Bingung dengan Anehnya Rotasi Solskjaer: Laga Terpenting Kok Bruno Gak Starter?
Richard Andreas | 24 Maret 2021 08:00
Bola.net - Manchester United baru tersingkir dengan pahit dari perempat final FA Cup. Senin (22/3/2021), MU takluk 1-3 dari Leicester City di salah satu pertandingan terpenting mereka musim ini.
FA Cup seharusnya jadi kompetisi krusial untuk MU dan Ole Gunnar Solskjaer. Mereka sudah mencapai perempat final, dua langkah lagi untuk meraih trofi.
Betapa tidak, Solskjaer sudah memasuki tahun ketiganya melatih MU, tapi dia belum juga mempersembahkan trofi untuk Setan Merah.
Seharusnya FA Cup musim ini bisa jadi yang pertama, peluangnya besar, tapi Solskjaer membuat kesalahan rotasi skuad yang fatal.
Keputusan rotasi ini juga diamati oleh analis Premier League, Paul Merson. Apa katanya? Scroll ke bawah yuk, Bolaneters!
Rotasi yang keliru
Bagi Merson, rotasi Solskjaer di laga kontra Leicester kemarin benar-benar keliru. Seharusnya Solskjaer memainkan pemain-pemain inti terlebih dahulu, khususnya Bruno Fernandes.
Terlebih, rotasi itu mungkin tidak terlalu diperlukan karena saat ini liga dihentikan sejenak untuk jeda internasional.
"Ketika Anda merotasi skuad, Anda harus menjaga keseimbangannya. Ketika Anda merotasi dan menang, segalanya bagus, tapi ketika merotasi dan Anda kalah, itulah awal masalahnya," kata Merson kepada Sky Sports.
"Satu pemain yang MU yang harus bermain adalah Bruno Fernandes. Dia bermain setiap pekan hampir di setiap pertandingan, lalu MU sampai ke perempat final FA Cup dan tiba-tiba dia tidak bermain."
"Saya kira ini keputusan aneh dan hasil akhir yang buruk bagi MU, mengejutkan," imbuhnya.
Harus raih trofi
Merson sudah berulang kali mengatakan bahwa MU masih salah satu klub terbesar di dunia. Namun, dia harus mengakui bahwa Solskjaer perlu mempersembahkan trofi untuk membuktikan itu.
"Orang-orang terus menertawakan saya karena terus menyebut MU sebagai klub terbesar di dunia sepak bola. Namun, mereka harus menjuarai sesuatu," lanjut Merson.
"Bagus MU bisa mengalahkan Man City dan menghentikan laju tak terkalahkan mereka, tapi setelahnya MU harus terus berjuang dan meraih trofi."
"Sekarang tekanannya terasa, mereka punya peluang di Liga Europa," tutupnya.
Sumber: Sky Sports
Baca ini juga ya!
Eric Bailly Sudah Meminta Maaf kepada Manchester United
Bukannya Ingin Merengek, Luke Shaw Akui Masa-Masa Dilatih Mourinho Berat
Juventus Siap Jual Murah Cristiano Ronaldo, Harganya Cuma Segini
Peluang Manchester United Merekrut Haaland Tergantung Odegaard, Kok Bisa?
Hugo Lloris ke Manchester United Musim Depan?
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Kecil Kemungkinan Sandro Tonali Gabung Manchester United
Liga Inggris 29 Mei 2026, 21:28
-
Kode Rafael Leao Mau Gabung Manchester United?
Liga Inggris 29 Mei 2026, 21:19
LATEST UPDATE
-
Resmi! Nova Arianto Panggil 23 Pemain untuk Piala AFF U-19 2026
Tim Nasional 29 Mei 2026, 22:48
-
Kecil Kemungkinan Sandro Tonali Gabung Manchester United
Liga Inggris 29 Mei 2026, 21:28
-
Kode Rafael Leao Mau Gabung Manchester United?
Liga Inggris 29 Mei 2026, 21:19
-
Siap Hedon! MU Punya Rp7,1 Triliun untuk Belanja Pemain Baru
Liga Inggris 29 Mei 2026, 20:57
-
Jadwal TV: 30 Mei - 2 Juni 2026
Jadwal Televisi 29 Mei 2026, 20:56
LATEST EDITORIAL
-
5 Pemain yang Pernah Berseragam PSG dan Arsenal, Ada Mikel Arteta
Editorial 29 Mei 2026, 14:23
-
3 Alasan Chelsea Sebaiknya Jual Enzo Fernandez Musim Panas Ini
Editorial 28 Mei 2026, 14:04











