Bruno Fernandes dan Jiwa Pemimpin Dalam Dirinya
Asad Arifin | 5 Desember 2020 23:48
Bola.net - Bruno Fernandes tidak menjabat kapten di Manchester United. Akan tetapi, dalam momen-momen tertentu, pemain 26 tahun itu hadirnya layaknya kapten atau pemimpin di skuad United.
Fernandes segera memberi dampak besar bagi United sejak dibeli pada Januari 2020 lalu. United tidak sia-sia harus membayar 55 juta euro kepada Sporting CP untuk Fernandes.
Secara teknis, Fernandes memberi banyak hal bagi United. Pemain yang pernah membela Udinese itu menjadi solusi atas minimnya kreativitas di lini tengah Setan Merah. Dia juga menjadi solusi gol bagi United.
Jiwa Pemimpin Bruno Fernandes
Bukan hanya secara teknis, Bruno Fernandes juga hadir di ruang ganti United. Dia acap kali datang dengan semangat tinggi dan mengingatkan rekannya betapa penting meraih kemenangan sebagai pemain United.
"Saya pikir itu [jiwa pemimpin] adalah hal alami dalam diri saya," ucap Fernandes di situs resmi United.
"Saya tidak sedang bicara 'Saya ingin menjadi pemimpin atau saya ingin melakukan sesuatu dengan cara berbeda pada orang lain'. Itu sesuatu yang saya miliki secara alami," kata Fernandes.
Fernandes selalu bersemangat di atas lapangan. Dia bahkan pernah menegur teman-temannya ketika United kalah 1-6 dari Tottenham. Dia kecewa dengan performa tim dan situasi di lapangan.
"Itu adalah sesuatu yang terjadi pada pertandingan," katanya.
Membantu Tim
Bruno Fernandes juga dilaporkan pernah menegur Mason Greenwood saat dia nampak malas dan tidak serius di sesi latihan. Bagi Fernandes, dia merasa perlu melakukan itu karena tim butuh pemimpin dari tipe pemain yang berbeda.
"Intinya adalah membantu semua dengan suara saya ketika saya bisa dan juga dengan energi saya dan semua yang saya lakukan dalam permainan untuk membantu tim."
"Hal terpenting bagi saya adalah membantu rekan satu tim saya dengan cara apa pun yang saya bisa, jika bisa dengan suara saya maka dengan suara saya, jika dengan energi saya maka dengan energi saya," katanya.
Sumber: Manchester United
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Kebangkitan Kobbie Mainoo Jadi Momen Emas bagi Ineos di Manchester United, Kok Bisa?
Liga Inggris 20 Januari 2026, 17:11
LATEST UPDATE
-
Inter vs Arsenal 1-3: Proses Pendewasaan Nerazzurri
Liga Champions 21 Januari 2026, 08:36
-
Kalah Duel Fisik dan Teknik, Chivu Sebut Level Arsenal Jauh di Atas Inter Milan
Liga Champions 21 Januari 2026, 08:30
-
Memuji Duo Gabriel Jesus - Viktor Gyokeres, Mengklaim Arsenal Sudah Naik Level
Liga Champions 21 Januari 2026, 08:19
-
Rapor Pemain Inter: Gol Roket Sucic Tak Cukup, Arsenal Pulang Tersenyum
Liga Champions 21 Januari 2026, 08:06
-
Man of the Match Sporting CP vs PSG: Luis Suarez
Liga Champions 21 Januari 2026, 07:19
-
Man of the Match Inter vs Arsenal: Gabriel Jesus
Liga Champions 21 Januari 2026, 07:05
-
Man of the Match Bodo/Glimt vs Man City: Jens Petter Hauge
Liga Champions 21 Januari 2026, 06:51
-
Man of the Match Real Madrid vs Monaco: Vinicius Junior
Liga Champions 21 Januari 2026, 05:51
-
Hasil Copenhagen vs Napoli: Partenopei Gagal Menang Meski Unggul Jumlah Pemain
Liga Champions 21 Januari 2026, 05:29
LATEST EDITORIAL
-
9 Pemain yang Pernah Bermain untuk Inter Milan dan Arsenal
Editorial 20 Januari 2026, 14:06
-
6 Bek Tengah yang Bisa Datangkan Liverpool Setelah Kehilangan Marc Guehi
Editorial 20 Januari 2026, 13:05
-
5 Pemain Liverpool yang Bisa Ikuti Jurgen Klopp ke Real Madrid
Editorial 19 Januari 2026, 12:24
-
4 Bek Tengah yang Bisa Jadi Target Chelsea di Bursa Januari: Ada Eks Real Madrid
Editorial 19 Januari 2026, 12:06










