Bosnich Peringatkan MU Agar Jangan Sampai Seperti Liverpool
Editor Bolanet | 10 Juli 2018 22:51
Mourinho didatangkan untuk mengembalikan MU kembali ke jalur kemenangan dan meraih banyak trofi juara. Hal itu bisa didapatkannya pada musim perdananya.
Saat itu, MU sukses meraih tiga trofi juara. Mulai dari Community Shield, kemudian EFL Cup dan Liga Europa.
Akan tetapi di musim keduanya ia mengalami kegagalan. Tak satupun trofi juara berhasil diraihnya. (omni/dim)
Tertekan

Kegagalan itu membuat Mourinho mendapat tekanan besar dari fans dan media. Ada saja alasan yang digunakan untuk menyerang manajer asal Portugal ini.
Di antaranya gagal membuat MU tampil apik dan atraktif lagi. Ia juga diserang gara-gara Paul Pogba.
Sejak gabung MU, Pogba memang belum bisa menampilkan performa terbaiknya. Penampilannya tak stabil dan banyak fans yang menyebut Mourinho justru menghambat perkembangan pemain asal Prancis tersebut.
Sabar

Bosnich kemudian angkat bicara terkait masalah ini. Pria asal Australia ini berharap MU bersabar dan terus mendukung Mourinho.
Ia tak mau United langsung memecatnya. Sebab hal itu justru bisa membuat tim tak stabil, lalu terpuruk dan akhirnya bernasib seperti Liverpool yang tenggelam dan tak pernah lagi juara liga sejak tahun 1990.
Bersabarlah. Beri ia kesempatan, ia yang ada di posisi kedua melawan tim di Man City yang mampu membeli siapa saja dan mendapatkan apa saja, katanya kepada Omnisport.
Kadang-kadang, bahkan setelah dominasi seperti itu, Anda harus bersabar. Anda tidak ingin jatuh dalam situasi seperti Liverpool, setelah bertahun-tahun dominasi dan kemudian tiba-tiba Anda ingin membuang sesuatu dan berubah, ketus Bosnich.
Masa Depan Cerah

Lebih lanjut, pria berusia 46 tahun itu meminta MU agar terus bertahan bersama Mourinho. Ia yakin masa depan klub akan cerah jika terus memakai jasa eks bos Chelsea itu.
Tetaplah bersama orang ini, ia adalah pemenang dan ia akan membawa masa kejayaan kembali. Orang bisa mengatakan apa yang mereka inginkan, ucapnya.
Dalam sepakbola modern, setelah kami melihat pengalaman dengan Barcelona, yang dimulai dengan Pep Guardiola, dari sesuatu yang baik bisa datang sesuatu yang buruk, dan sebaliknya.
[initial]
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Kontroversi Dalot vs Doku di Derby Manchester, Howard Webb Tegaskan VAR Sudah Tepat
Liga Inggris 21 Januari 2026, 13:30
-
Kode Keras Arne Slot: Mohamed Salah Siap Starter Lawan Marseille?!
Liga Champions 21 Januari 2026, 11:44
-
Mikel Arteta Benarkan Wonderkid Arsenal Ini Segera Cabut dari Emirates Stadium
Liga Inggris 21 Januari 2026, 11:28
-
Usai Hancurkan Inter Milan, Arsenal Langsung Kirim Teror ke Manchester United
Liga Inggris 21 Januari 2026, 09:15
LATEST UPDATE
-
Bayangan Starting XI Timnas Indonesia di FIFA Series 2026: Ujian Awal John Herdman
Tim Nasional 21 Januari 2026, 20:56
-
Seri Ketiga Proliga 2026: Bandung bjb Tandamata Bidik Sapu Bersih di Rumah Sendiri
Voli 21 Januari 2026, 20:45
-
Live Streaming Newcastle vs PSV - Link Nonton Liga Champions/UCL di Vidio
Liga Champions 21 Januari 2026, 20:00
-
Live Streaming Marseille vs Liverpool - Link Nonton Liga Champions/UCL di Vidio
Liga Champions 21 Januari 2026, 20:00
-
Live Streaming Juventus vs Benfica - Link Nonton Liga Champions/UCL di Vidio
Liga Champions 21 Januari 2026, 20:00
-
Live Streaming Chelsea vs Pafos - Link Nonton Liga Champions/UCL di Vidio
Liga Champions 21 Januari 2026, 20:00
-
Live Streaming Slavia Praha vs Barcelona - Link Nonton Liga Champions/UCL di Vidio
Liga Champions 21 Januari 2026, 20:00
-
Live Streaming Atalanta vs Athletic Club - Link Nonton Liga Champions/UCL di Vidio
Liga Champions 21 Januari 2026, 20:00
LATEST EDITORIAL
-
9 Pemain yang Pernah Bermain untuk Inter Milan dan Arsenal
Editorial 20 Januari 2026, 14:06
-
6 Bek Tengah yang Bisa Datangkan Liverpool Setelah Kehilangan Marc Guehi
Editorial 20 Januari 2026, 13:05
-
5 Pemain Liverpool yang Bisa Ikuti Jurgen Klopp ke Real Madrid
Editorial 19 Januari 2026, 12:24
-
4 Bek Tengah yang Bisa Jadi Target Chelsea di Bursa Januari: Ada Eks Real Madrid
Editorial 19 Januari 2026, 12:06








