Berkah Pemecatan Tuchel di Chelsea: Kepa Jadi Gacor Lagi
Aga Deta | 25 Oktober 2022 10:10
Bola.net - Mantan pemain Manchester United Peter Schmeichel percaya kebangkitan Kepa Arrizabalaga di Chelsea membuktikan manfaat dari pemecatan Thomas Tuchel.
Kepa hanya menjadi pilihan kedua di bawah asuhan Thomas Tuchel. Kiper asal Spanyol tersebut berada di belakang Edouard Mendy.
Datangnya Graham Potter plus cederanya Mendy menghadirkan kesempatan kedua buat Kepa. Dia tampil sangat bagus di bawah mistar gawang.
Kepa mencatatkan lima clean sheet dari sembilan pertandingan sejauh ini. Penampilan apiknya membuat Mendy sekarang tersisih ke bangku cadangan.
Kepa Gacor Lagi
Penampilan apik Kepa Arrizabalaga di bawah mistar gawang Chelsea mendapat sorotan mantan kiper Manchester United Peter Schmeichel mendapat manfaat besar dari pemecatan Thomas Tuchel.
"Statistiknya luar biasa dan tanpa dia, ya, Chelsea akan terlihat sangat berbeda, tak diragukan lagi," kata Schmeichel kepada Stadium Astro.
"Tapi Anda tahu ketika orang-orang bertanya, apa gunanya berganti manajer? Inilah bukti nyatanya."
Apresiasi Potter
Schmeichel mengapresiasi Potter, yang mampu mengangkat performa Kepa Arrizabalaga. Setelah mengalami periode yang sulit di Chelsea, Kepa mulai menunjukkan performa terbaiknya lagi.
"Dia tak terikat dengan performa-performa yang dulu, dan kita melihatnya dengan pemilihan timnya, bahkan secara keseluruhan dia sudah selalu begitu. Dia datang dengan pandangan jernih dan dia mengubah nasib satu pemain, Kepa," lanjutnya.
"Kepa merespons dengan sangat baik, dia menunjukkan ke kita kalau dia punya mentalitas yang luar biasa kuat, yang mana seperti memegang 50% dari kemampuan seorang kiper. Seberapa kuat dia dengan hal-hal yang terdengar, bisakah merespons tekanan, bisakah pulih dari kesalahan-kesalahan?
"Kiper seperti itu, tak terlalu soal penyelamatan-penyelamatan. Di level ini, Anda mesti bisa melakukannya, semuanya tentang bagaimana Anda pulih dari situasi yang tak berjalan baik," tambah Schmeichel.
Kepa atau Mendy
Schmeichel tidak bisa menentukan siapa yang harus dipilih antara Kepa atau Mendy apabila keduanya tersedia untuk Chelsea.
“Saya tidak akan mengatakan apa-apa tentang itu karena saya bukan manajer Chelsea dan pada akhirnya itu bukan urusan saya, jika boleh jujur," tegasnya.
“Apa yang perlu Anda miliki, ketika Anda bermain di liga ini dan Anda mencoba untuk mendapatkan hasil dan mencoba memenangkan trofi, adalah Anda harus memiliki lebih dari satu pemain bagus di setiap posisi.
"Untuk Graham Potter dia mengambil alih klub yang memiliki dua kiper fantastis."
Jadwal Pertandingan Chelsea Berikutnya
Jadwal Pertandingan Chelsea
Pertandingan: RB Salzburg vs Chelsea
Kompetisi: Liga Champions
Venue: Red Bull Arena Salzburg
Hari: Selasa, 25 Oktober 2022
Jam: 23.45 WIB
Klasemen Premier League
Sumber: Metro.co.uk
Baca Juga:
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Kartu Merah Fede Valverde dan Resiko Besar Titik Balik Musim Real Madrid
Liga Spanyol 23 Maret 2026, 21:41
LATEST UPDATE
-
Barcelona Siap Dengarkan Tawaran untuk Ferran Torres
Liga Spanyol 25 Maret 2026, 14:43
-
Barcelona Tetapkan Batas Harga untuk Julian Alvarez
Liga Spanyol 25 Maret 2026, 14:31
-
Tak Akan Ada Mohamed Salah yang Lain di Liverpool
Liga Inggris 25 Maret 2026, 14:04
-
Achraf Hakimi Setia di PSG, Rumor ke Real Madrid Ditepis
Liga Eropa Lain 25 Maret 2026, 13:57
-
Barcelona Serius Incar Alessandro Bastoni, Deco Aktif Lakukan Pendekatan
Liga Italia 25 Maret 2026, 13:50
-
Bek Masa Depan Timnas Jerman Ini Jadi Pengganti Luke Shaw di MU?
Liga Inggris 25 Maret 2026, 13:28
-
Kapan Mohamed Salah Mainkan Laga Terakhir untuk Liverpool?
Liga Inggris 25 Maret 2026, 13:21
-
Inter Milan Ikut Buru Casemiro, Siap Bersaing dengan Klub MLS dan Arab Saudi
Liga Italia 25 Maret 2026, 12:38
-
Mohamed Salah dan Semua Trofi yang Diraihnya Bersama Liverpool
Liga Inggris 25 Maret 2026, 11:22
LATEST EDITORIAL
-
5 Mega Transfer yang Wajib Dipantau pada Musim Panas 2026
Editorial 25 Maret 2026, 13:37
-
6 Klub yang Bisa Jadi Pelabuhan Baru Mohamed Salah Usai Tinggalkan Liverpool
Editorial 25 Maret 2026, 11:07
-
Tottenham Menyusul? 6 Kasus Degradasi Paling Mengejutkan di Premier League
Editorial 24 Maret 2026, 11:00







