Curhat Granit Xhaka: Sering Dicaci, Ogah Dipaksa Tinggalkan Arsenal
Richard Andreas | 5 Maret 2022 06:20
Bola.net - Granit Xhaka jadi salah satu pemain yang paling sering dikecam fans Arsenal. Xhaka begitu mudah dikritik ketika main buruk, kesalahan-kesalahannya di lapangan lebih disorot.
Xhaka sudah bermain di Emirates Stadium sejak tahun 2016 lalu. Dia sudah menempuh sampai 236 penampilan, tapi tidak selalu mendapatkan dukungan penuh dari fans.
Bahkan, Xhaka pernah kehilangan ban kapten karena terlibat cekcok dengan fans pada tahun 2019 lalu. Sejak saat itu, Xhaka tidak bisa bersembunyi dari kritik.
Kata Xhaka
Kritik yang menyerang Xhaka terkadang sampai kelewat batas. Dia pernah dikecam dan berulang kali didesak meninggalkan klub, dianggap tidak pantas membela Arsenal.
Tidak hanya itu, keluarga Xhaka juga jadi korban perundungan di media sosial. Situasi sulit, tapi Xhaka tetap setia bertahan di Arsenal.
"Saya selalu berkata kepada diri sendiri: 'Satu-satunya yang bisa menghentikan diri saya adalah saya sendiri'," ujar Xhaka.
"Tentu saja, cedera dan hal lain semacam itu juga bisa menghentikan Anda bermain, tetapi tidak ada yang bisa memaksa saya berhenti, khususnya orang-orang luar."
Tidak bisa dipaksa pergi
Xhaka tahu bahwa fans sudah berulang kali mendesaknya pergi dari klub, atau paling tidak mendesak Xhaka untuk dicadangkan. Menariknya, Xhaka punya mentalitas tangguh untuk menghadapi situasi tersebut.
"Saya juga selalu berkata kepada diri saya sendiri: 'Sayalah yang memutuskan kapan saya pergi [dari Arsenal], bukan orang lain, bukan fans, bukan orang luar'," sambung Xhaka.
"Ketika saya tidak siap main, saya akan pergi. Namun, selama saya merasa siap dan baik, dan saya bisa membantu tim, saya akan berada di sini."
"Namun, pergi karena kritikan orang? Karena pesan-pesan negatif? Karena hal-hal buruk yang mereka katakan dan tulis? Itu tidak mungkin," tandasnya.
Sumber: Arsenal
Jangan lewatkan ini Bolaneters!
Warbiyasah! Abramovich Dinilai Punya Dampak yang Sama di EPL Seperti Ferguson & Wenger
Man City vs Man Utd: Maaf, Setan Merah Sudah Bukan Rival
Cerita Konate Gabung Liverpool: Ditelepon Klopp, Jadi Mikir Dong!
Jurgen Klopp Tegaskan Rencana Masa Depannya di Liverpool tak Berubah
Soal Rekor Buruk Moyes di Anfield, Klopp: Semoga Terus Berlanjut!
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
LATEST UPDATE
-
Piala Dunia 2026: Spanyol dan Prancis Dominasi Tim Terbaik Turnamen
Piala Dunia 23 Juli 2026, 02:00
-
Santiago Gimenez Masuk Radar Lazio, AC Milan Cuma Mau Jual Permanen
Liga Italia 22 Juli 2026, 21:57
-
Federico Chiesa Masih Sulit Dapat Tempat di Liverpool
Liga Inggris 22 Juli 2026, 20:35
LATEST EDITORIAL
-
6 Alternatif Enzo Fernandez untuk Real Madrid
Editorial 3 Juli 2026, 14:19
-
Makin Panas! 5 Opsi Klub Baru Julian Alvarez, Barcelona Jadi Tujuan Impian
Editorial 24 Juni 2026, 15:34
-
6 Kemenangan Terbesar dalam Sejarah Piala Dunia
Editorial 15 Juni 2026, 16:55
















