Bom Waktu di MU: Benarkah Sir Jim Ratcliffe dan Amorim Berseteru Soal Bruno Fernandes?
Editor Bolanet | 31 Mei 2025 16:50
Bola.net - Manchester United menghadapi dilema besar terkait masa depan Bruno Fernandes musim panas ini. Pemain asal Portugal itu menjadi rebutan antara manajemen yang ingin menjual dan pelatih yang berusaha mempertahankannya.
Musim lalu menjadi catatan buruk bagi Setan Merah yang hanya finis di posisi ke-15 Premier League. Kegagalan meraih tiket kompetisi Eropa semakin memperburuk situasi keuangan klub.
Kekalahan dari Tottenham di final Liga Europa semakin mempersulit keadaan. Tanpa pendapatan dari kompetisi Eropa, MU terpaksa harus menjual beberapa pemain untuk memperbaiki skuad.
Bruno Fernandes menjadi aset berharga yang bisa mendatangkan dana segar. Namun, pelatih Ruben Amorim jelas-jelas tak ingin kehilangan kapten andalannya itu.
Minat Al-Hilal dan Nilai Transfer Fantastis

Klub Arab Saudi, Al-Hilal, dikabarkan siap memboyong Fernandes dengan tawaran mencapai £100 juta (Rp2 triliun). Nilai transfer tersebut bisa menjadi solusi masalah keuangan MU.
Amorim sendiri telah berulang kali menegaskan keinginannya mempertahankan Fernandes. Ia meyakini sang kapten adalah bagian penting dari proyek pembangunan tim baru MU.
"Bruno perlu melihat bahwa kami melakukan banyak perubahan di klub ini. Perilaku, organisasi sehari-hari, tempo latihan," tegas Amorim dalam tur pramusim di Asia.
"Jika dia melihat semua perubahan itu terjadi di semua level, dia akan ingin bertahan. Dia mencintai klub ini," tambahnya.
Ketegangan antara Ratcliffe dan Amorim
Pemilik baru MU, Sir Jim Ratcliffe, dikabarkan memiliki pandangan berbeda dengan Amorim. Ia dianggap lebih terbuka untuk melepas Fernandes guna mendapatkan dana segar.
Sumber Daily Star mengungkapkan potensi konflik serius antara Ratcliffe dan Amorim. Sang pelatih dikabarkan akan sangat marah jika Fernandes benar-benar dijual.
Ratcliffe diyakini ingin menjual Fernandes untuk mengatasi masalah keuangan klub. Sementara Amorim bersikukuh mempertahankan pemain yang kerap menjadi penyelamat timnya itu.
"Yang terpenting bukan soal Liga Champions. Dia ingin menang bersama klub ini dan selalu berlatih dengan standar tinggi," tegas Amorim tentang Fernandes.
Masa Depan Fernandes dan Proyek Baru MU
Fernandes telah menjadi tulang punggung MU selama beberapa musim terakhir. Kepergiannya akan menjadi pukulan telak bagi rencana Amorim membangun tim baru.
Di sisi lain, dana segar dari transfer Fernandes bisa digunakan untuk merekrut beberapa pemain baru. Matheus Cunha dari Wolves sudah dipastikan akan bergabung musim panas ini.
Amorim jelas membutuhkan lebih banyak pemain untuk menerapkan sistem permainannya. Namun, kehilangan Fernandes mungkin bukan pengorbanan yang ingin ia lakukan.
"Semua orang di sini perlu mencapai level tinggi itu - dia akan tetap di sini untuk itu," pungkas Amorim tentang Fernandes.
Jangan Sampai Ketinggalan ini Bolaneters!
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Arsenal vs Man City, Perebutan Gelar Premier League Makin Panas
Liga Inggris 20 April 2026, 07:00
-
Hasil Lengkap, Klasemen, Jadwal dan Top Skor Premier League 2025/2026
Liga Inggris 20 April 2026, 05:17
LATEST UPDATE
-
Jadwal Lengkap Pertandingan Grand Final Proliga 2026, 21-26 April 2026
Voli 20 April 2026, 09:42
-
Erling Haaland Ngetroll Arsenal Lewat Aksi yang Kocak Habis
Liga Inggris 20 April 2026, 09:39
-
Prediksi BRI Super League: Dewa United vs Persib 20 April 2026
Bola Indonesia 20 April 2026, 09:12
-
Jadwal Lengkap Premier League 2025/2026 Live di SCTV dan Vidio
Liga Inggris 20 April 2026, 08:58
-
Prediksi BRI Super League: Semen Padang vs Persijap 20 April 2026
Bola Indonesia 20 April 2026, 08:52
-
Hasil Lengkap, Klasemen, dan Jadwal Pertandingan Proliga 2026
Voli 20 April 2026, 08:45
-
Jadwal Lengkap Proliga 2026, 8 Januari-26 April 2026
Voli 20 April 2026, 08:45
LATEST EDITORIAL
-
9 Kandidat Pengganti Alvaro Arbeloa di Real Madrid
Editorial 16 April 2026, 23:37
-
6 Top Skor Sepanjang Masa Liga Champions
Editorial 15 April 2026, 20:59
-
10 Kegagalan Juara Paling Tragis di Premier League, Arsenal 2025/2026 Menyusul?
Editorial 14 April 2026, 18:00










