Collymore: Van Gaal dan Fans Man United Harus Berubah
Editor Bolanet | 10 Maret 2015 23:05
- Mantan penyerang , Stan Collymore, mengatakan bahwa salah satu dari Louis Van Gaal atau fans Manchester United harus mengubah filosofi mereka.
Musim ini, banyak fans yang mengkritik permainan skuat Setan Merah. Permainan possession football ala Van Gaal dinilai membosankan. Taktik itu bertolak belakang dengan taktik yang sebelumnya diterapkan oleh Sir Alex Ferguson.
Kritikan itu pun kian datang bertubi-tubi setelah United kalah dari Arsenal di ajang Piala FA, Selasa (10/03). Collymore, yang kini berprofesi sebagai komentator sepakbola, berpendapat bahwa harus ada perubahan yang terjadi. Entah apakah fans yang harus belajar bersabar dan menerima cara main yang diterapkan Van Gaal atau Van Gaal yang mau menerima tuntutan dari pada fans tersebut.
Filosofi Van Gaal dibangun berdasarkan cara main Ajax Amsterdan dan Barcelona yang menekankan pada penguasaan bola. Cara ini bertentangan dengan cara main yang selalu dimainkan United sebelumnya. Jadi, satu dari dua hal ini harus terjadi. Entah apakah Van Gaal harus mengubah cara main Man United seperti yang diinginkan oleh para fans. Yakni serang, serang, serang dan serang, bermain mengambil resiko dan mendapat cemoohan ketika bola diumpankan kembali ke belakang, ucap Collymore pada talkSPORT.
Atau Man United harus menerima cara yang dilakukan oleh fans Liverpool di tahun 60an dan di awal tahun 70an, ketika Bill Shankly mengatakan pada mereka, 'ketika kami bermain di Eropa, kami bermain terlalu ofensif dan kami harus bisa lebih bermain dengan sabar.' Mereka belajar bersabar dan mereka belajar cara mengumpan dan bergerak dalam sepakbola, tandasnya. [initial]
Musim ini, banyak fans yang mengkritik permainan skuat Setan Merah. Permainan possession football ala Van Gaal dinilai membosankan. Taktik itu bertolak belakang dengan taktik yang sebelumnya diterapkan oleh Sir Alex Ferguson.
Kritikan itu pun kian datang bertubi-tubi setelah United kalah dari Arsenal di ajang Piala FA, Selasa (10/03). Collymore, yang kini berprofesi sebagai komentator sepakbola, berpendapat bahwa harus ada perubahan yang terjadi. Entah apakah fans yang harus belajar bersabar dan menerima cara main yang diterapkan Van Gaal atau Van Gaal yang mau menerima tuntutan dari pada fans tersebut.
Filosofi Van Gaal dibangun berdasarkan cara main Ajax Amsterdan dan Barcelona yang menekankan pada penguasaan bola. Cara ini bertentangan dengan cara main yang selalu dimainkan United sebelumnya. Jadi, satu dari dua hal ini harus terjadi. Entah apakah Van Gaal harus mengubah cara main Man United seperti yang diinginkan oleh para fans. Yakni serang, serang, serang dan serang, bermain mengambil resiko dan mendapat cemoohan ketika bola diumpankan kembali ke belakang, ucap Collymore pada talkSPORT.
Atau Man United harus menerima cara yang dilakukan oleh fans Liverpool di tahun 60an dan di awal tahun 70an, ketika Bill Shankly mengatakan pada mereka, 'ketika kami bermain di Eropa, kami bermain terlalu ofensif dan kami harus bisa lebih bermain dengan sabar.' Mereka belajar bersabar dan mereka belajar cara mengumpan dan bergerak dalam sepakbola, tandasnya. [initial]
(ts/dim)
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Krisis Memanas, Tottenham Bisa Jadi Favorit Kena Degradasi!
Liga Inggris 7 Maret 2026, 14:34
-
Tidak Ada yang Peduli dengan Marcus Rashford di Barcelona
Liga Spanyol 7 Maret 2026, 12:38
LATEST UPDATE
-
Maarten Paes Starter, Ajax Kalah Telak dari Groningen
Liga Eropa Lain 8 Maret 2026, 00:30
-
Tempat Menonton Newcastle vs Man City: Tayang di Mana dan Jam Berapa?
Liga Inggris 7 Maret 2026, 23:55
-
Saingi MU, Liverpool Juga Incar Bintang Juventus Ini di Musim Panas 2026
Liga Inggris 7 Maret 2026, 23:51
-
Ryan Gravenberch Resmi Teken Kontrak Baru di Liverpool
Liga Inggris 7 Maret 2026, 22:59
-
Hasil Borneo FC vs Persebaya: Pesut Etam Hajar Bajul Ijo 5-1
Bola Indonesia 7 Maret 2026, 22:35
-
Man of the Match Mansfield vs Arsenal: Noni Madueke
Liga Inggris 7 Maret 2026, 21:33
-
Hasil Mansfield vs Arsenal: The Gunners Menang dan Jaga Mimpi Quadruple
Liga Inggris 7 Maret 2026, 21:12















