Costa Beber Alasan Tolak MU dan Chelsea
Editor Bolanet | 5 Agustus 2015 17:53
Costa mengawali karir seniornya di Brasil bersama Gremio. Dua tahun bermain di klub tersebut, ia dilirik oleh sejumlah tim elit Eropa pada tahun 2010. Di antaranya adalah Setan Merah dan Chelsea.
Akan tetapi, pada akhirnya Costa membuat pilihan yang kurang populer. Ia memutuskan untuk pindah ke klub Ukraina, Shakhtar Donestsk. Pemain 24 tahun itu pun menjelaskan alasan mengapa ia memilih klub itu ketimbang United maupun Chelsea.
Saya pasti tak bakal mendapatkan tempat (di Chelsea atau United pada tahun 2010 lalu). Saya tak mau hanya melihat para pemain bintang (bermain). Saat itu mereka memiliki banyak pemain yang lebih baik ketimbang saya, ungkapnya pada Bild.
Saya tahu bahwa jika saya ingin bisa sukses di Eropa, saya membutuhkan sebuah klub untuk berkembang lebih dulu, terangnya.
Costa sendiri saat ini sudah meninggalkan Shakhtar. Ia menerima pinangan Bayern Munchen pada tanggal 1 Juli kemarin. [initial]
Baca Juga:
- Costa Mengaku Siap Belajar Dari Ribery dan Robben
- Guardiola: Bayern Butuh Pemain Seperti Costa
- Rafinha: Costa Butuh Waktu Adaptasi di Bayern Munchen
- 'Douglas Costa Belum Layak Gantikan Ribery dan Robben'
- Costa Bukan Pengganti Ribery di Bayern
- Douglas Costa Bangga Gabung Bayern Munchen
- Douglas Costa Resmi Gabung Bayern Munchen
- Costa: Sejauh Ini, Belum Ada Kesepakatan Dengan Munchen
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Gercep, MU Lagi Nego Tipis-tipis dengan Pelatih asal Italia Ini
Liga Inggris 20 Januari 2026, 15:52
-
Arsenal Tikung Manchester United untuk Bek Tangguh Inter Milan Ini?
Liga Inggris 20 Januari 2026, 15:41
-
AS Roma Pastikan Batal Rekrut Joshua Zirkzee dari MU
Liga Italia 20 Januari 2026, 15:30
-
Pemain Timnas Portugal Ini Jadi Pembelian Pertama Michael Carrick di MU?
Liga Inggris 20 Januari 2026, 15:17
LATEST UPDATE
-
Copenhagen vs Napoli: Panggung Istimewa bagi Rasmus Hojlund
Liga Champions 20 Januari 2026, 20:17
-
Update Transfer Resmi 18 Klub BRI Super League pada Januari 2026
Bola Indonesia 20 Januari 2026, 20:14
-
Madrid vs Monaco: Ujian Arbeloa, Reuni Mbappe, dan Angkernya Bernabeu
Liga Champions 20 Januari 2026, 20:00
-
Sporting vs PSG: Tamu yang Sangat Berbahaya
Liga Champions 20 Januari 2026, 19:58
-
Inter vs Arsenal: Catatan Historis Nerazzurri Berada dalam Ancaman
Liga Champions 20 Januari 2026, 19:47
-
Tottenham vs Dortmund: Catatan 23 Laga Kandang Eropa Tanpa Kalah Jadi Modal Spurs
Liga Champions 20 Januari 2026, 19:36
-
Bodo/Glimt vs Man City: Panggung sang Predator Gol di Tanah Kelahirannya
Liga Champions 20 Januari 2026, 19:00
-
Tempat Menonton Real Madrid vs Monaco: Live SCTV, Mengenang Drama 2004 di Bernabeu
Liga Champions 20 Januari 2026, 18:08
-
Tempat Menonton Bodo/Glimt vs Man City: Live SCTV dan Streaming di Vidio
Liga Champions 20 Januari 2026, 18:00
-
Tempat Menonton Inter vs Arsenal: Jam Berapa Siaran Langsung UCL Laga Ini?
Liga Inggris 20 Januari 2026, 17:45
LATEST EDITORIAL
-
9 Pemain yang Pernah Bermain untuk Inter Milan dan Arsenal
Editorial 20 Januari 2026, 14:06
-
6 Bek Tengah yang Bisa Datangkan Liverpool Setelah Kehilangan Marc Guehi
Editorial 20 Januari 2026, 13:05
-
5 Pemain Liverpool yang Bisa Ikuti Jurgen Klopp ke Real Madrid
Editorial 19 Januari 2026, 12:24
-
4 Bek Tengah yang Bisa Jadi Target Chelsea di Bursa Januari: Ada Eks Real Madrid
Editorial 19 Januari 2026, 12:06






