Chelsea vs Tottenham: Tak Ada Kamus Main Aman Bagi Spurs di Stamford Bridge
Afdholud Dzikry | 19 Mei 2026 09:25
Bola.net - Tottenham Hotspur akan melakoni laga krusial demi mempertahankan posisi mereka di Premier League. Pertandingan bertajuk Derby London melawan Chelsea pada Rabu (20/5/2026) dini hari nanti menjadi kesempatan emas yang tidak boleh dilewatkan. Tiga poin penuh menjadi target utama yang kini diusung oleh armada The Lilywhites.
Upaya untuk bertahan di Liga Inggris memang membesar. Hal ini terjadi setelah West Ham kalah 3-1 dari Newcastle United di St James' Park pekan lalu.
Tim asuhan Roberto De Zerbi kini berhasil keluar dari zona degradasi. Kebangkitan tersebut terjadi setelah Spurs meraih tujuh poin dari tiga pertandingan terakhir.
Tambahan poin itu membuat Tottenham unggul atas West Ham di papan bawah klasemen. Sementara rival mereka tersebut hanya menyisakan satu pertandingan hingga akhir musim.
Spurs Ogah Main Aman

Secara hitung-hitungan, Tottenham sebenarnya cukup diuntungkan oleh selisih gol yang lebih baik. Hasil imbang kemungkinan besar sudah cukup untuk mengamankan posisi mereka di Premier League musim depan.
Meski begitu, Roberto De Zerbi menolak bermain aman demi mengejar satu poin. Pelatih asal Italia itu menegaskan Tottenham tetap akan tampil menyerang dan memburu kemenangan di Stamford Bridge.
Menurut De Zerbi, mentalitas untuk menang harus menjadi dasar utama timnya sejak awal pertandingan. Ia tidak ingin para pemain masuk ke lapangan dengan pola pikir bertahan.
"Tidak, tidak. Berhenti. Kita tidak bisa memulai pertandingan dengan pikiran untuk meraih hasil imbang. Kita harus memulai pertandingan dan kita mempersiapkan pertandingan dan kita berbicara dalam pertemuan untuk memenangkan pertandingan, kita tidak tahu, tapi yang pasti kami akan mencoba menang," kata Roberto De Zerbi.
"Kita tidak bisa memulai pertandingan dengan pikiran untuk meraih hasil imbang. Kita harus memulai pertandingan, dan kita mempersiapkan pertandingan, dan kita berbicara dalam pertemuan, untuk memenangkan pertandingan. Kedua pertandingan itu," tambahnya.
Membakar Motivasi Lewat Tekanan Rivalitas
Laga Chelsea kontra Tottenham selalu sarat tensi karena rivalitas panjang kedua klub London tersebut. Salah satu momen paling diingat terjadi pada 2016 lewat laga “Battle of the Bridge”, ketika hasil imbang di Stamford Bridge menggagalkan peluang juara Spurs.
Namun, De Zerbi justru menikmati tekanan yang muncul jelang pertandingan besar seperti ini. Ia menganggap atmosfer panas dan keinginan suporter lawan melihat Tottenham gagal sebagai sumber motivasi tambahan bagi timnya.
"Kami harus menerima tekanan tersebut. Kami harus menikmati tekanan ini, kami harus menemukan motivasi baru untuk tekanan ini. Saya pikir ini adalah hal yang baik bagi kami," ujar Roberto De Zerbi.
"Jika semua orang ingin Tottenham terdegradasi, itu adalah motivasi besar bagi saya dan saya harap bagi para pemain saya juga. Kami harus menerima bahwa rivalitas sepak bola dalam sepak bola itu menyenangkan. Sangat menyenangkan membayangkan diri kami merayakan kemenangan di stadion. Itu adalah motivasi, itu adalah tantangan."
Misi Menghapus Rekor Buruk di Stamford Bridge
Stamford Bridge selama ini menjadi stadion yang sulit bagi Tottenham. Dalam era Premier League, Spurs hanya sekali menang dari 41 kunjungan mereka ke markas Chelsea. Kemenangan terakhir itu terjadi pada 2018.
