Chelsea Kalah, Joe Cole: Lagi-Lagi Harry Kane!
Richard Andreas | 9 Januari 2019 12:30
Bola.net - - Asisten pelatih Maurizio Sarri, Joe Cole mengaku kecewa dengan kekalahan Chelsea dari Tottenham Hotspur (0-1) pada leg pertama semifinal Carabao Cup, Rabu (9/1) dini hari WIB tadi. Cole merasa Chelsea seharusnya tak pantas kalah.
Pertandingan itu berjalan ketat, kedua tim memberikan permainan terbaiknya. Adalah gol penalti kontroversial Harry Kane yang jadi pembeda. Gol tersebut diwarnai polemik VAR.
Meski kalah, Chelsea sebenarnya tampil baik secara keseluruhan. The Blues lebih dominan menguasai bola, lebih banyak menciptakan peluang, serta bermain dengan intensitas yang lebih baik.
Hal inilah yang membuat Cole menyesal, meski dia tetap memuji Kane. Baca komentar selengkapnya di bawah ini:
Masih Punya Peluang
Kekalahan 0-1 ini bukan berarti Chelsea tersingkir. Dua pekan lagi mereka akan menjamu Tottenham di Stamford Bridge untuk mempertandingkan leg kedua. Cole pun optimistis Chelsea bisa membalikkan keadaan.
"Jelas [Chelsea masih punya peluang]. Saya pikir soal keseimbangan permainan, Chelsea sedikit lebih baik malam ini [dini hari WIB]," tutur Cole di Express.
"Kami boleh gembira dengan performa kami, anda selalu kecewa ketika pulang dengan kekalahan."
Faktor Kane

Lagi-lagi, Harry Kane jadi pembeda. Cole sudah mewaspadai ancaman Kane sebelum pertandingan ini, dan striker tangguh itu membenarkan kecemasan Cole.
"Harry Kane lagi, kita sudah bicara soal dia sebelum pertandingan ini. Dia berlari dengan hebat, sentuhan berkelas, dan menuntaskan penalti, itulah yang jadi pembeda."
"Namun, saya pikir soal keseimbangan permainan, Chelsea sedikit lebih baik. Pujian untuk Tottenham, mereka berjuang dan bertahan dengan sangat baik," tutup Cole.
Berita Video
Berita video Time Out yang membahas tentang para bintang Liga Inggris yang harus pindah demi menyelamatkan kariernya.
TAG TERKAIT
LATEST UPDATE
-
Resmi! Vidio Tayangkan UFC di Indonesia
Olahraga Lain-Lain 21 Januari 2026, 14:31
-
Juventus vs Benfica: Spalletti Siap Adu Mekanik dengan Mourinho
Liga Champions 21 Januari 2026, 14:31
-
Juventus vs Benfica: Misi Wajib Menang Bianconeri!
Liga Champions 21 Januari 2026, 14:05
-
Menuju Piala Dunia 2026: Tiga Aturan Baru Disiapkan, VAR dan Timewasting Jadi Fokus
Piala Dunia 21 Januari 2026, 14:02
-
Transformasi Khephren Thuram: Dari Pemuda Naif Jadi 'Monster' Lini Tengah Juventus
Liga Champions 21 Januari 2026, 13:58
-
Atalanta vs Bilbao: Ederson Minta La Dea Berikan 110 Persen!
Liga Champions 21 Januari 2026, 13:42
-
Kontroversi Dalot vs Doku di Derby Manchester, Howard Webb Tegaskan VAR Sudah Tepat
Liga Inggris 21 Januari 2026, 13:30
-
Lupakan Mateta, Juventus Kini Selangkah Lagi Dapatkan Youssef En-Nesyri?
Liga Italia 21 Januari 2026, 13:29
-
Chelsea vs Pafos FC: Estevao Willian Mengejar Rekor Mbappe, Reuni David Luiz
Liga Champions 21 Januari 2026, 13:21
-
Man City Terpuruk di Bodo/Glimt, Guardiola Akui Segala Hal Berjalan Melawan Timnya
Liga Champions 21 Januari 2026, 12:48
-
Setelah 12 Tahun, Ter Stegen Diam-Diam Tinggalkan Barcelona
Liga Spanyol 21 Januari 2026, 12:17
-
Inter Babak Belur di Kandang, Arsenal Terlalu Kejam di Depan Gawang
Liga Champions 21 Januari 2026, 12:17
LATEST EDITORIAL
-
9 Pemain yang Pernah Bermain untuk Inter Milan dan Arsenal
Editorial 20 Januari 2026, 14:06
-
6 Bek Tengah yang Bisa Datangkan Liverpool Setelah Kehilangan Marc Guehi
Editorial 20 Januari 2026, 13:05
-
5 Pemain Liverpool yang Bisa Ikuti Jurgen Klopp ke Real Madrid
Editorial 19 Januari 2026, 12:24
-
4 Bek Tengah yang Bisa Jadi Target Chelsea di Bursa Januari: Ada Eks Real Madrid
Editorial 19 Januari 2026, 12:06








