Cerita Keributan 2 Bocah yang Hampir Bikin Alejandro Garnacho Batal Gabung Manchester United
Asad Arifin | 7 Februari 2024 12:33
Bola.net - Alejandro Garnacho direkrut Manchester United pada awal Oktober 2020 lalu. Di balik kepindahan itu, ada cerita tentang keributan dua bocah yang bisa membuat Garnacho batal gabung United.
Garnacho jadi salah satu talenta muda yang dapat perhatian lebih pada musim 2023/2024 ini. Sebab, pada usia 19 tahun, Garnacho mampu merebut satu tempat di starting XI Setan Merah.
Sejauh ini, dari 21 laga yang dimainkan di Premier League, Garnacho mampu bikin lima gol. Selain itu, pemain asal Argentina juga sudah bikin dua assist. Bagi pemain 19 tahun, itu adalah catatan yang sangat spesial.
United beruntung bisa mendapatkan jasa Garnacho tanpa perlu membayar mahal untuk transfernya. Namun, transfer itu hampir gagal karena alasan sepele. Yuk simak ulasan lebih lengkapnya di bawah ini ya Bolaneters.
2 Bocah Hampir Kacaukan Transfer Garnacho

Garnacho mulai menunjukkan bakatnya saat bermain untuk tim muda Atletico Madrid. Kepala akademi Manchester United, Nick Cox, mengetahui talenta Garnacho dan punya keinginan besar untuk membawanya ke Old Trafford.
Nick Cox tidak bisa bertemu langsung dengan Garnacho, agen, maupun keluarganya. Karena kendala COVID-19, semua prose komunikasi dilakukan lewat sambungan video. Nah, pada proses itu, negosiasi hampir batal.
"Saya harus melakukan negosiasi dari kamar tidur saya melalui video call, menggunakan penerjemah. Anak-anak saya saat itu berusia 14 dan 10 tahun, dan saya ingat dengan jelas bahwa mereka berdebat satu sama lain," kata Cox.
"Saya harus bilang pada anak-anak saya sekarang, jika keributan kalian terus terjadi lebih lama, maka kita mungkin tidak akan punya Garnacho di Manchester United!," sambungnya.
Membentuk Mentalitas Garnacho

Transfer Alejandro Garnacho berjalan baik dan dia pindah ke United dengan nilai transfer £420 ribu. Namun, masalah belum usai. COVID-19 membuat Garnacho harus menjalani latihan dan adaptasi secara virtual. Itu terlihat mudah, tetapi sangat rumit.
"Kami harus melatihnya melalui video call di halaman belakang rumahnya dan melakukan program kebugaran bersama," kata Cox.
"Kemudian, saat dia bersama kami, mencoba memberikan sesi kebugaran di sore hari saat dia kembali ke rumah, atau pelajaran bahasa Inggris melalui video call, sangatlah rumit. Dia harus sangat tangguh dan fokus, dan ada contoh awal dari karakter yang dia miliki," tegasnya.
Sumber: Mirror
Klasemen Premier League 2023/2024
Baca ini juga ya Bolaneters:
- Mau Arsenal Juara Premier League? Mikel Arteta Sebaiknya Minta Saran ke Arsene Wenger
- Sebagian Besar Pemain Chelsea Tidak Cukup Bagus
- Jadwal Lengkap Premier League 2023/2024 di SCTV dan Vidio
- Klarifikasi Pochettino Soal Kata-kata
- Mauricio Pochettino Klaim Masih Dapat Dukungan dari Pemilik Chelsea, Gak Dipecat Nih?
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Juventus Pasang Harga Teun Koopmeiners Usai Dilirik Manchester United
Liga Italia 22 April 2026, 17:48
-
Para Penyerang Chelsea Tumpul, Harapan ke Liga Champions Kian Semu
Liga Inggris 22 April 2026, 17:36
LATEST UPDATE
-
Hasil Leverkusen vs Bayern: Die Roten ke Final DFB Pokal, Mimpi Treble Terjaga
Bundesliga 23 April 2026, 04:25
-
Timnas Argentina: Siapa Saja yang Hampir Pasti Masuk Skuad Piala Dunia 2026?
Piala Dunia 23 April 2026, 01:00
-
106 Hari yang Berujung Pemecatan: Kisah Singkat Liam Rosenior di Chelsea
Liga Inggris 23 April 2026, 00:24
-
Calum McFarlane Kembali Jadi Pelatih Sementara Chelsea
Liga Inggris 23 April 2026, 00:17
LATEST EDITORIAL
-
7 Kandidat Pengganti Casemiro di Manchester United, Siapa Paling Ideal?
Editorial 22 April 2026, 15:08
-
Darurat Lini Depan Liverpool: 4 Opsi Pengganti Hugo Ekitike Usai Cedera Parah
Editorial 21 April 2026, 11:46
-
9 Kandidat Pengganti Alvaro Arbeloa di Real Madrid
Editorial 16 April 2026, 23:37














