Beda Sikap Premier League dan La Liga Soal Antisipasi Wabah Virus Corona
Richard Andreas | 13 Maret 2020 09:40
Bola.net - Premier League telah menjadwalkan pertemuan darurat, Jumat (13/3/2020) waktu setempat untuk membahas tentang ancaman virus corona alias Covid-19 terhadap kompetisi di sisa musim ini. Keputusan Premier League ini mengundang tanda tanya besar.
Penyebaran Covid-19 sudah menjajah Eropa. Beberapa liga harus dihentikan, sebut saja Serie A dan La Liga. Beberapa hari lalu, duel Manchester City vs Arsenal pun ditunda hanya beberapa jam sebelum kick-off.
Teranyar, Arsenal mengonfirmasi bahwa sang pelatih, Mikel Arteta positif Covid-19. Sejumlah pemain Arsenal dan staf yang terlibat kontak fisik dengan Arteta pun disarankan mengarantina diri sendiri sampai 14 hari ke depan.
Chelsea menyusul, mengonfirmasi bahwa Callum Hudson-Odoi positif Covid-19. The Blues langsung menutup sejumlah fasilitas latihan dan mengikuti instruksi pemerintah.
Respons Premier League terhadap kasus Arteta inilah yang mengundang kritik. Baca selengkapnya di bawah ini ya, Bolaneters!
Sikap Premier League
"Memahami pengumuman Arsenal malam ini yang mengonfirmasi bahwa pelatih tim utama mereka, Mikel Arteta, dinyatakan positif Covid-19, Premier League akan mengadakan pertemuan klub darurat untuk membahas jadwal pertandingan mendatang. Premier League tidak akan membuat komentar lebih lanjut sebelum pertemuan tersebut."
Tidak ada yang salah dengan pernyataan Premier League di atas, tapi jelas tidak sebaik liga-liga lainnya. Jika Arsenal mengonfirmasi Arteta positif, besar kemungkinan pemain-pemain Arsenal yang lain pun terdampak.
Artinya, Arsenal tidak akan bisa bermain sampai paling tidak 14 hari ke depan, sesuai dengan instruksi pencegahan Covid-19. Juga, ada tiga pemain Leicester City yang diisolasi karena menunjukkan gejala flu yang berisiko.
Premier League seharusnya bisa membuat keputusan lebih cepat seperti yang dilakukan La Liga kemarin.
Tiru La Liga
Kamis (12/3/2020) malam kemarin, Real Madrid mengonfirmasi bahwa salah satu pemain basket mereka, Trey Thompkins, positif Covid-19. Pihak klub pun langsung memgambil langkah preventif dengan membatalkan latihan tim utama dan meminta setiap pemain mengarantina diri sendiri sampai 14 hari ke depan.
Sikap antisipatif Madrid layak dipuji, sebab pemain basket dan pemain sepak bola berbagi fasilitas latihan yang sama setiap hari. Mau tak mau, Zinedine Zidane dan timnya harus menjalani karantina sendiri.
La Liga pun bertindak cepat. Begitu mendengar kepastian dari Madrid, pihak federasi langsung menghentikan sementara kompetisi sampai dua pekan ke depan, dengan potensi diperpanjang.
Langkah seperti inilah yang seharusnya ditiru Premier League. La Liga tidak perlu menggelar rapat darurat, tidak bertele-tele, langsung membuat keputusan menunda pertandingan.
Bagaimanapun, sepak bola tidak lebih penting dari keselamatan umat manusia.
Baca ini juga ya!
- Mikel Arteta Positif COVID-19, Premier League Gelar Rapat Darurat
- Kabar Buruk, Mikel Arteta Juga Positif Terjangkit Virus Corona
- Virus Corona Semakin Parah, Premier League Pilih Jalan Terus
- Balotelli: Serie A Menunggu Juventus Naik ke Puncak Sebelum Menghentikan Liga
- Sejak Rugani Positif COVID-19, 121 Pemain dan Staf Juventus Mengisolasikan Diri
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Ingin Cetak Sejarah Baru, Vinicius Junior Pastikan akan Bertahan di Real Madrid!
Liga Spanyol 21 Januari 2026, 11:07
-
Arsenal Tak Terbendung, Inter Terpuruk di Liga Champions
Liga Champions 21 Januari 2026, 10:24
-
Arsenal Kalahkan Inter Milan di San Siro, Mikel Merino: Mantap betul!
Liga Champions 21 Januari 2026, 10:16
LATEST UPDATE
-
Resmi! Vidio Tayangkan UFC di Indonesia
Olahraga Lain-Lain 21 Januari 2026, 14:31
-
Juventus vs Benfica: Spalletti Siap Adu Mekanik dengan Mourinho
Liga Champions 21 Januari 2026, 14:31
-
Juventus vs Benfica: Misi Wajib Menang Bianconeri!
Liga Champions 21 Januari 2026, 14:05
-
Menuju Piala Dunia 2026: Tiga Aturan Baru Disiapkan, VAR dan Timewasting Jadi Fokus
Piala Dunia 21 Januari 2026, 14:02
-
Transformasi Khephren Thuram: Dari Pemuda Naif Jadi 'Monster' Lini Tengah Juventus
Liga Champions 21 Januari 2026, 13:58
-
Atalanta vs Bilbao: Ederson Minta La Dea Berikan 110 Persen!
Liga Champions 21 Januari 2026, 13:42
-
Kontroversi Dalot vs Doku di Derby Manchester, Howard Webb Tegaskan VAR Sudah Tepat
Liga Inggris 21 Januari 2026, 13:30
-
Lupakan Mateta, Juventus Kini Selangkah Lagi Dapatkan Youssef En-Nesyri?
Liga Italia 21 Januari 2026, 13:29
-
Chelsea vs Pafos FC: Estevao Willian Mengejar Rekor Mbappe, Reuni David Luiz
Liga Champions 21 Januari 2026, 13:21
-
Man City Terpuruk di Bodo/Glimt, Guardiola Akui Segala Hal Berjalan Melawan Timnya
Liga Champions 21 Januari 2026, 12:48
-
Setelah 12 Tahun, Ter Stegen Diam-Diam Tinggalkan Barcelona
Liga Spanyol 21 Januari 2026, 12:17
-
Inter Babak Belur di Kandang, Arsenal Terlalu Kejam di Depan Gawang
Liga Champions 21 Januari 2026, 12:17
-
Panduan Membeli Tiket KLBB Festival 2026, Jangan Sampai Nyesel Nggak Nonton Raisa!
Lain Lain 21 Januari 2026, 11:58
-
Kode Keras Arne Slot: Mohamed Salah Siap Starter Lawan Marseille?!
Liga Champions 21 Januari 2026, 11:44
LATEST EDITORIAL
-
9 Pemain yang Pernah Bermain untuk Inter Milan dan Arsenal
Editorial 20 Januari 2026, 14:06
-
6 Bek Tengah yang Bisa Datangkan Liverpool Setelah Kehilangan Marc Guehi
Editorial 20 Januari 2026, 13:05
-
5 Pemain Liverpool yang Bisa Ikuti Jurgen Klopp ke Real Madrid
Editorial 19 Januari 2026, 12:24
-
4 Bek Tengah yang Bisa Jadi Target Chelsea di Bursa Januari: Ada Eks Real Madrid
Editorial 19 Januari 2026, 12:06



