Besarnya Tekanan yang Dipikul Bahu Muda Marcus Rashford, Solskjaer Salah?
Richard Andreas | 13 Agustus 2019 14:30
Bola.net - Ole Gunnar Solskjaer dinilai keliru telah menempatkan Marcus Rashford di bawah tekanan besar dengan memilihnya sebagai bintang utama Manchester United musim ini. Masih terlalu muda, Rashford bisa jadi hancur karena tekanan.
Pandangan ini disampaikan oleh analis Sky Sports, Graeme Souness. Menurutnya, MU yang sekarang seharusnya mengandalkan striker senior, bukan pemain muda seperti Rashford.
"Rashford bakal menjadi pemain hebat, tetapi dia masih 21 tahun, tahun lalu dia diminta menjadi bintang utama MU, dan dia akan diminta melakukannya lagi musim ini," buka Souness.
Menurutnya, Rashford memang punya potensi luar biasa, tapi seharusnya dia belum dipercaya sebagai striker utama. Baca ulasan selengkapnya di bawah ini ya, Bolaneters!
Tantangan Besar
Menurut Souness, MU bukanlah klub biasa. Bermain untuk MU bisa membuat pemain hancur karena tekanan yang begitu besar. Rashford masih muda, dan seharusnya dia belum pantas menjadi striker utama.
"Anda bicara soal mendatangkan pemain 17 atau 18 tahun dan meminta mereka berkerja keras sehari-hari. Saya kira, bagai pemain-pemain muda, itu permintaan yang sangat sulit, kita bicara soal MU di sini," imbuh Souness.
"Dia [Rashford] seharusnya tidak bermain setiap pekan, dia seharusnya memasuki tim yang tampil hebat, melaju bagus, meraih trofi, dan perlahan-lahan dikenalkan."
Beban Rashford
Biar begitu, kenyataannya saat ini MU sangat menandalkan Rashford. Tekanan yang dipikul Rashford sangat besar. Dia masih belum cukup kuat, tapi pihak klub memasksa. Ini perjudian besar.
"Saya kira situasi ini sangat tidak adil untuk dia [Rashford] di usia 21, atau 20 tahun lalu, diminta menjadi bintang utama MU. Faktanya, saat ini mereka meminta Rashford yang baru 21 tahun untuk menjadi striker inti klub ini," sambung Souness.
"Dia mencetak 10 gol dari 33 pertandingan musim lalu. Itu tidak cukup untuk MU. Semua tekanan besar ini dipikul pundak muda Rashford," pungkasnya.
Sumber: Sky Sports
Baca Juga:
- 18 Detik yang Menunjukkan Potensi Mengerikan Manchester United Era Solskjaer
- 3 Hal yang Mungkin Anda Lewatkan dari Duel Manchester United vs Chelsea
- Tantangan untuk Paul Pogba: Bertahan di MU, jadi Pemimpin dan Legenda
- Seperti Van Dijk, Maguire Beri Ketenangan di Pertahanan MU
- Saha Percaya Sanchez Masih Bisa Tampil Hebat untuk MU
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Kebangkitan Kobbie Mainoo Jadi Momen Emas bagi Ineos di Manchester United, Kok Bisa?
Liga Inggris 20 Januari 2026, 17:11
-
Michael Carrick Ingin Boyong Pemain Middlesbrough ini ke Manchester United?
Liga Inggris 20 Januari 2026, 16:22
LATEST UPDATE
-
Inter vs Arsenal 1-3: Proses Pendewasaan Nerazzurri
Liga Champions 21 Januari 2026, 08:36
-
Kalah Duel Fisik dan Teknik, Chivu Sebut Level Arsenal Jauh di Atas Inter Milan
Liga Champions 21 Januari 2026, 08:30
-
Memuji Duo Gabriel Jesus - Viktor Gyokeres, Mengklaim Arsenal Sudah Naik Level
Liga Champions 21 Januari 2026, 08:19
-
Rapor Pemain Inter: Gol Roket Sucic Tak Cukup, Arsenal Pulang Tersenyum
Liga Champions 21 Januari 2026, 08:06
-
Man of the Match Sporting CP vs PSG: Luis Suarez
Liga Champions 21 Januari 2026, 07:19
-
Man of the Match Inter vs Arsenal: Gabriel Jesus
Liga Champions 21 Januari 2026, 07:05
-
Man of the Match Bodo/Glimt vs Man City: Jens Petter Hauge
Liga Champions 21 Januari 2026, 06:51
-
Man of the Match Real Madrid vs Monaco: Vinicius Junior
Liga Champions 21 Januari 2026, 05:51
-
Hasil Copenhagen vs Napoli: Partenopei Gagal Menang Meski Unggul Jumlah Pemain
Liga Champions 21 Januari 2026, 05:29
LATEST EDITORIAL
-
9 Pemain yang Pernah Bermain untuk Inter Milan dan Arsenal
Editorial 20 Januari 2026, 14:06
-
6 Bek Tengah yang Bisa Datangkan Liverpool Setelah Kehilangan Marc Guehi
Editorial 20 Januari 2026, 13:05
-
5 Pemain Liverpool yang Bisa Ikuti Jurgen Klopp ke Real Madrid
Editorial 19 Januari 2026, 12:24
-
4 Bek Tengah yang Bisa Jadi Target Chelsea di Bursa Januari: Ada Eks Real Madrid
Editorial 19 Januari 2026, 12:06









