio, 6-8 Maret 2026
Otomotif 6 Maret 2026, 08:55
-
Berapa Uang yang Didapat Juventus Jika Aston Villa Menebus Douglas Luiz?
Liga Italia 6 Maret 2026, 08:36
-
Hasil Lengkap, Klasemen, Jadwal dan Top Skor Premier League 2025/2026
Liga Inggris 6 Maret 2026, 07:51
-
Bagaimana Nasib Rodrygo di Real Madrid usai Cedera Lutut Serius?
Liga Spanyol 5 Maret 2026, 23:53
-
Real Madrid Mau Rekrut Vitinha? Lupakan Saja!
Liga Spanyol 5 Maret 2026, 23:00
LATEST EDITORIAL
-
5 Perebutan Transfer Panas Man Utd vs Man City: Siapa Lebih Unggul?
Editorial 4 Maret 2026, 14:37















