Courtois Tak Ingin Menjadi Sempurna
Editor Bolanet | 23 Februari 2015 15:53
- Kiper , Thibaut Courtois menegaskan kembali bahwa ia masih seorang pemain muda yang masih butuh banyak belajar dan berkembang. Secara terbuka, ia mengaku tak ingin menjadi sosok yang sempurna.
Hal tersebut dikarenakan sikap merasa puas akan kesempurnaan dianggap Courtois akan menjadi awal matinya karir seorang pesepakbola. Pemain asal Belgia ini mengaku ingin terus mengembangkan kemampuan dan tak puas dengan apa yang dimilikinya.
Saya masih muda, baru 22 tahun, dan masih bisa banyak berkembang. Saya tak boleh merasa sempurna dan tak ingin berada dalam posisi untuk berkata bahwa saya tak punya apa-apa lagi yang perlu diperbaiki, ungkap Courtois seperti dilansir London Evening Standard.
Saya saat ini masih beradaptasi dengan permainan Premier League, terutama dengan banyaknya jumlah umpan silang. Di sini, wasit tidak meniup peluit untuk beberapa jenis benturan, dan tim lawan akan terus melambungkan bola ke kotak penalti. Jika saya bisa keluar sarang dan mengamankan bola udara, itu akan sangat membantu rekan setim.[initial]
(les/mri)
Hal tersebut dikarenakan sikap merasa puas akan kesempurnaan dianggap Courtois akan menjadi awal matinya karir seorang pesepakbola. Pemain asal Belgia ini mengaku ingin terus mengembangkan kemampuan dan tak puas dengan apa yang dimilikinya.
Saya masih muda, baru 22 tahun, dan masih bisa banyak berkembang. Saya tak boleh merasa sempurna dan tak ingin berada dalam posisi untuk berkata bahwa saya tak punya apa-apa lagi yang perlu diperbaiki, ungkap Courtois seperti dilansir London Evening Standard.
Saya saat ini masih beradaptasi dengan permainan Premier League, terutama dengan banyaknya jumlah umpan silang. Di sini, wasit tidak meniup peluit untuk beberapa jenis benturan, dan tim lawan akan terus melambungkan bola ke kotak penalti. Jika saya bisa keluar sarang dan mengamankan bola udara, itu akan sangat membantu rekan setim.[initial]
Baca Juga
- Terkait Tekel Brutal Terhadap Matic, Bos Burnley Bela Barnes
- Lebih Brutal Dari Costa, Mourinho Tuntut Barnes Dihukum 6 Laga
- Scholes Anggap Serangan Chelsea Tak Sedahsyat Madrid & Barca
- Courtois: Meski Irit Bicara, Mourinho Efektif Dalam Memotivasi
- Ramsey: Fans Rasis Bukan Salah Chelsea
- Terus Dikasari, Sportivitas Hazard Dipuji Mourinho
- 'Hazard Tak Perlu Merasa Inferior di Hadapan Messi'
- Mourinho: Ivanovic Spesialis Pencetak Gol di Laga Besar
- Gary Cahill Tak Senang 'Nguping' Penonton di Bangku Cadangan
- Silva Akui PSG Sempat Remehkan Chelsea
- James Wilson Anggap John Terry Defender Terbaik
- Thiago Silva Berharap Hazard Gabung PSG
- Zouma: Benci Kekalahan, Mourinho Pelatih Terbaik Dunia
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
LATEST UPDATE
-
Situasi Berubah, Sekarang Man United Didesak Rekrut Declan Rice!
Liga Inggris 21 April 2026, 18:18
-
Bastoni ke Barcelona? Tunggu Lampu Hijau Hansi Flick
Liga Spanyol 21 April 2026, 17:47
-
Fadly Alberto Minta Maaf: Perbuatan Bodoh Saya Menendang Rakha Nurkholis
Tim Nasional 21 April 2026, 17:20
-
Lamine Yamal Bicara Inspirasi dan Lionel Messi
Liga Spanyol 21 April 2026, 17:17
-
Melihat Peran Krusial Rodri dan Silva: Rahasia Man City Kalahkan Arsenal
Liga Inggris 21 April 2026, 16:45
-
Cukup Rp1 Triliun Saja, Rafael Leao Bisa Diangkut dari AC Milan
Liga Italia 21 April 2026, 16:43
LATEST EDITORIAL
-
Darurat Lini Depan Liverpool: 4 Opsi Pengganti Hugo Ekitike Usai Cedera Parah
Editorial 21 April 2026, 11:46
-
9 Kandidat Pengganti Alvaro Arbeloa di Real Madrid
Editorial 16 April 2026, 23:37
-
6 Top Skor Sepanjang Masa Liga Champions
Editorial 15 April 2026, 20:59















