Benarkah Tim Krul Gagalkan Penalti Rashford dengan Cara Ilegal?
Richard Andreas | 28 Oktober 2019 10:20
Bola.net - Dua penalti yang digagalkan Tim Krul tetap tidak bisa membantu Norwich City terhindar dari kekalahan saat menjamu Manchester United, Minggu (27/10/2019). Salah satu dari penyelamatan Krul itu mungkin ilegal, mengapa?
Bermain di Carrow Road, Norwich kesulitan menghadapi MU yang mulai bangkit dalam beberapa pertandingan terakhir. Pasukan Ole Gunnar Solskjaer membungkus tiga poin lewat kemenangan 3-1.
Skor itu seharusnya bisa lebih besar seandainya Marcus Rashford dan Anthony Martial bisa menuntaskan dua kesempatan penalti babak pertama. Namun, Krul tampil cukup baik untuk menggagalkan dua usaha itu sekaligus.
Uniknya, salah satu aksi impresif Krul itu bisa jadi ilegal. Mengapa? Baca selengkapnya di bawah ini ya, Bolaneters!
Tidak Menyentuh Garis
Kala itu, MU sudah unggul 1-0 lewat gol Scott McTominay di menit ke-21. Setan Merah kemudian mendapatkan hadiah penalti di menit ke-28, yang dieksekusi oleh Marcus Rashford.
Rashford dikenal sebagai algojo ulung, tapi tembakannya kali ini bisa dibaca Krul dengan tepat. Sepakan rendah ke sisi kiri itu bisa ditepis Krul, Rashford gagal.
Di sinilah Krul mungkin melanggar salah satu aturan baru di Premier League. Setelah pertandingan, beredar foto di media sosial bahwa Krul berdiri di posisi yang tidak seharusnya.
Krul berdiri terlalu ke depan, kakinya tidak menyentuh garis gawang. Seharusnya wasit bisa melihat pelanggaran tersebut. Penalti Rashford seharusnya diulang.
Mengapa Melanggar?
Musim ini Premier League sudah dilengkapi VAR, tapi kenapa kesalahan Krul tidak disorot? Ternyata, ada aturan penalti baru yang melibatkan kiper musim ini.
Dikutip dari The Sun, mengecek posisi kiper saat menghadapi tendangan penalti seharusnya menjadi tugas ofisial yang berdiri di lapangan, artinya wasit dan hakim garis. Krul memang melanggar, tapi tidak ada satu pun yang mengamati pelanggaran itu.
Berikut aturan baru tentang posisi kiper dalam tendangan penalti:
- Salah satu kaki kiper harus menyentuh garis gawang saat tendangan penalti diambil.
- Namun, VAR tidak akan digunakan untuk mengecek apakah kiper sudah berada di posisi yang benar atau tidak.
- Itu sudah menjadi tugas ofisial yang ada di lapangan.
- VAR hanya akan dilibatkan pada penalti apabila algojo menyentuh bola dua kali, apabila algojo mengecoh kiper saat berlari menendang bola, atau apabila gangguan yang benar-benar berpengaruh pada hasil penalti.
Tetap Menang
Alhasil, berkaca pada aturan tersebut dan melihat foto posisi Krul saat penalti Rashford diambil, pelanggaran jelas terlihat. Krul menepis penalti dengan melanggar aturan.
Untungnya MU tetap menang, jadi masalah ini tidak terlalu disorot. Seandainya MU kalah, penalti yang digagalkan dengan cara ilegal ini jelas bakal lebih ramai diberitakan.
Sumber: Sun, Twitter
Baca ini juga ya!
- Manchester United 'Si Raja' Penalti di Premier League
- Menurut Solskjaer, Manchester United Tidak Layak Dapat Penalti
- Anthony Martial Kembali, Waktunya Manchester United Percaya Diri?
- Hasil Lengkap dan Klasemen Pekan ke-10 Premier League 2019/2020
- Man of the Match Norwich City vs Manchester United: Marcus Rashford
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Kebangkitan Kobbie Mainoo Jadi Momen Emas bagi Ineos di Manchester United, Kok Bisa?
Liga Inggris 20 Januari 2026, 17:11
LATEST UPDATE
-
Resmi! Vidio Tayangkan UFC di Indonesia
Olahraga Lain-Lain 21 Januari 2026, 14:31
-
Juventus vs Benfica: Spalletti Siap Adu Mekanik dengan Mourinho
Liga Champions 21 Januari 2026, 14:31
-
Juventus vs Benfica: Misi Wajib Menang Bianconeri!
Liga Champions 21 Januari 2026, 14:05
-
Menuju Piala Dunia 2026: Tiga Aturan Baru Disiapkan, VAR dan Timewasting Jadi Fokus
Piala Dunia 21 Januari 2026, 14:02
-
Transformasi Khephren Thuram: Dari Pemuda Naif Jadi 'Monster' Lini Tengah Juventus
Liga Champions 21 Januari 2026, 13:58
-
Atalanta vs Bilbao: Ederson Minta La Dea Berikan 110 Persen!
Liga Champions 21 Januari 2026, 13:42
-
Kontroversi Dalot vs Doku di Derby Manchester, Howard Webb Tegaskan VAR Sudah Tepat
Liga Inggris 21 Januari 2026, 13:30
-
Lupakan Mateta, Juventus Kini Selangkah Lagi Dapatkan Youssef En-Nesyri?
Liga Italia 21 Januari 2026, 13:29
-
Chelsea vs Pafos FC: Estevao Willian Mengejar Rekor Mbappe, Reuni David Luiz
Liga Champions 21 Januari 2026, 13:21
-
Man City Terpuruk di Bodo/Glimt, Guardiola Akui Segala Hal Berjalan Melawan Timnya
Liga Champions 21 Januari 2026, 12:48
-
Setelah 12 Tahun, Ter Stegen Diam-Diam Tinggalkan Barcelona
Liga Spanyol 21 Januari 2026, 12:17
-
Inter Babak Belur di Kandang, Arsenal Terlalu Kejam di Depan Gawang
Liga Champions 21 Januari 2026, 12:17
-
Panduan Membeli Tiket KLBB Festival 2026, Jangan Sampai Nyesel Nggak Nonton Raisa!
Lain Lain 21 Januari 2026, 11:58
-
Kode Keras Arne Slot: Mohamed Salah Siap Starter Lawan Marseille?!
Liga Champions 21 Januari 2026, 11:44
LATEST EDITORIAL
-
9 Pemain yang Pernah Bermain untuk Inter Milan dan Arsenal
Editorial 20 Januari 2026, 14:06
-
6 Bek Tengah yang Bisa Datangkan Liverpool Setelah Kehilangan Marc Guehi
Editorial 20 Januari 2026, 13:05
-
5 Pemain Liverpool yang Bisa Ikuti Jurgen Klopp ke Real Madrid
Editorial 19 Januari 2026, 12:24
-
4 Bek Tengah yang Bisa Jadi Target Chelsea di Bursa Januari: Ada Eks Real Madrid
Editorial 19 Januari 2026, 12:06





