Bukan Ditikung, Chelsea yang Ragu-ragu untuk Datangkan Jules Kounde
Abdi Rafi Akmal | 30 Juli 2022 06:00
Bola.net - Kepastian kepindahan Jules Kounde ke Barcelona bukan perkara tikung-menikung semata, tetapi ada kesalahan Chelsea di sana. Chelsea dikabarkan membuang-buang peluang untuk mendapatkan sang pemain saat Sevilla sudah setuju.
Beberapa waktu lalu, sejumlah laporan, termasuk laporan dari Fabrizio Romano telah memastikan Sevilla menerima tawaran 55 juta Euro dari Chelsea. Segalanya tampak akan berakhir dengan Chelsa keluar sebagai pemenang.
Presiden Barcelona Joan Laporta bahkan telah mengumumkan secara terbuka bahwa Kounde akan berlabuh ke Chelsea. Barcelona saat itu tidak dapat mengimbangi tawaran dari Chelsea.
Namun, pada saat Chelsea tinggal harus menyelesaikan transfer tersebut, ada keraguan dari kubu The Blues sehingga memilih menundanya. Penundaan ini yang membuat Barcelona mengambil kesempatan untuk menaikkan tawaran.
Chelsea Ragu-ragu

Direktur Olahraga Sevilla, Monchi menjelaskan bahwa Chelsea melakukan penundaan untuk transfer Kounde. Alhasil, Sevilla tidak bisa tidak menolak saat Barcelona datang dengan tawaran yang lebih bagus dan bergerak cepat.
"Di hari-hari terakhir, Chelsea berada di atas semua orang. Kami telah bernegosiasi selama satu bulan terakhir sampai mencapai kesepakatan verbal," kata dia dilansir dari METRO.
"Pemain juga mencapai kesepakatan dengan Chelsea, tapi kemudian Chelsea memiliki keraguan. Segalanya langsung berhenti, padahal tawarannya sudah bagus, tapi mereka memutuskan berhenti."
Barcelona Datang

Monchi lalu menjelaskan Barcelona datang di waktu yang tepat. Meski Blaugrana sempat mundur karena tak mampu mengimbangi, tawaran kedua berhasil membuat Sevilla puas.
"Lalu Barcelona muncul. Pertama kali Alemany berkomunikasi dengan saya, lalu Barcelona meyakinkan ketertarikan mereka terhadap kami," ucapnya.
"Awalnya memang tawaran Barcelona masih tidak sesuai dengan permintaan kami, lalu Barcelona akhirnya datang selanjutnya dengan peningkatan signifikan."
Chelsea Balik Lagi

Hal menarik kemudian diceritakan oleh Monchi. Saat Sevilla sudah beralih ke Barcelona, Chelsea balik lagi.
"Chelsea ingin kembali lagi, tetapi tawaran Barcelona sudah lebih baik. Kami memutuskan untuk menjual pemain kami kepada tim memang dia sukai," ujar dia.
"Pada akhirnya, tawaran terbaik yang kami terima adalah dari Barcelona. Begitulah kejadiannya."
Sumber: METRO
Baca Juga:
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Rapor Pemain Inter: Gol Roket Sucic Tak Cukup, Arsenal Pulang Tersenyum
Liga Champions 21 Januari 2026, 08:06
-
Man of the Match Sporting CP vs PSG: Luis Suarez
Liga Champions 21 Januari 2026, 07:19
-
Man of the Match Inter vs Arsenal: Gabriel Jesus
Liga Champions 21 Januari 2026, 07:05
LATEST UPDATE
-
Inter vs Arsenal 1-3: Proses Pendewasaan Nerazzurri
Liga Champions 21 Januari 2026, 08:36
-
Kalah Duel Fisik dan Teknik, Chivu Sebut Level Arsenal Jauh di Atas Inter Milan
Liga Champions 21 Januari 2026, 08:30
-
Memuji Duo Gabriel Jesus - Viktor Gyokeres, Mengklaim Arsenal Sudah Naik Level
Liga Champions 21 Januari 2026, 08:19
-
Rapor Pemain Inter: Gol Roket Sucic Tak Cukup, Arsenal Pulang Tersenyum
Liga Champions 21 Januari 2026, 08:06
-
Man of the Match Sporting CP vs PSG: Luis Suarez
Liga Champions 21 Januari 2026, 07:19
-
Man of the Match Inter vs Arsenal: Gabriel Jesus
Liga Champions 21 Januari 2026, 07:05
-
Man of the Match Bodo/Glimt vs Man City: Jens Petter Hauge
Liga Champions 21 Januari 2026, 06:51
-
Man of the Match Real Madrid vs Monaco: Vinicius Junior
Liga Champions 21 Januari 2026, 05:51
-
Hasil Copenhagen vs Napoli: Partenopei Gagal Menang Meski Unggul Jumlah Pemain
Liga Champions 21 Januari 2026, 05:29
LATEST EDITORIAL
-
9 Pemain yang Pernah Bermain untuk Inter Milan dan Arsenal
Editorial 20 Januari 2026, 14:06
-
6 Bek Tengah yang Bisa Datangkan Liverpool Setelah Kehilangan Marc Guehi
Editorial 20 Januari 2026, 13:05
-
5 Pemain Liverpool yang Bisa Ikuti Jurgen Klopp ke Real Madrid
Editorial 19 Januari 2026, 12:24
-
4 Bek Tengah yang Bisa Jadi Target Chelsea di Bursa Januari: Ada Eks Real Madrid
Editorial 19 Januari 2026, 12:06






