Chelsea Diprediksi Tak Akan Dapatkan Trofi Jika Sarri Tak Berubah
Richard Andreas | 27 Agustus 2018 14:30
- Analis sepak bola, Graeme Souness menilai Chelsea tak akan pernah meraih trofi jika Maurizio Sarri masih mengutamakan permainan cantik. Souness berkaca pada permainan Chelsea yang kesulitan mengalakan Newcastle (2-1) akhir pekan lalu.
Chelsea mencatatkan rasio umpan sukses terbanyak di laga tersebut (81%). Catatan itu merupakan yang tertinggi di tiga laga awal Premier League musim 2018/19 ini.
Permainan Chelsea memang apik. Umpan pendek dari kaki ke kaki, menguasai bola, dominan sepanjang laga. Meski demikian, Souness menilai Chelsea tak bisa terus seperti itu jika ingin juara.
Baca penjelasan Souness soal kelemahan gaya Sarri di bawah ini:
Pragmatis

Dikatakannya, dalam perebutan trofi, yang terpenting adalah kemenangan, bukan gaya bermain apik. Dia menuntut Sarri untuk mencoba tampil pragmatis sesekali, tak perlu apik, yang penting menang.
Dia (Sarri) belum memenangkan trofi mayor. Saya pikir dia harus berhati-hati sesekali, mencoba lebih pragmatis sesekali. Jika tidak dia tak akan memenangkan trofi, tegas Souness dikutip dari express.
Saya tak terkesan dengan sepak bola Sarri, tak ada yang baru dengan menekan lawan tinggi di lapangan dan memainkan sepak bola satu dua sentuhan, saat saya bermain dahulu, itulah yang kami lakukan. Tak ada yang baru.
Butuh Penyerang

Lebih lanjut, Souness menilai Chelsea masih memiliki masalah di posisi striker. Dia percaya Alvaro Morata dan Olivier Giroud tak cukup bagus untuk The Blues. Tugas Sarri sebenarnya tak sulit, tetapi kekurangan striker adalah masalah besar yang menutup peluang menjadi juara.
Tak ada yang salah saat Chelsea memenangkan liga di bawah Conte dua tahun lalu. Jadi dia (Sarri) mewarisi situasi itu di Chelsea, dia akan mengubahnya sedikit sesuai dengan gaya bermainnya.
Bagi saya dia masih kekurangan satu penyerang utama sebagai tim yang bisa bersaing merebut gelar juara Premier League, tandasnya. (exp/dre)
Tonton Vidio Menarik Ini

Berita video komentar sprinter Indonesia, Lalu Muhammad Zohri, setelah final lari 100 meter putra Asian Games 2018.
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
6 Bek Tengah yang Bisa Datangkan Liverpool Setelah Kehilangan Marc Guehi
Editorial 20 Januari 2026, 13:05
-
Daftar Transfer Resmi Premier League Januari 2026
Liga Inggris 20 Januari 2026, 12:09
LATEST UPDATE
-
Prediksi Qarabag FK vs Eintracht Frankfurt 22 Januari 2026
Liga Champions 20 Januari 2026, 21:09
-
Real Madrid vs Monaco: Statistik Gol Mbappe Jadi Ancaman Nyata buat Mantan Klubnya
Liga Champions 20 Januari 2026, 21:04
-
Villarreal vs Ajax: Jaminan Gol dalam Laga yang Berpotensi Berjalan Terbuka
Liga Champions 20 Januari 2026, 20:55
-
Prediksi Galatasaray vs Atletico Madrid 22 Januari 2026
Liga Champions 20 Januari 2026, 20:49
-
Copenhagen vs Napoli: Panggung Istimewa bagi Rasmus Hojlund
Liga Champions 20 Januari 2026, 20:17
-
Update Transfer Resmi 18 Klub BRI Super League pada Januari 2026
Bola Indonesia 20 Januari 2026, 20:14
-
Madrid vs Monaco: Ujian Arbeloa, Reuni Mbappe, dan Angkernya Bernabeu
Liga Champions 20 Januari 2026, 20:00
-
Sporting vs PSG: Tamu yang Sangat Berbahaya
Liga Champions 20 Januari 2026, 19:58
-
Inter vs Arsenal: Catatan Historis Nerazzurri Berada dalam Ancaman
Liga Champions 20 Januari 2026, 19:47
-
Tottenham vs Dortmund: Catatan 23 Laga Kandang Eropa Tanpa Kalah Jadi Modal Spurs
Liga Champions 20 Januari 2026, 19:36
-
Bodo/Glimt vs Man City: Panggung sang Predator Gol di Tanah Kelahirannya
Liga Champions 20 Januari 2026, 19:00
LATEST EDITORIAL
-
9 Pemain yang Pernah Bermain untuk Inter Milan dan Arsenal
Editorial 20 Januari 2026, 14:06
-
6 Bek Tengah yang Bisa Datangkan Liverpool Setelah Kehilangan Marc Guehi
Editorial 20 Januari 2026, 13:05
-
5 Pemain Liverpool yang Bisa Ikuti Jurgen Klopp ke Real Madrid
Editorial 19 Januari 2026, 12:24
-
4 Bek Tengah yang Bisa Jadi Target Chelsea di Bursa Januari: Ada Eks Real Madrid
Editorial 19 Januari 2026, 12:06