De Zerbi mengaku sudah membahas statistik tersebut bersama para pemainnya. Namun, ia meminta tim untuk tidak terlalu memikirkan catatan masa lalu dan fokus pada kondisi saat ini.
"Kami berbicara pagi ini tentang rekor ini. Namun yang paling penting adalah semangat, kepribadian, untuk memainkan permainan yang bagus. Untuk mendulang poin. Karena yang paling penting sekarang adalah untuk bertahan dan bermain di Premier League musim depan. Semua orang ingin bertahan, semua orang ingin mencapai tujuan ini, dan kemudian kita bisa membicarakan segalanya," tutur Roberto De Zerbi.
Pelatih asal Italia itu juga menilai Chelsea sedang berada dalam situasi sulit setelah kalah enam kali dalam tujuh laga liga terakhir dan gagal di final FA Cup. Meski demikian, De Zerbi tetap menghormati kualitas skuad lawan, terutama sejumlah pemain yang pernah bekerja dengannya seperti Moises Caicedo, Levi Colwill, Joao Pedro, dan Robert Sanchez.
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Prediksi Man City vs Brighton 31 Oktober 2026
Liga Inggris 30 Oktober 2026, 10:38
-
Prediksi Chelsea vs Man Utd 31 Oktober 2026
Liga Inggris 30 Oktober 2026, 09:38
-
Cristiano Ronaldo Raih B.O.A.T Award, Mengapa Penghargaan Ini Kontroversial?
Liga Champions 30 Oktober 2026, 06:55
-
Dukungan buat Trent Alexander-Arnold untuk Kembali ke Liverpool
Liga Spanyol 30 Oktober 2026, 05:32
LATEST UPDATE
-
Pemain Juventus Muak, Luciano Spalletti Dianggap Terlalu Banyak Bicara!
Liga Italia 30 Oktober 2026, 22:58
-
Dominic Calvert-Lewin Diincar MU, Leeds: Maaf, Gak Dulu!
Liga Inggris 30 Oktober 2026, 22:57
-
Hitung Mundur Menuju 1000 Gol Cristiano Ronaldo, Kurang Berapa?
Piala Dunia 30 Oktober 2026, 22:20
-
Youri Tielemans Lega Michael Carrick Selamat dari Pemecatan di MU
Liga Inggris 30 Oktober 2026, 22:07
-
Tidak Takut, Michael Carrick Justru Tidak Sabar MU Hadapi Chelsea
Liga Inggris 30 Oktober 2026, 21:46
-
Prediksi BRI Super League: PSM vs Madura United 31 Oktober 2026
Bola Indonesia 30 Oktober 2026, 20:10
-
Prediksi BRI Super League: Persik vs Persita 31 Oktober 2026
Bola Indonesia 30 Oktober 2026, 20:05
-
Prediksi BRI Super League: Arema FC vs Bali United 31 Oktober 2026
Bola Indonesia 30 Oktober 2026, 20:00
-
Prediksi BRI Super League: Dewa United vs Persija 31 Oktober 2026
Bola Indonesia 30 Oktober 2026, 19:55
-
Tempat Menonton Persebaya vs Persijap di BRI Super League, 30 Oktober 2026
Bola Indonesia 30 Oktober 2026, 18:05
-
Nova Arianto Semringah Lihat Amar Brkic Bersinar di Borneo FC
Bola Indonesia 30 Oktober 2026, 18:00
-
Link Streaming Persebaya vs Persijap, 30 Oktober 2026
Bola Indonesia 30 Oktober 2026, 17:59
LATEST EDITORIAL
-
4 Pemain Inggris yang Meraih Ballon d'Or sebelum Harry Kane
Editorial 27 Oktober 2026, 13:52
-
Kursi Panas Pelatih Premier League: 4 Manajer yang Berisiko Dipecat Lebih Dulu
Editorial 26 Oktober 2026, 23:49
-
7 Pelatih Gratis yang Bisa Gantikan Michael Carrick di Manchester United
Editorial 26 Oktober 2026, 16:03
-
5 Pemain Argentina yang Bisa Mewarisi Nomor 10 Lionel Messi
Editorial 8 Oktober 2026, 11:18




