Bela Terry, Ashley Cole Malah Jadi Korban Rasisme
Editor Bolanet | 15 Juli 2012 14:01
- Setelah gagal dalam adu penalti melawan Italia di perempat final Euro 2012, Ashley Cole sempat mendapat ejekan berbau rasisme dari pendukung . Kasus itu bahkan sempat diselidiki pihak kepolisian London.
Euro berlalu, Cole kemudian memberi kesaksian dalam kasus rasisme yang membelit John Terry. Cole memberikan pembelaan kepada Terry dengan mengatakan bahwa kaptennya di itu bukanlah pribadi yang rasis.
Terry akhirnya dibebaskan dari semua tuduhan. Namun pembelaan Cole itu rupanya membuat seseorang tidak senang. Orang itu lalu berkicau di Twitter dengan menyebutkan Rio Ferdinand dan menuduh Cole sebagai 'choc ice'.
Choc ice adalah istilah yang berarti 'hitam di luar, tetapi putih di dalam.'
Sepertinya Ashley Cole menjadi choc ice mereka. Tapi kalau dipikir-pikir lagi, dia memang selalu 'menjual dirinya'. Sayang sekali.
Rio Ferdinand membalas tweet itu dengan menulis: Saya mendengarmu kawan! Choc ice adalah istilah yang klasik! hahahahaa!!
Beragam reaksi muncul atas tulisan Ferdinand itu. Namun bek Manchester United ini cuma menulis: Jika saya ingin tertawa atas tweet orang lain, saya akan tertawa!
Ashley Cole, lewat pengacaranya, menyatakan: Ashley Cole ingin menegaskjan bahwa dirinya dan Rio Ferdinand adalah teman baik. Ashley tak pernah berniat untuk melakukan komplain resmi.
Ashley sadar bahwa penggunaan Twitter bisa begitu cepat dan kadang bisa berakibat pada komentar-komentar yang tidak diinginkan. (ie/hsw)
Euro berlalu, Cole kemudian memberi kesaksian dalam kasus rasisme yang membelit John Terry. Cole memberikan pembelaan kepada Terry dengan mengatakan bahwa kaptennya di itu bukanlah pribadi yang rasis.
Terry akhirnya dibebaskan dari semua tuduhan. Namun pembelaan Cole itu rupanya membuat seseorang tidak senang. Orang itu lalu berkicau di Twitter dengan menyebutkan Rio Ferdinand dan menuduh Cole sebagai 'choc ice'.
Choc ice adalah istilah yang berarti 'hitam di luar, tetapi putih di dalam.'
Sepertinya Ashley Cole menjadi choc ice mereka. Tapi kalau dipikir-pikir lagi, dia memang selalu 'menjual dirinya'. Sayang sekali.
Rio Ferdinand membalas tweet itu dengan menulis: Saya mendengarmu kawan! Choc ice adalah istilah yang klasik! hahahahaa!!
Beragam reaksi muncul atas tulisan Ferdinand itu. Namun bek Manchester United ini cuma menulis: Jika saya ingin tertawa atas tweet orang lain, saya akan tertawa!
Ashley Cole, lewat pengacaranya, menyatakan: Ashley Cole ingin menegaskjan bahwa dirinya dan Rio Ferdinand adalah teman baik. Ashley tak pernah berniat untuk melakukan komplain resmi.
Ashley sadar bahwa penggunaan Twitter bisa begitu cepat dan kadang bisa berakibat pada komentar-komentar yang tidak diinginkan. (ie/hsw)
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Cristiano Ronaldo: Fakta-fakta Menarik sang Ikon Sepak Bola Dunia
Asia 8 Juni 2026, 08:52
-
Michael Carrick Diklaim Mau Bawa Pulang Eks Anak Akademi Man United
Liga Inggris 8 Juni 2026, 06:36
LATEST UPDATE
-
Indonesia Atasi Perlawanan Mozambique, Namun Ole Romeny Kurang Puas
Tim Nasional 10 Juni 2026, 04:57
-
Indonesia vs Mozambique: John Herdman Akui Garuda Sempat Tertekan
Tim Nasional 10 Juni 2026, 01:10
-
Jadwal Semifinal Piala AFF U-19 2026
Tim Nasional 9 Juni 2026, 23:21
LATEST EDITORIAL
-
Arsenal Cari Winger Kiri Baru, Ini 5 Kandidatnya
Editorial 4 Juni 2026, 13:59
-
4 Striker Incaran Barcelona untuk Era Baru Hansi Flick
Editorial 3 Juni 2026, 16:19
















