Batal Dibeli Pangeran Arab Saudi, Newcastle Segera Diakuisisi Pengusaha Singapura
Ari Prayoga | 20 Agustus 2020 03:30
Bola.net - Setelah rencana akuisisi oleh Pangeran Arab Saudi gagal di tengah jalan, Newcastle kini dikabarkan segera mempunyai pemilik baru. Klub Premier League itu diklaim akan segera diakuisisi oleh konsorsium asal Singapura.
The Bellagraph Nova Group (BNG), yang didirikan bersama oleh investor yang berbasis di Singapura Evangeline Shen, Nelson Loh dan Terence Loh, mengatakan letter of intent dan bukti dana telah diberikan.
BNG menambahkan pihaknya telah menghubungi legenda klub Alan Shearer dan mantan pemain Michael Chopra untuk jadi penyambung lidah tawaran tersebut.
Situs web perusahaan mengatakan menghasilkan pendapatan 12 miliar dolar AS pada 2019 dan memiliki 31 entitas.
"Para pendiri Bellagraph Nova Group (telah) telah memberikan LOI (Letter of Intent) serta bukti dana pada 10 Agustus," bunyi pernyataan BNG yang dilaporkan secara luas.
"Selain keterlibatan dengan Klub Sepak Bola Newcastle dan komunitasnya, Bellagraph Nova Group meminta bantuan kapten Inggris Alan Shearer dan mantan pemain Michael Chopra untuk memuluskan proses pembelian klub."
Iming-iming Palsu Pangeran Arab Saudi
Kabar ini adalah perkembangan lain dalam saga pengambilalihan yang sedang berlangsung di St James 'Park, dengan konsorsium yang dipimpin oleh Dana Investasi Publik (PIF) Arab Saudi menarik diri dari tawaran untuk membeli klub pada akhir Juli silam.
Pembelian senilai 300 juta poundsterling yang ditawarkan, didukung oleh PIF, yang ketuanya adalah Putra Mahkota Mohammed bin Salman, gagal dilakukan. Kepala Eksekutif Premier League Richard Masters menjelaskan calon pembeli menolak tawaran arbitrase atas masalah kepemilikan, yang menjadi kunci kemulusan take over The Magpies.
Banyak pendukung Newcastle menyambut baik percobaan pengambilalihan tersebut, mengingat ketidakpopuleran pemilik saat ini Mike Ashley dan kemungkinan investasi baru yang besar di klub yang berpotensi mengarah ke pembelian banyak pemain top di bursa transfer.
Catatan hak asasi manusia Arab Saudi dikutip oleh beberapa penentang kesepakatan itu sebagai faktor yang seharusnya mencegah pengambilalihan terjadi. Di sisi lainperwakilan negara tersebut ditemukan oleh Organisasi Perdagangan Dunia telah memungkinkan pembajakan pertandingan Premier League yang hak siarnya di kawasan tersebut dimiliki beIN SPORTS.
Sumber: Sportskeeda
Disadur dari: Bola.com (Ario Yosia)
Dipublikasi: 19 Agustus 2020
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Kebangkitan Kobbie Mainoo Jadi Momen Emas bagi Ineos di Manchester United, Kok Bisa?
Liga Inggris 20 Januari 2026, 17:11
-
Michael Carrick Ingin Boyong Pemain Middlesbrough ini ke Manchester United?
Liga Inggris 20 Januari 2026, 16:22
-
Ian Wright Ngeri-ngeri Sedap Lihat Penampilan MU, Bakal Jadi Momok Bagi Arsenal!
Liga Inggris 20 Januari 2026, 16:03
-
Gercep, MU Lagi Nego Tipis-tipis dengan Pelatih asal Italia Ini
Liga Inggris 20 Januari 2026, 15:52
LATEST UPDATE
-
Tempat Menonton Juventus vs Benfica 22 Januari 2026, Streaming UCL di Vidio
Liga Champions 21 Januari 2026, 16:59
-
Kalahkan Inter dan Kunci 16 Besar UCL: Arsenal Kirim Pesan Kuat!
Liga Champions 21 Januari 2026, 16:09
-
Siaran Langsung Liga Champions: Juventus vs Benfica, Kick Off Jam 03.00 WIB
Liga Champions 21 Januari 2026, 15:56
LATEST EDITORIAL
-
9 Pemain yang Pernah Bermain untuk Inter Milan dan Arsenal
Editorial 20 Januari 2026, 14:06
-
6 Bek Tengah yang Bisa Datangkan Liverpool Setelah Kehilangan Marc Guehi
Editorial 20 Januari 2026, 13:05
-
5 Pemain Liverpool yang Bisa Ikuti Jurgen Klopp ke Real Madrid
Editorial 19 Januari 2026, 12:24
-
4 Bek Tengah yang Bisa Jadi Target Chelsea di Bursa Januari: Ada Eks Real Madrid
Editorial 19 Januari 2026, 12:06













