Buntut Graham Potter Didepak, Kai Havertz Kecewa kepada Chelsea
Editor Bolanet | 5 April 2023 22:26
Bola.net - Chelsea memulai era baru pasca lengsernya Graham Potter dari kursi kepelatihan dengan hasil imbang yang mengecewakan melawan Liverpool dan penyerang The Blues yakni Kai Havertz mengakui bahwa pemecatan sang mantan pelatih membuatnya frustasi.
Dalam laga tunda pekan ke-8 Premier League 2022/23 yang mempertemukan Chelsea melawan Liverpool berakhir sama kuat dengan skor 0-0, Rabu (05/04/2023) dini hari WIB, di Stamford Bridge.
Sebagaimana diketahui, Potter dipecat oleh The Blues pada hari Minggu setelah hanya enam bulan bertugas di Stamford Bridge. Eks pelatih Brighton itu sebelumnya telah menandatangani kontrak lima tahun, ia menjadi korban manajerial kedua di era Todd Boehly.
Pelatih berusia 47 tahun telah berjuang membawa Chelsea dengan hanya mengemas 12 kemenangan dari 31 pertandingan sebagai nakhoda tim di semua kompetisi. Sebuah performa yang membuat The Blues gagal bersaing di papan atas klasemen Premier League musim ini.
Simak komentar Havertz di bawah ini.
Kecewa kepada Manajemen Chelsea
Berbicara setelah mengantarkan Chelsea meraih hasil imbang lawan Liverpool, Havertz mengisyaratkan ketidakpuasannya dengan keputusan manajemen The Blues untuk memecat Potter.
"Kami harus melakukan pekerjaan kami di lapangan, tetapi ketika Anda memiliki manajer jangka panjang, itu lebih mudah bagi kami, para pemain," katanya.
"Itu tidak menyenangkan, kami harus bertanggung jawab atas apa yang terjadi. Kami berada di depan, semua orang melihat kami. Kami semua sangat frustrasi melihat Graham pergi, tetapi kami harus menerima situasi ini," ucap pemain berusia 23 tahun.
Todd Boehly Menghilang
Sementara Havertz terlihat cukup diplomatis dalam menanggapi keluarnya Potter, hal yang sama tidak bisa dikatakan oleh Gary Neville.
Ikon Manchester United ini membidik Boehly karena memilih untuk tidak menghadiri hasil imbang The Blues dengan Liverpool setelah keputusannya.
"Saya pikir jika Anda adalah seorang pemilik klub sepak bola, Todd Boehly sepertinya menghilang dalam beberapa hari terakhir dan tiba-tiba saja sang manajer dipecat," kritik Neville.
"Dia telah menonjol sepanjang musim dengan menyebutnya sebagai proyek jangka panjang, sekarang tiba-tiba kita melihat Paul Winstanley dan Laurence Stewart cukup banyak dalam beberapa hari terakhir."
"Jelas Winstanley pernah bersama Graham Potter di Brighton dan lihatlah, saya tidak berpikir kami terkejut dengan pemecatan itu, tetapi jika Anda akan memecat seseorang, Anda pasti sudah memikirkannya dalam dua atau tiga minggu terakhir," tambahnya.
Gerilya Pelatih
Boehly dikabarkan akan bekerja keras untuk mencari pengganti Potter sebelum akhir musim. Mantan pelatih Bayern Munich, Julian Nagelsmann, telah muncul sebagai kandidat utama untuk The Blues.
Luis Enrique juga dapat dipertimbangkan oleh Boehly. Sang pelatih asal Spanyol ini tidak memiliki pekerjaan setelah meninggalkan perannya sebagai pelatih kepala Spanyol setelah penampilan yang mengecewakan di Piala Dunia di Qatar.
Sumber: Mirror
Penulis: Yoga Radyan
Klasemen Premier League 2022/23
Baca Juga:
- Opsi Realistis untuk Liverpool, Pilih Moises Caicedo atau Mason Mount?
