Bosingwa: Redknapp Berhalusinasi Dirinya Seperti Alex Ferguson
Editor Bolanet | 11 Oktober 2013 16:10
- Baru-baru ini manajer kawakan di Inggris, Harry Redknapp meluncurkan otobiografi miliknya sendiri. Dalam buku tersebut, pria 66 tahun tersebut juga bercerita tentang pahitnya perjuangan yang ia lakukan saat terdegradasi bersama akhir musim lalu.
Redknapp menyerang beberapa pemain yang menurutnya tidak memberi kontribusi sesuai dengan gaji yang mereka dapatkan di QPR, salah satunya adalah Jose Bosingwa.
Tak terima dengan kritikan tersebut, pemain asal Portugal ini balik mencibir Redknapp dalam wawancara bersama A Bola.
Saya tidak memaksa siapapun untuk membayar gaji yang memang sudah hak saya, kecam bek 31 tahun tersebut.
Mereka telah menyepakati bayaran saya sebagai pemain yang datang free transfer dari Chelsea dan menjadi pemain reguler dari skuat yang menjuarai Liga Champions.
Lebih lanjut, Bosingwa juga mengkritik metode kepelatihan yang diterapkan di Loftus Road.
Bagaimana bisa anda melakukan analisa teknik terhadap pemain di sesi latihan pagi, sementara yang anda lakukan adalah berkutat di ruang ganti bersama orang-orang bisnis dan jarang berada di pinggir lapangan?
Ia frustasi. Ia berhalusinasi seolah dirinya adalah seorang Alex Ferguson. Perbedaannya adalah, Redknapp hanya memenangkan satu trofi sepanjang karirnya. Ia seringkali tak tahu apa yang sedang dibicarakannya, faktor usia mungkin membuatnya linglung, cibir Bosingwa. [initial]
(abo/mri)
Redknapp menyerang beberapa pemain yang menurutnya tidak memberi kontribusi sesuai dengan gaji yang mereka dapatkan di QPR, salah satunya adalah Jose Bosingwa.
Tak terima dengan kritikan tersebut, pemain asal Portugal ini balik mencibir Redknapp dalam wawancara bersama A Bola.
Saya tidak memaksa siapapun untuk membayar gaji yang memang sudah hak saya, kecam bek 31 tahun tersebut.
Mereka telah menyepakati bayaran saya sebagai pemain yang datang free transfer dari Chelsea dan menjadi pemain reguler dari skuat yang menjuarai Liga Champions.
Lebih lanjut, Bosingwa juga mengkritik metode kepelatihan yang diterapkan di Loftus Road.
Bagaimana bisa anda melakukan analisa teknik terhadap pemain di sesi latihan pagi, sementara yang anda lakukan adalah berkutat di ruang ganti bersama orang-orang bisnis dan jarang berada di pinggir lapangan?
Ia frustasi. Ia berhalusinasi seolah dirinya adalah seorang Alex Ferguson. Perbedaannya adalah, Redknapp hanya memenangkan satu trofi sepanjang karirnya. Ia seringkali tak tahu apa yang sedang dibicarakannya, faktor usia mungkin membuatnya linglung, cibir Bosingwa. [initial]
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Tes Medis Kelar, Chelsea Perkenalkan Morgan Rogers Hari Ini
Liga Inggris 21 Juli 2026, 05:34
-
Soal Manu Kone ke Manchester United, Ini Kata Fabrizio Romano
Liga Inggris 20 Juli 2026, 12:00
LATEST UPDATE
-
Emi Martinez Pertimbangkan Mundur dari Timnas Argentina
Piala Dunia 22 Juli 2026, 01:18
-
Kejutan Bursa Transfer: Real Madrid Pantau Ferran Torres!
Liga Spanyol 22 Juli 2026, 00:15
-
Arda Guler Jadi Pilar Proyek Baru Jose Mourinho di Real Madrid
Liga Spanyol 21 Juli 2026, 23:59
-
FIFA Hapus Kartu Merah Leandro Paredes di Final Piala Dunia 2026
Piala Dunia 21 Juli 2026, 22:29
-
Real Madrid dan Seragam Putih yang Lahir dari Sebuah Mimpi di Inggris
Liga Spanyol 21 Juli 2026, 22:10
-
Pemain PSG di Piala Dunia 2026: Fabian Ruiz Juara, Dembele Bersinar
Piala Dunia 21 Juli 2026, 21:21
-
Marcos Santos Bangun Identitas Baru untuk Arema FC Musim 2026/2027
Bola Indonesia 21 Juli 2026, 21:07
LATEST EDITORIAL
-
6 Alternatif Enzo Fernandez untuk Real Madrid
Editorial 3 Juli 2026, 14:19
-
Makin Panas! 5 Opsi Klub Baru Julian Alvarez, Barcelona Jadi Tujuan Impian
Editorial 24 Juni 2026, 15:34
-
6 Kemenangan Terbesar dalam Sejarah Piala Dunia
Editorial 15 Juni 2026, 16:55












