Chelsea Main 10 Orang Tapi Bikin Arsenal Deg-degan, Ian Wright Langsung Buka Suara

Editor Bolanet | 2 Maret 2026 12:22
Chelsea Main 10 Orang Tapi Bikin Arsenal Deg-degan, Ian Wright Langsung Buka Suara
Pemain Arsenal merayakan gol William Saliba ke gawang Chelsea di lanjutan Liga Inggris, 1 Maret 2026. (c) AP Photo/Alastair Grant

Bola.net - Arsenal menang tipis 2-1 atas Chelsea dalam lanjutan Liga Inggris, Minggu (1/3/2026) malam WIB. Hasil derbi London ini sukses mengembalikan keunggulan lima poin bagi The Gunners di puncak klasemen sementara Premier League.

Armada Mikel Arteta awalnya mampu membuka keunggulan lebih dulu lewat sontekan William Saliba. Situasi berubah memanas usai Piero Hincapie secara tak sengaja mencetak gol bunuh diri tepat sebelum peluit tanda istirahat berbunyi.

Advertisement

Jurrien Timber muncul sebagai pahlawan kemenangan lewat sundulannya pada pertengahan babak kedua. Angin segar semakin berpihak pada tuan rumah ketika Pedro Neto diganjar kartu merah tidak lama setelah gol tersebut tercipta.

Arsenal justru tampil meragukan pada menit-menit krusial. Ketidakmampuan mendominasi lawan yang kalah jumlah pemain memancing kecemasan dari mantan penyerang andalan mereka.

1 dari 3 halaman

Ancaman Menit Akhir

Ancaman Menit Akhir

Cole Palmer dan Declan Rice berebut bola dalam laga Liga Inggris antara Chelsea vs Arsenal di Emirates Stadium, 1 Maret 2026 (c) AP Photo/Alastair Grant

David Raya harus jatuh bangun menyelamatkan gawangnya menjelang akhir laga. Sang kiper terpaksa bekerja keras menahan gelombang ancaman berbahaya dari Enzo Fernandez, Joao Pedro, dan Alejandro Garnacho.

Jala gawang tuan rumah bahkan sempat terkoyak oleh aksi Liam Delap. Ketegangan akhirnya mereda setelah wasit memutuskan untuk menganulir gol masa injury time tersebut akibat jebakan offside.

"Chelsea mulai bermain sangat lepas begitu mereka kehilangan satu orang," ungkap Ian Wright.

"Arsenal memperlihatkan kegugupan yang sangat kentara pada fase akhir pertandingan," sorot sang legenda klub.

2 dari 3 halaman

Penyakit Paruh Kedua

Penyakit Paruh Kedua

Momen gol Jurrien Timber (3 dari kiri) mencetak gol ke gawang Chelsea di situasi tendangan sudut, 1 Maret 2026. (c) AP Photo/Alastair Grant

Kecemasan Wright sangat beralasan jika menengok kembali catatan minor Arsenal belakangan ini. The Gunners punya penyakit sering kehilangan kendali pada paruh kedua seperti saat ditahan imbang oleh Brentford dan Wolves.

Taktik lawan terbukti masih bisa merepotkan pertahanan tuan rumah. Tim tamu bahkan terlihat lebih berani mengontrol jalannya laga meski hanya tampil dengan sepuluh pemain di lapangan.

"Menuntaskan peluang di awal laga sangat penting supaya para pemain bisa tampil lebih rileks," tutur Wright.

"Saya bersyukur tugas menang tuntas hari ini, tapi saya bakal cemas menatap laga berikutnya jika penurunan performa ini terus berulang," keluhnya.

3 dari 3 halaman

Pengakuan Kualitas Lawan

Pengakuan Kualitas Lawan

Joao Pedro dikawal ketat Gabriel Magalhaes dalam laga Liga Inggris antara Chelsea vs Arsenal di Emirates Stadium, 1 Maret 2026 (c) AP Photo/Alastair Grant

Glenn Hoddle ternyata memiliki pandangan serupa soal jalannya laga derbi tersebut. Mantan manajer Tottenham ini justru melihat kubu tamu tampil jauh lebih mengancam setelah Neto menerima kartu kuning kedua.

Kartu merah tersebut merupakan hukuman pengusiran ketujuh bagi skuad Chelsea di liga musim ini. Kalah jumlah pemain anehnya malah membuat The Blues bermain penuh gaya layaknya tim yang memegang kendali.

"Mereka sebetulnya sangat pantas membawa pulang satu poin dari pertandingan ini," puji Hoddle.

Mikel Arteta tak menampik tingginya kualitas lawan meski skuadnya sukses mengamankan kemenangan. Sang manajer memuji daya juang luar biasa anak asuhnya dalam menaklukkan laga bertensi tinggi ini.

"Situasi bola mati kembali menjadi faktor pembeda karena kami berdua sama-sama kuat dalam skema tersebut," terang Arteta.

"Kualitas para pemain lawan di atas lapangan sungguh luar biasa hebat sehingga jalannya pertandingan meleset dari perkiraan awal saya," pungkas sang pelatih.

LATEST UPDATE