Beli Maguire, Manchester United Hanya Mengikuti Jejak Man City dan Liverpool Ini
Richard Andreas | 5 Agustus 2019 11:00
Bola.net - Manchester United diyakini sudah menempuh jalan yang benar dengan membeli Harry Maguire dari Leicester City. Maguire disebut bakal segera diumumkan sebagai pemain anyar MU dalam waktu dekat ini.
Tidak main-main, MU harus mengeluarkan 80 juta poundsterling untuk mendapatkan pemain incaran Ole Gunnar Solskjaer itu. Biaya transfer tersebut bakal menobatkan Maguire sebagai bek termahal dalam sejarah sepak bola.
Langkah ini bisa jadi perjudian besar untuk MU. Jika Maguire terbukti tepat, investasi 80 juta pounds itu bakal terlupakan. Namun, jika Maguire ternyata tidak mampu menyelesaikan masalah MU, masalah baru bakal tercipta.
Mengapa begitu? Baca ulasan selengkapnya di bawah ini ya, Bolaneters!
Jejak Dua Raksasa
Mantan pemain Liverpool, Robbie Fowler percaya pembelian Maguire adalah keputusan terbaik MU dalam beberapa tahun terakhir. MU hanya perlu mengamati Man City dan Liverpool untuk memahami pentingnya kekuatan defensif.
Man City pernah habis-habisan membeli pemain bertahan seperti John Stones, Aymeric Laporte, Benjamin Mendy, Kyle Walker, dan beberapa pemain lain. Liverpool melakukannya dengan Virgil van Dijk dan Andrew Robertson.
"Bagaimanapun, MU harus memulai di satu titik. Dengan membeli Maguire, MU telah mengikuti jalan yang sama, yang sebelumnya dilewati oleh dua tim terkuat saat ini [Man City dan Liverpool]," kata Fowler kepada Mirror.
"Menarik mengamati bahwa Man City dan Liverpool mengembangkan area tersebut [pertahanan] sebaik mungkin dalam dua musim terakhir, memecahkan rekor transfer untuk beberapa bek [dan penjaga gawang]."
Dampak Positif
Singkatnya, MU meniru pendekatan: bertahan dengan baik dan cetak gol sebanyak mungkin. Dengan pertahanan kukuh, para penyerang bisa bermain lebih bebas dan nyaman untuk mencetak gol.
"MU sekarang melakukan cara yang sama dengan membeli Maguire dan saya bisa yakin itu akan berdampak positif," lanjut Fowler.
"Jika mereka sulit dibobol, MU bakal lebih mudah menciptakan taktik guna memaksimalkan penyerang-penyerang mereka untuk memenangkan pertandingan - persis seperti cara Liverpool musim lalu," tutupnya.
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Kebangkitan Kobbie Mainoo Jadi Momen Emas bagi Ineos di Manchester United, Kok Bisa?
Liga Inggris 20 Januari 2026, 17:11
LATEST UPDATE
-
Kalahkan Inter dan Kunci 16 Besar UCL: Arsenal Kirim Pesan Kuat!
Liga Champions 21 Januari 2026, 16:09
-
Siaran Langsung Liga Champions: Juventus vs Benfica, Kick Off Jam 03.00 WIB
Liga Champions 21 Januari 2026, 15:56
-
Resmi! Vidio Tayangkan UFC di Indonesia
Olahraga Lain-Lain 21 Januari 2026, 14:31
-
Juventus vs Benfica: Spalletti Siap Adu Mekanik dengan Mourinho
Liga Champions 21 Januari 2026, 14:31
-
Juventus vs Benfica: Misi Wajib Menang Bianconeri!
Liga Champions 21 Januari 2026, 14:05
-
Menuju Piala Dunia 2026: Tiga Aturan Baru Disiapkan, VAR dan Timewasting Jadi Fokus
Piala Dunia 21 Januari 2026, 14:02
-
Transformasi Khephren Thuram: Dari Pemuda Naif Jadi 'Monster' Lini Tengah Juventus
Liga Champions 21 Januari 2026, 13:58
-
Atalanta vs Bilbao: Ederson Minta La Dea Berikan 110 Persen!
Liga Champions 21 Januari 2026, 13:42
-
Kontroversi Dalot vs Doku di Derby Manchester, Howard Webb Tegaskan VAR Sudah Tepat
Liga Inggris 21 Januari 2026, 13:30
-
Lupakan Mateta, Juventus Kini Selangkah Lagi Dapatkan Youssef En-Nesyri?
Liga Italia 21 Januari 2026, 13:29
LATEST EDITORIAL
-
9 Pemain yang Pernah Bermain untuk Inter Milan dan Arsenal
Editorial 20 Januari 2026, 14:06
-
6 Bek Tengah yang Bisa Datangkan Liverpool Setelah Kehilangan Marc Guehi
Editorial 20 Januari 2026, 13:05
-
5 Pemain Liverpool yang Bisa Ikuti Jurgen Klopp ke Real Madrid
Editorial 19 Januari 2026, 12:24
-
4 Bek Tengah yang Bisa Jadi Target Chelsea di Bursa Januari: Ada Eks Real Madrid
Editorial 19 Januari 2026, 12:06









