Benjamin Sesko Jadi Penyelamat, Michael Carrick Dinilai Lakukan Kesalahan Pertama saat Man United Ditahan West Ham

Ari Prayoga | 11 Februari 2026 15:10
Benjamin Sesko Jadi Penyelamat, Michael Carrick Dinilai Lakukan Kesalahan Pertama saat Man United Ditahan West Ham
Ekspresi Benjamin Sesko usai membobol gawang West Ham, Rabu (11/2/2026) (c) Premier League Official

Bola.net - Manchester United harus puas membawa pulang satu poin usai bermain imbang 1-1 kontra West Ham pada lanjutan Premier League di London Stadium, Rabu (11/2/2026) dini hari WIB.

Hasil tersebut terasa pahit karena Setan Merah baru mampu menyamakan kedudukan di detik-detik akhir laga lewat aksi gemilang Benjamin Sesko pada menit ke-96. Gol telat itu sekaligus menutupi satu keputusan yang dinilai menjadi kesalahan pertama Michael Carrick sejak ditunjuk sebagai pelatih interim.

Advertisement

Sejak mengambil alih kursi kepelatihan, Carrick tampil nyaris tanpa cela. Namun, duel melawan West Ham yang dalam beberapa musim terakhir kerap menjadi batu sandungan bagi MU menjadi ujian berbeda.

Tuan rumah tampil disiplin dengan blok rendah dan memaksa United kesulitan membongkar pertahanan. Aliran bola yang lambat dan cenderung aman membuat serangan MU mudah terbaca, hingga akhirnya kebuntuan baru terpecahkan melalui skema umpan silang yang disambar Sesko di masa injury time.

1 dari 4 halaman

Sesko Harus Jadi Starter

Sesko Harus Jadi Starter

Pemain Manchester United Benjamin Sesko merayakan gol yang dicetaknya ke gawang West Ham pada laga Premier League/Liga Inggris antara West Ham vs Man Utd, 10 Februari 2026 (c) Adam Davy/PA via AP

Gol tersebut seolah menegaskan satu hal penting: Sesko layak menjadi starter. Carrick justru menempatkan penyerang asal Slovenia itu di bangku cadangan dan baru memasukkannya pada menit ke-69.

Keputusan tersebut menimbulkan tanda tanya, terlebih Carrick mengakui setelah laga bahwa timnya membutuhkan lebih banyak umpan silang.

Ironisnya, selama ini efektivitas MU saat menghadapi tim bertahan rapat memang banyak lahir dari situasi crossing. sesuatu yang lebih cocok dimaksimalkan dengan kehadiran Sesko sebagai target man.

2 dari 4 halaman

Statistik Sesko

Statistik Sesko

Ekspresi Benjamin Sesko usai mencetak gol ke gawang West Ham (c) MUFC Official

Data performa Sesko pun berbicara. Sejak era Ruben Amorim berakhir, ia telah mencetak lima gol hanya dalam 241 menit bermain, rata-rata satu gol setiap 48 menit.

Mayoritas gol itu tercipta saat MU menghadapi tim-tim yang bermain lebih defensif. Bahkan gol sempat dianulir milik Casemiro, serta gol Bruno Fernandes saat melawan Tottenham, juga berawal dari skema serupa.

Fakta ini memperkuat argumen bahwa memaksakan Matheus Cunha atau Bryan Mbeumo sebagai ujung tombak bukanlah solusi ideal ketika MU harus membongkar pertahanan rapat.

3 dari 4 halaman

Pujian Carrick untuk Sesko

Pujian Carrick untuk Sesko

Manajer interim Manchester United, Michael Carrick (c) AP Photo/Jon Super

Carrick sendiri tak ragu memuji Sesko selepas pertandingan. Ia menyebut penyelesaian akhir sang striker sebagai sesuatu yang “fantastis” dan mengakui kontribusinya sangat krusial dalam dua laga terakhir, saat membawa MU menang atas Fulham dan selamat dari kekalahan melawan West Ham.

“Dia berbahaya di dalam dan sekitar kotak penalti. Itu dua gol yang sangat penting,” ujar Carrick.

Hasil imbang ini memang tidak menggoyahkan posisi MU di empat besar. Namun, pengalaman di London Stadium menjadi pelajaran berharga bagi Carrick.

Dengan tantangan serupa menanti saat menghadapi Everton dalam waktu dekat, keputusan komposisi lini depan akan kembali menjadi sorotan. Jika tak ingin kembali bergantung pada keajaiban menit akhir, Carrick tampaknya perlu memberi Sesko kesempatan sejak menit pertama.

Sumber: United In Focus