Chelsea Main Formasi Tiga Bek untuk Kalahkan Tottenham, Bukti Keberanian Lampard?
Richard Andreas | 24 Februari 2020 04:00
Bola.net - Frank Lampard berani mengambil risiko ketika Chelsea meladeni Tottenham Hotspur pada laga lanjutan Premier League 2019/20, Sabtu (22/2/2020). Lampard menurunkan formasi 3-4-2-1 untuk mengalahkan mantan pelatihnya, Jose Mourinho.
Perubahan ini berisiko, tapi terbukti tepat. Chelsea memetik kemenangan 2-1 setelah sempat unggul dua gol terlebih dahulu. Spurs tidak berdaya, atau justru tidak berminat menyambut perubahan Lampard.
Permainan Spurs pada pertandingan ini benar-benar negatif, lebih sering menunggu datangnya bola di wilayah bermain mereka sendiri. Akhirnya, inisiatif Chelsea berbuah kemenangan.
Salah satu pemain yang paling merasakan dampak perubahan taktik ini adalah bek The Blues, Cesar Azpilicueta. Baca komentarnya di bawah ini ya, Bolaneters!
Berjalan dengan Baik
Skuad Chelsea sebenarnya tidak terlalu terkejut dengan formasi tiga bek yang bisa berubah jadi lima bek pada momen-momen tertentu. Beberapa tahun lalu, mereka pernah menjuarai Premier League dengan gaya bermain seperti ini di bawah Antonio conte.
Azpilicueta pun memahami formasi ini. Dia bermain sebagai bek kanan dalam formasi tiga bek dan termasuk salah satu pemain yang tampil paling impresif.
"[Taktik] ini bekerja dengan baik. Sepanjang musim ini kami sudah membuktikan bahwa kami bisa beradaptasi pada gaya bermain yang berbeda-beda," buka Azpilicueta di Chelseafc.com.
"Setiap pertandingan berbeda, tapi yang lebih penting dari taktik adalah pemahaman kami tentang arti pertandingan untuk semua orang dalam klub."
Skuad
Maksud Azpi, kemenangan itu adalah persembahan para pemain untuk fans setia The Blues. Chelsea tidak terlalu tangguh saat bermain di kandang musim ini. Kemenangan atas Spurs adalah salah satu cara memperbaikinya.
"Kami tahu catatan kandang kami bukan yang terbaik dan mereka [Spurs] jelas ingin balas dendam setelah kami kalahkan 2-0. Kami menunjukkan karakter dan semangat hebat. Kami adalah skuad," sambung Azpi.
"Kami harus siap untuk setiap pertandingan. Sulit ketika Anda lama tidak bermain, semuanya ingin membantu tim, semua terus bekerja keras dan berjuang untuk menembus tim."
"Kompetisi internal seperti inilah yang memberikan dorongan ekstra untuk setiap pemain," tutupnya.
Sumber: Chelseafc
Baca ini juga ya!
Kini Jadi Manajer, Gerrard Siap Bersaing Lawan Lampard dan Mourinho
Cesar Azpilicueta Cedera, Frank Lampard Marah Besar Terhadap VAR
Statistik Laga Chelsea vs Tottenham: Bukti Bahwa London Itu Biru, Bung!
Barcelona Saingi Chelsea untuk Andre Onana
Jose Mourinho, 2 Kekalahan Beruntun dan 2 Alasan yang Sama
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Nasib Unik Matthijs de Ligt, Selalu Berganti Pelatih Setiap Musim
Liga Inggris 6 Juni 2026, 22:40
-
Federico Chiesa Buka Peluang Tinggalkan Liverpool
Liga Inggris 6 Juni 2026, 19:25
-
Transfer Ederson ke Manchester United 100 Persen Selesai
Liga Inggris 6 Juni 2026, 19:02
LATEST UPDATE
-
Hasil Lengkap Pertandingan AVC Women's Volleyball Cup 2026
Voli 7 Juni 2026, 11:51
-
Jadwal Lengkap Pertandingan AVC Women's Volleyball Cup 2026, 6-14 Juni 2026
Voli 7 Juni 2026, 11:51
-
Jadwal Lengkap Pertandingan Indonesia Open 2026, 2-7 Juni 2026
Bulu Tangkis 7 Juni 2026, 11:43
-
Hasil Lengkap Pertandingan Indonesia Open 2026
Bulu Tangkis 7 Juni 2026, 11:42
LATEST EDITORIAL
-
Arsenal Cari Winger Kiri Baru, Ini 5 Kandidatnya
Editorial 4 Juni 2026, 13:59
-
4 Striker Incaran Barcelona untuk Era Baru Hansi Flick
Editorial 3 Juni 2026, 16:19
-
3 Pemain Bournemouth yang Bisa Dibawa Andoni Iraola ke Liverpool
Editorial 3 Juni 2026, 16:05
-
6 Transfer yang Bisa Membawa Manchester United Juara Liga Champions
Editorial 3 Juni 2026, 15:47












