Chelsea Harus Bersabar dengan Kai Havertz, Sampai Kapan?
Asad Arifin | 14 Desember 2020 10:21
Bola.net - Kiprah Kai Havertz mendapat banyak sorotan pada musim 2020/2021. Maklum, transfernya dari Bayer Leverkusen menuju Chelsea menjadi rekor paling mahal pada awal musim lalu.
Chelsea harus membayar 71 juta euro untuk bisa membeli Kai Havertz dari Leverkusen. Harga itu bisa menjadi jauh lebih mahal jika ditambah klausul bonus yang ada di kontraknya.
Sebagai pemegang rekor transfer paling mahal, Kai Havertz belum tampil optimal. Dia sempat tampil gemilang dengan mencetak hattrick, tetapi itu terjadi pada ajang Carabao Cup dengan lawan dari level lebih rendah.
Harap Bersabar
Kai Havertz telah memainkan 10 laga di Premier League. Pemain 21 tahun baru membuat satu gol dan satu assist. Pada laga terakhirnya, saat Chelsea kalah dari Everton, Kai Havertz pun dinilai tak tampil cukup bagus.
"Pada era modern, selalu muncul kritik pada pemain di setiap klub ketika kalah," buka manajer Chelsea, Frank Lampard.
"Kami harus bersabar dengan Kai Havertz bersama Chelsea karena dia adalah talenta berkualitas tinggi yang datang ke kompetisi ini," sambung Lampard.
Satu hal yang disorot dari aksi Kai Havertz adalah posisi yang terus berubah. Havertz sejauh ini telah memainkannya pada lima peran yang berbeda. Havertz pun belum tampil maksimal dan konsisten.
"Dia bisa bermain di posisi manapun di tiga penyerang dan dia telah bermain di sisi kanan berulang kali sebelum dia bermain untuk Chelsea," kata Lampard.
Sampai Kapan, Lampard?
Ketika masih membela Leverkusen, Kai Havertz adalah pemain yang bagus. Seperti kata Lampard, dia bisa bermain di banyak posisi. Havertz cukup tajam dengan 12 gol di Bundesliga musim 2019/2020 lalu. Ketajaman itu belum nampak di Chelsea.
"Kami harus bersabar dengan Kai Havertz, terutama dengan pemain muda yang bermain dengan kompetisi yang cepat seperti Premier League," kata Lampard.
"Orang-orang yang ingin langsung mengkritik harus menunggu dan memberi waktu kepada pemain muda. Saya tahu Kai Havertz akan menjadi pemain seperti apa ke depannya," tegas mantan manajer Derby County tersebut.
Sumber: SportsMole
Baca Ini Juga:
Petr Cech Comeback dari Masa Pensiun dan Bermain Lawan Tottenham?
Cekik Pemain Lawan, Tindakan Granit Xhaka Tak Bisa Diterima Arsenal
Kalah dari Burnley, Arsenal Dihukum Kesalahan Sendiri
5 Pelajaran dari Laga Arsenal vs Burnley: The Gunners Punya Masalah Disiplin
Arsenal Kalah, Mikel Arteta Singgung Granit Xhaka dan Kartu Merahnya
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Alasan Manchester United Enggan Belanja Pemain Tembus 100 Juta Pounds
Liga Inggris 22 Juli 2026, 14:00
-
Tottenham Masuk Persaingan, 3 Klub Premier League Incar Marcus Rashford
Liga Inggris 22 Juli 2026, 11:01
-
Andoni Iraola Buka Suara soal Rumor Alexis Mac Allister ke Real Madrid
Liga Inggris 22 Juli 2026, 10:31
LATEST UPDATE
-
Timnas Indonesia di Piala AFF 2026: Persaingan Ketat dan Optimisme Juara
Tim Nasional 23 Juli 2026, 15:59
-
Jordi Amat Bidik Gelar Juara Piala AFF 2026 Bersama Timnas Indonesia
Bola Indonesia 23 Juli 2026, 15:31
-
Jurgen Klopp Selangkah Lagi Latih Timnas Jerman
Piala Dunia 23 Juli 2026, 12:01
LATEST EDITORIAL
-
6 Alternatif Enzo Fernandez untuk Real Madrid
Editorial 3 Juli 2026, 14:19
-
Makin Panas! 5 Opsi Klub Baru Julian Alvarez, Barcelona Jadi Tujuan Impian
Editorial 24 Juni 2026, 15:34
