- Sinyal Perombakan Besar! Klopp Sebut Cuma Dua Atau Tiga Pemain Saja yang Aman di Liverpool
- 4 Pemain dengan Penampilan Terbanyak di Premier League: Milner Satu-Satunya Pemain yang Masih Aktif!
- Penuhi Tiga Syarat Ini, Chelsea Bisa Pekerjakan Luis Enrique
- Arsenal Coba Rekrut Lagi Moises Caicedo di Musim Panas 2023
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Michael Carrick Ingin Boyong Pemain Middlesbrough ini ke Manchester United?
Liga Inggris 20 Januari 2026, 16:22
-
Ian Wright Ngeri-ngeri Sedap Lihat Penampilan MU, Bakal Jadi Momok Bagi Arsenal!
Liga Inggris 20 Januari 2026, 16:03
-
Gercep, MU Lagi Nego Tipis-tipis dengan Pelatih asal Italia Ini
Liga Inggris 20 Januari 2026, 15:52
-
Arsenal Tikung Manchester United untuk Bek Tangguh Inter Milan Ini?
Liga Inggris 20 Januari 2026, 15:41
-
AS Roma Pastikan Batal Rekrut Joshua Zirkzee dari MU
Liga Italia 20 Januari 2026, 15:30
LATEST UPDATE
-
Hasil Copenhagen vs Napoli: Partenopei Gagal Menang Meski Unggul Jumlah Pemain
Liga Champions 21 Januari 2026, 05:29
-
Hasil Villarreal vs Ajax: Kapal Selam Kuning Karam Lebih Dini
Liga Champions 21 Januari 2026, 05:27
-
Sporting CP vs PSG: Les Parisiens Jatuh di Lisbon
Liga Champions 21 Januari 2026, 05:19
-
Hasil Olympiakos vs Leverkusen: Wakil Yunani Buka Peluang Lolos ke Play-off
Liga Champions 21 Januari 2026, 05:17
-
Hasil Tottenham vs Dortmund: Spurs Jaga Rekor Kandang Sempurna di Liga Champions
Liga Champions 21 Januari 2026, 05:11
-
Hasil Inter vs Arsenal: Meriam London Hancurkan Nerazzurri di Giuseppe Meazza
Liga Champions 21 Januari 2026, 05:04
-
Hasil Real Madrid vs Monaco: Kylian Mbappe dkk Pesta Setengah Lusin Gol
Liga Champions 21 Januari 2026, 05:03
-
Gagal Bersinar di Old Trafford, Ugarte Bakal Ditukar dengan Bintang Muda Sunderland
Liga Inggris 21 Januari 2026, 04:59
-
Hasil Bodo/Glimt vs Man City: Haaland Mandul, The Citizens Babak Belur
Liga Champions 21 Januari 2026, 03:34
-
Kairat vs Club Brugge: Brugge Gasak Tuan Rumah 4-1
Liga Champions 21 Januari 2026, 03:03
-
Prediksi Newcastle vs PSV 22 Januari 2026
Liga Champions 21 Januari 2026, 03:00
-
Prediksi Marseille vs Liverpool 22 Januari 2026
Liga Champions 21 Januari 2026, 03:00
-
Prediksi Juventus vs Benfica 22 Januari 2026
Liga Champions 21 Januari 2026, 03:00
-
Prediksi Chelsea vs Pafos 22 Januari 2026
Liga Champions 21 Januari 2026, 03:00
LATEST EDITORIAL
-
9 Pemain yang Pernah Bermain untuk Inter Milan dan Arsenal
Editorial 20 Januari 2026, 14:06
-
6 Bek Tengah yang Bisa Datangkan Liverpool Setelah Kehilangan Marc Guehi
Editorial 20 Januari 2026, 13:05
-
5 Pemain Liverpool yang Bisa Ikuti Jurgen Klopp ke Real Madrid
Editorial 19 Januari 2026, 12:24
-
4 Bek Tengah yang Bisa Jadi Target Chelsea di Bursa Januari: Ada Eks Real Madrid
Editorial 19 Januari 2026, 12:06

