Chelsea 'Berjodoh' dengan Kartu Merah Lagi, Rosenior Murka

Richard Andreas | 2 Maret 2026 07:15
Chelsea 'Berjodoh' dengan Kartu Merah Lagi, Rosenior Murka
Pedro Neto menerima kartu merah dalam laga Liga Inggris antara Arsenal vs Chelsea di Emirates Stadium, 1 Maret 2026 (c) AP Photo/Alastair Grant

Bola.net - Kekalahan 1-2 dari Arsenal di Emirates Stadium tak hanya menyakitkan bagi Chelsea dari sisi hasil. Laga tersebut kembali menyoroti persoalan lama yang kini makin mengkhawatirkan, yaitu soal disiplin pemain.

Pedro Neto diusir wasit pada menit ke-70, sebuah momen yang secara efektif mematikan peluang Chelsea untuk bangkit. Insiden ini menjadi kartu merah kesembilan klub di semua kompetisi musim ini.

Advertisement

Manajer Chelsea, Liam Rosenior, menilai situasi tersebut tak bisa lagi ditoleransi. Ia menegaskan, tanpa perbaikan disiplin, sulit bagi timnya untuk melangkah lebih jauh.

1 dari 3 halaman

Kartu Merah Kembali Merugikan Chelsea

Kartu Merah Kembali Merugikan Chelsea

Jurrien Timber merayakan golnya dalam laga Liga Inggris antara Arsenal vs Chelsea di Emirates Stadium, 1 Maret 2026 (c) AP Photo/Alastair Grant

Pertandingan berjalan dengan margin tipis sejak awal. Gol pembuka William Saliba sempat dibalas oleh gol bunuh diri Piero Hincapie, sebelum sundulan Jurrien Timber pada menit ke-66 memastikan kemenangan Arsenal.

Namun, titik balik terjadi ketika Pedro Neto menerima dua kartu kuning beruntun. Protes berlebihan disusul pelanggaran profesional membuat Chelsea harus menyelesaikan laga dengan sepuluh pemain.

Situasi itu menuai kekecewaan dari berbagai pihak. Mantan penyerang Chelsea, Sutton, menyatakan keheranannya atas kurangnya ketenangan Neto, yang mencerminkan frustrasi lebih dalam terhadap kegagalan tim menjaga sebelas pemain di lapangan.

2 dari 3 halaman

Rosenior: Disiplin Tidak Bisa Ditawar

Rosenior menegaskan akan segera mencari akar masalah disiplin di dalam tim. Ia menyebut persoalan ini tidak dapat dibiarkan berlarut-larut jika Chelsea ingin bersaing di papan atas.

“Kami harus melakukan sesuatu soal disiplin tim, itu pasti. Saya perlu berbicara dengan staf pelatih, orang-orang di klub, dan para pemain, karena ini tidak bisa diterima,” kata Rosenior.

“Terutama dalam dua pertandingan terakhir, kami menciptakan masalah kami sendiri, bahkan saat melawan tim yang sangat bagus.”

Ia menilai kualitas permainan Chelsea sebenarnya menjanjikan. “Ada banyak hal positif dalam permainan kami, secara teknis dan taktis. Namun, jika ini tidak kami hilangkan, inilah yang akan membuat kami gagal,” tegasnya.

3 dari 3 halaman

Masalah Chelsea Lebih Dalam dari Sekadar Denda

Rosenior menolak anggapan bahwa denda finansial adalah solusi utama. Menurutnya, masalah disiplin berkaitan dengan fokus dan konsentrasi pemain di momen krusial.

“Pemain bisa saja didenda, tapi ini bukan soal hukuman. Ini soal mencari penyebabnya,” ujar Rosenior.

“Saya rasa Pedro Neto hari ini atau Wes Fofana pekan lalu tidak memikirkan soal denda saat melakukan pelanggaran. Ini masalah fokus yang harus kami benahi.”

Chelsea kini turun ke posisi keenam dengan 45 poin. Mereka dijadwalkan bertandang ke Villa Park untuk menghadapi Aston Villa pada Rabu malam, dengan tekanan besar untuk bangkit dan memperbaiki catatan disiplin.

LATEST UPDATE