Bersalah dalam Tiga Kebobolan Liverpool, Trent Alexander-Arnold Harus Belajar Bertahan Lagi!
Richard Andreas | 4 Oktober 2022 12:30
Bola.net - Nama Trent Alexander-Arnold termasuk yang paling sering disebut di tengah kesulitan Liverpool di awal musim 2022/23 ini. Level permainan Trent dianggap cukup merosot dan merugikan tim.
Trent pernah dianggap sebagai salah satu bek kanan terbaik di dunia. Dia sangat bagus dalam tugas-tugas ofensif dan membantu meladeni para penyerang. Masalahnya, dia jadi melupakan tugas defensif.
Kasus tersebut tidak begitu terlihat beberapa musim terakhir ketika Liverpool sedang bagus-bagusnya. Namun, begitu Liverpool terseok-seok di awal musim ini, kesalahan-kesalahan Trent jadi lebih tersorot.
Jurgen Klopp memang sudah maju membela Trent, bahwa tidak ada masalah apa pun baginya dan tim. Namun, jelas Trent tidak bisa membiarkan kelalaian defensif tersebut.
Tiga kali salah
Akhir pekan lalu, Liverpool ditahan imbang Brighton dengan skor 3-3 di Anfield. Pertandingan tidak berjalan sesuai harapan The Reds, bahkan mereka bisa saja kalah.
Kebobolan tiga gol di Anfield jelas bukan catatan biasa bagi The Reds. Menurut analisi Gary Neville, ada kesalahan Trent dalam proses tiga gol lawan tersebut.
"Saya menonton semua gol di laga kontra Brighton kemarin dan saya dengar Jurgen Klopp membela Trent Alexander-Arnold. Namun, saya merasa bahwa Tret bersalah dalam ketiga gol Brighton kemarin," kata Neville di Sky Sports.
"Trent bukan lagi pemain muda. Memang usianya masih muda, tapi dia sudah menempuh sampai 250 pertandingan untuk Liverpool dan Inggris. Itu jumlah yang sangat besar."
Harus seimbang
Neville tidak meragukan kemampuan Trent dalam membantu serangan. Terlebih, dalam permainan modern bek sayap memang dituntut untuk aktif menyerang dan membantu tim. Masalahnya, Trent jadi melupakan tugas defensif.
"Yang membuat saya terkejut adalah dia gagal melakukan tiga atau empat hal yang sangat mendasar dalam permainan full-back. "Hal-hal semacam itu bisa diajarkan dan dilatih setiap hari," lanjut Neville.
"Kita tahu bahwa Anda tidak bisa jadi full-back di era modern ini tanpa kemampuan naik menyerang, itu hampir mustahil."
"Namun, harus ada keseimbangan antara bek bagus dan penyerang bagus. Sebagai full-back, Anda tidak bisa 70-80% menyerang dan hanya 10-20% bertahan," tutupnya.
Klasemen Liga Inggris
Sumber: Sky Sports
Jangan lewatkan ini Bolaneters!
- 4 Pemain dengan Jumlah Assist Lebih Banyak dari Kevin De Bruyne di Sejarah Premier League
- Cara Arteta Mengubah Arsenal Jadi Calon Juara Premier League
- 3 Alasan Man City Bisa Bablas Jadi Juara Premier League Musim Ini Setelah Bantai MU
- Legenda Liverpool: Mulai Saat Ini, Erik ten Hag Harus Jadikan Cristiano Ronaldo Starter di MU
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Kontingen Belanda Bikin Nyaman Ryan Gravenberch di Liverpool, Tapi...
Liga Inggris 8 Maret 2026, 01:41
-
Saingi MU, Liverpool Juga Incar Bintang Juventus Ini di Musim Panas 2026
Liga Inggris 7 Maret 2026, 23:51
-
Ryan Gravenberch Resmi Teken Kontrak Baru di Liverpool
Liga Inggris 7 Maret 2026, 22:59
LATEST UPDATE
-
5 Alasan AC Milan Layak Diunggulkan di Derby della Madonnina
Liga Italia 8 Maret 2026, 09:27
-
Man of the Match Juventus vs Pisa: Kenan Yildiz
Liga Italia 8 Maret 2026, 09:13
-
6 Bentrokan Tanpa Kekalahan, Modal AC Milan di Derby della Madonnina
Liga Italia 8 Maret 2026, 09:00
-
Unggul FC Datang ke Kanjuruhan, Kirim Dukungan untuk Arema FC
Bola Indonesia 8 Maret 2026, 08:54
-
Jadwal Live Streaming Formula 1 Australia 2026 di Vidio, 6-8 Maret 2026
Otomotif 8 Maret 2026, 07:59
-
Inter Milan Coba Telikung MU untuk Transfer Eduardo Camavinga
Liga Italia 8 Maret 2026, 06:40
-
Mau Sandro Tonali, MU Siap-siap Kere Mendadak!
Liga Inggris 8 Maret 2026, 06:20
-
Barcelona Bekuk Athletic Bilbao dalam Kondisi Kelelahan Berat!
Liga Spanyol 8 Maret 2026, 05:49
-
Menang dan Clean Sheet Lawan Athletic Bilbao, Bos Barcelona Full Senyum!
Liga Spanyol 8 Maret 2026, 05:38
-
Hasil Juventus vs Pisa: Pesta Gol Bianconeri di Allianz Stadium
Liga Italia 8 Maret 2026, 05:23











